Isu Permintaan Uang Viral, Pegawai Kominfo Nias Barat: Tidak Benar

Tuesday, 15 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumut. Newsline.id | Nias Barat – Pemberitaan Faty War yang menyebut dirinya dimintai uang sebesar Rp1 juta hingga Rp2 juta oleh salah seorang pegawai Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Nias Barat menjadi perhatian di media sosial dan sejumlah grup WhatsApp publik.

 

Namun, informasi tersebut mendapat bantahan dari salah seorang pegawai Dinas Kominfo berinisial Nehesokhi Halawa

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

” tu tidak benar,” jelas Nehesokhi

 

Menurut Nehesokhi, dirinya tidak pernah mendengar adanya pegawai Dinas Kominfo yang meminta-minta uang kepada wartawan, termasuk kepada pihak yang disebut dalam pemberitaan tersebut.

 

” Setahu saya, tidak pernah mendengar ada pegawai-pegawai yang minta-minta uang kepada wartawan,” ucapnya.

 

Nehesokhi Halawa menegaskan, pernyataan tersebut disampaikannya berdasarkan pengetahuan dan informasi yang ia ketahui selama ini.

 

Sementara itu, terkait adanya perbedaan informasi antara pemberitaan Faty War dan bantahan dari pegawai Kominfo tersebut, pihak yang bersangkutan tetap memiliki ruang untuk memberikan klarifikasi dan bukti pendukung, sehingga persoalan dapat dilihat secara utuh dan berimbang.

 

  • Informasi mengenai dugaan permintaan uang tersebut masih berupa klaim dan bantahan dari pihak-pihak terkait. Publik diharapkan tidak terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum terdapat informasi dan bukti yang dapat diverifikasi. (P.gulo/SNL)

Penulis : Peringatan Gulo

Editor : Peringatan Gulo

Sumber Berita: Konfirnasi Diskominfo

Berita Terkait

Gegara Takaran BBM Diduga Dicurangi, Manajer dan Supervisor SPBU di Sergai Ditangkap Polisi
Foto Pribadi ASN Diduga Disebar Gegara Utang
KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru Kasus Proyek Jalan Sumut, Mantan Bupati hingga Pejabat PUPR Madina Ikut Diperiksa
Terungkap Meteran Listrik Sekolah Hilang Ternyata Dicuri, Polsek Natal Gerak Cepat Amankan Pelaku
Pembukaan Lahan di Buburan Picu Dugaan Kerusakan Mangrove
Tragedi Bus ALS di Muratara, Penyidik Telusuri Dugaan Kelalaian Korporasi, Dua Tersangka Ditetapkan‎
Cleaning Service Gym di Medan Dibekuk Polisi, Curi Uang Member hingga Rp16 Juta
KPK Segera Panggil Pemilik Maktour dalam Pengusutan Korupsi Kuota Haji ‎
Berita ini 133 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 26 October 2026 - 22:25 WIB

Gegara Takaran BBM Diduga Dicurangi, Manajer dan Supervisor SPBU di Sergai Ditangkap Polisi

Monday, 12 October 2026 - 22:38 WIB

Foto Pribadi ASN Diduga Disebar Gegara Utang

Wednesday, 7 October 2026 - 23:42 WIB

KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru Kasus Proyek Jalan Sumut, Mantan Bupati hingga Pejabat PUPR Madina Ikut Diperiksa

Friday, 2 October 2026 - 13:21 WIB

Terungkap Meteran Listrik Sekolah Hilang Ternyata Dicuri, Polsek Natal Gerak Cepat Amankan Pelaku

Tuesday, 15 September 2026 - 22:47 WIB

Isu Permintaan Uang Viral, Pegawai Kominfo Nias Barat: Tidak Benar

Berita Terbaru