Polrestabes Medan Tangkap Kakek Penjual Mainan, Diduga Cabuli 29 Siswi SD di Deliserdang

Saturday, 21 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎SUMUT.NEWSLINE.ID, DELISERDANG – Aparat Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Medan menangkap seorang kakek penjual mainan berinisial L (65) atas dugaan tindak pidana pencabulan terhadap puluhan anak di bawah umur di Desa Sampali, Kabupaten Deliserdang, Sumatra Utara.
‎
‎Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, jumlah korban diduga mencapai 29 siswi sekolah dasar. Penangkapan dilakukan setelah polisi menerima laporan terkait dugaan perbuatan tak senonoh yang dilakukan pelaku.
‎
‎Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Bayu Putro Wijayanto, menjelaskan kasus tersebut terungkap setelah seorang murid berani melapor kepada wali kelasnya bahwa dirinya menjadi korban pelecehan.
‎
‎“Hasil pendalaman menunjukkan bukan hanya satu anak. Total ada 29 korban,” ujar Bayu, Sabtu (21/2/2026).
‎
‎Dalam menjalankan aksinya, pelaku diduga memperdaya korban dengan iming-iming uang Rp2.000 hingga Rp5.000 serta jajanan favorit anak-anak. Modus tersebut dilakukan saat pelaku berjualan mainan keliling di sekitar lingkungan sekolah dan permukiman warga.
‎
‎Dari hasil penyelidikan, para korban diduga mengalami tindakan tidak senonoh seperti dicium, diraba di bagian sensitif, hingga diremas. Polisi juga mengungkap bahwa tersangka diam-diam memotret anak-anak tersebut dan menyimpan foto-foto itu di telepon genggamnya sebagai koleksi pribadi.
‎
‎Aksi tersebut diduga telah berlangsung sekitar satu tahun. Kepada penyidik, pelaku mengaku melakukan perbuatan itu dengan alasan kondisi kesehatan, karena tidak lagi mampu berhubungan suami istri setelah menjalani pemasangan ring jantung.
‎
‎Saat ini, penyidik masih mendalami kemungkinan adanya korban tambahan maupun lokasi lain yang pernah disinggahi pelaku saat berjualan. Polisi telah menyita ponsel tersangka untuk kepentingan digital forensik guna menelusuri dokumen dan foto yang tersimpan.
‎
‎Unit PPA juga berkoordinasi dengan pihak sekolah dan orang tua korban untuk memberikan pendampingan psikologis. Langkah tersebut dilakukan karena sebagian korban dilaporkan masih mengalami trauma dan ketakutan pascakejadian.
‎
‎Pihak kepolisian menegaskan proses hukum terhadap tersangka akan dilakukan secara maksimal, mengingat banyaknya jumlah korban serta rentang waktu perbuatan yang cukup lama. Polisi juga mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak, khususnya saat berinteraksi dengan orang asing di lingkungan sekolah maupun tempat bermain.
‎
‎Atas perbuatannya, tersangka terancam dijerat pasal berlapis terkait tindak pidana pencabulan terhadap anak.(RED)

Berita Terkait

IMA Kamus Madina Gelar Barakasih di Panti Asuhan Siti Aisyah, Hadirkan Kebahagiaan Lewat Kebersamaan
Gegara Takaran BBM Diduga Dicurangi, Manajer dan Supervisor SPBU di Sergai Ditangkap Polisi
Dugaan Status Keanggotaan Arianto di KUD Maju Bersama Desa Pardamean Baru Terkuak
TP PKK Madina Gelar Aksi Sosial di Gunung Baringin, Salurkan Bantuan hingga CKG Untuk Warga
Kolaborasi Camat Natal, Kapolsek dan Kacabjari Bagikan Masker di Tengah Kabut Asap
Jenderal Tandyo Jadi KSAD, Anggota DPR Singgung Peluang Jadi Panglima TNI
Program Bedah Rumah BSPS di Madina Disorot, Diduga Ada Penerima Tak Penuhi Syarat
Pengurus KUD Maju Bersama Ajukan PMH ke PN Madina, Sidang Perdana Dimulai
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 2 November 2026 - 09:27 WIB

IMA Kamus Madina Gelar Barakasih di Panti Asuhan Siti Aisyah, Hadirkan Kebahagiaan Lewat Kebersamaan

Monday, 26 October 2026 - 22:25 WIB

Gegara Takaran BBM Diduga Dicurangi, Manajer dan Supervisor SPBU di Sergai Ditangkap Polisi

Friday, 16 October 2026 - 18:14 WIB

Dugaan Status Keanggotaan Arianto di KUD Maju Bersama Desa Pardamean Baru Terkuak

Friday, 16 October 2026 - 16:44 WIB

TP PKK Madina Gelar Aksi Sosial di Gunung Baringin, Salurkan Bantuan hingga CKG Untuk Warga

Friday, 16 October 2026 - 14:20 WIB

Jenderal Tandyo Jadi KSAD, Anggota DPR Singgung Peluang Jadi Panglima TNI

Berita Terbaru