Pelatihan Practical Office BLK Panyabungan Vokasi Nasional Batch 3 Ditutup

Saturday, 5 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

0-0x0-0-0#

0-0x0-0-0#

Newsline.id, Mandailing Natal – Sebanyak 15 peserta Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3 Tahun 2026 program Practical Office di UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, dinyatakan lulus. Penutupan pelatihan digelar di aula Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Mandailing Natal, Jumat, (4/9/2026).

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Mandailing Natal, Rahmad Hidayat, mengatakan pelatihan berlangsung sekitar 30 hari. Selama mengikuti program, peserta menjalani pembelajaran selama tujuh hingga delapan jam setiap hari.

Menurut Rahmad, pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mempersiapkan masyarakat agar memiliki keterampilan sebelum memasuki dunia kerja.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini bukti bahwa Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal berada di tengah-tengah masyarakat untuk menyiapkan adik-adik mendapatkan pekerjaan,” ujar Rahmad dalam acara penutupan.

Dari 16 peserta yang mengikuti pelatihan bidang komputer tersebut, 15 orang dinyatakan lulus. Mereka tidak hanya memperoleh sertifikat pelatihan, tetapi juga akan mengikuti ujian kompetensi.

Peserta yang dinyatakan kompeten nantinya berhak memperoleh sertifikat kompetensi nasional dari Kementerian Ketenagakerjaan.

Rahmad mengatakan pemerintah tidak dapat menjamin seluruh peserta langsung memperoleh pekerjaan setelah mengikuti pelatihan. Menurut dia, pemerintah berperan menyiapkan keterampilan sekaligus membuka akses menuju peluang kerja.

“Pemerintah tidak memberikan pekerjaan karena pemerintah tidak punya perusahaan. Pemerintah mencari solusi dan memfasilitasi masyarakat yang mau bekerja,” kata Rahmad.

### Diminta Manfaatkan Job Fair

Rahmad juga meminta peserta pelatihan memanfaatkan Mandailing Natal Job Fair 2026 yang akan digelar pada 23-24 September 2026 di Gedung Serba Guna Mandailing Natal, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan.

Sebanyak 13 perusahaan telah menyampaikan kebutuhan tenaga kerja dengan total sekitar 245 posisi. Job fair tersebut diharapkan menjadi ruang pertemuan antara perusahaan yang membutuhkan pekerja dan masyarakat yang sedang mencari pekerjaan.

“Kalau ada lowongan yang sesuai dengan kemampuan adik-adik, adik-adik sudah punya modal untuk itu,” ujar Rahmad.

Menurut dia, salah satu persoalan pencari kerja adalah keterbatasan informasi mengenai lowongan yang tersedia. Karena itu, pemerintah berupaya memperluas akses informasi melalui kegiatan tersebut.

Rahmad juga meminta peserta pelatihan dan alumni angkatan sebelumnya ikut menyebarkan informasi mengenai Job Fair Madina 2026.

### Keterampilan Tak Berhenti di BLK

Rahmad mengingatkan peserta bahwa kelulusan dari pelatihan *Practical Office* bukan akhir dari proses belajar. Keterampilan komputer yang diperoleh selama pelatihan, kata dia, masih merupakan kemampuan dasar yang perlu terus dikembangkan.

“Ini masih dasar. Orang besar tidak langsung jadi secara instan, tetapi melalui proses dan tahapan,” katanya.

Menurut Rahmad, kemampuan mengoperasikan komputer dan teknologi informasi semakin dibutuhkan dalam dunia usaha maupun lingkungan kerja. Karena itu, peserta diminta mengikuti pelatihan lanjutan jika kesempatan tersebut tersedia.

“Jangan sebatas ini. Tingkatkan terus sampai ke tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.

Salah seorang peserta pelatihan, Azhar, mengatakan program tersebut tidak hanya memberikan pengetahuan dan keterampilan teknis. Selama pelatihan, peserta juga mendapatkan pengalaman mengenai kedisiplinan, tanggung jawab, serta cara menghadapi dunia kerja.

“Bagi kami, apa yang kami dapatkan di sini bukan hanya sekadar ilmu dan keterampilan, tetapi juga pengalaman, kedisiplinan, tanggung jawab, serta pelajaran tentang bagaimana menghadapi dunia kerja dan kehidupan ke depannya,” kata Azhar.

Azhar menyampaikan permohonan maaf apabila selama mengikuti pelatihan terdapat sikap, perkataan atau perbuatan yang kurang berkenan.

Ia berharap pengalaman selama mengikuti pelatihan dapat menjadi bekal bagi para peserta untuk memasuki dunia kerja, membangun usaha, serta mengembangkan kemampuan masing-masing.

“Semoga kita semua diberikan jalan yang terbaik, dimudahkan dalam mencari pekerjaan, membangun usaha, mengembangkan keterampilan dan mencapai cita-cita masing-masing,” ujarnya.(RD)

Berita Terkait

Tolak PETI di Lahan Sitaan Satgas PKH, Koperasi MSM Minta PT Agrinas Turun Tangan
IMA Kamus Madina Gelar Barakasih di Panti Asuhan Siti Aisyah, Hadirkan Kebahagiaan Lewat Kebersamaan
Dugaan Status Keanggotaan Arianto di KUD Maju Bersama Desa Pardamean Baru Terkuak
TP PKK Madina Gelar Aksi Sosial di Gunung Baringin, Salurkan Bantuan hingga CKG Untuk Warga
Kolaborasi Camat Natal, Kapolsek dan Kacabjari Bagikan Masker di Tengah Kabut Asap
Program Bedah Rumah BSPS di Madina Disorot, Diduga Ada Penerima Tak Penuhi Syarat
Pengurus KUD Maju Bersama Ajukan PMH ke PN Madina, Sidang Perdana Dimulai
Atang Bantah Dituding Mafia PETI, Tegaskan Sudah 3 Tahun Tak Menjabat Sekdes
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 4 November 2026 - 23:48 WIB

Tolak PETI di Lahan Sitaan Satgas PKH, Koperasi MSM Minta PT Agrinas Turun Tangan

Monday, 2 November 2026 - 09:27 WIB

IMA Kamus Madina Gelar Barakasih di Panti Asuhan Siti Aisyah, Hadirkan Kebahagiaan Lewat Kebersamaan

Friday, 16 October 2026 - 18:14 WIB

Dugaan Status Keanggotaan Arianto di KUD Maju Bersama Desa Pardamean Baru Terkuak

Friday, 16 October 2026 - 14:46 WIB

Kolaborasi Camat Natal, Kapolsek dan Kacabjari Bagikan Masker di Tengah Kabut Asap

Friday, 16 October 2026 - 13:03 WIB

Program Bedah Rumah BSPS di Madina Disorot, Diduga Ada Penerima Tak Penuhi Syarat

Berita Terbaru