Suyudi Ario Seto Disetujui DPR Jadi Kapolri, Hari Ini Dilantik Prabowo: Ini Profil Lengkapnya

Thursday, 1 October 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Image 20261001120432 1
Suyudi Ario Seto Disetujui DPR Jadi Kapolri, Hari Ini Dilantik Prabowo (Foto/Istimewa)

Newsline.id, Jakarta – Komjen Pol Suyudi Ario Seto resmi menduduki jabatan sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) menggantikan Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.

Komisi III DPR RI menyetujui Suyudi Ario Seto sebagai calon Kapolri secara aklamasi setelah menjalani uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Persetujuan tersebut kemudian dibawa ke Rapat Paripurna DPR RI. Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan Presiden Prabowo Subianto akan melantik Suyudi sebagai Kapolri pada Kamis siang setelah seluruh proses di DPR selesai.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengirimkan Surat Presiden kepada DPR pada 30 September 2026. Surat tersebut berisi usulan pemberhentian Jenderal Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kapolri sekaligus pengangkatan Kapolri baru.

Nama Suyudi kemudian menjadi calon tunggal yang menjalani proses uji kelayakan di Komisi III DPR RI.

Suyudi Ario Seto bukan nama baru dalam tubuh Polri. Perwira tinggi kelahiran 14 Juli 1973 tersebut dikenal memiliki perjalanan panjang di bidang reserse.

Berdasarkan profil yang dihimpun dari sejumlah sumber, Suyudi merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1994. Ia kemudian menempuh pendidikan Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 2003 dan Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) pada 2018.

Karier awalnya banyak berkutat di bidang penyidikan dan reserse, termasuk ketika bertugas di lingkungan Polda Metro Jaya.

Ia pernah dipercaya sebagai Kanit II Resmob Polda Metro Jaya. Setelah itu, sejumlah posisi di wilayah hukum Polda Metro Jaya juga pernah diembannya, termasuk jabatan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan dan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat.

Pada 2011, Suyudi dipercaya menduduki posisi Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Pernah Jadi Kapolres di Sejumlah Daerah
Karier Suyudi kemudian berlanjut ke sejumlah jabatan kewilayahan.

Ia pernah menjabat Kapolres Majalengka pada 2014-2015, kemudian Kapolres Bogor pada 2015-2016 dan Kapolresta Bogor Kota pada 2016-2017.

Pada 2017, Suyudi dipercaya menjadi Kapolres Metro Jakarta Pusat.

Setelah itu, ia kembali mendapat penugasan di lingkungan Bareskrim Polri. Sejumlah jabatan strategis pernah diembannya, termasuk Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Wadirtipideksus) dan Wakil Direktur Tindak Pidana Siber (Wadirtipidsiber) Bareskrim Polri.

Pengalaman panjang di bidang reserse tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan karier Suyudi di institusi kepolisian.

Pada 27 Maret 2023, Suyudi dipercaya menjabat Wakapolda Metro Jaya. Ketika itu ia menyandang pangkat Brigjen Pol.

Kariernya kemudian berlanjut. Pada Juni 2024, Suyudi diangkat sebagai Kapolda Banten.

Jabatan tersebut membuatnya naik pangkat menjadi Inspektur Jenderal Polisi atau jenderal bintang dua.

Namun, masa tugasnya sebagai Kapolda Banten tidak berlangsung lama. Pada 2025, Suyudi dimutasi dari jabatan tersebut dan kemudian dipercaya menduduki posisi Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).

Dipercaya Memimpin BNN

Presiden Prabowo Subianto melantik Suyudi Ario Seto sebagai Kepala BNN pada 25 Agustus 2025 di Istana Negara, Jakarta.

Suyudi menggantikan Marthinus Hukom sebagai Kepala BNN. Pengangkatannya ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 118/TPA Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Tinggi Utama di lingkungan BNN.

Saat dilantik sebagai Kepala BNN, Suyudi masih berpangkat Irjen Pol. Selanjutnya, pada September 2025, ia resmi menyandang pangkat Komisaris Jenderal Polisi atau Komjen Pol melalui Korps Raport yang dipimpin Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Sebagai Kepala BNN, Suyudi terlibat dalam sejumlah agenda penguatan kelembagaan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.

BNN juga mencatat Suyudi menekankan pendekatan berbasis data dan bukti dalam menghadapi ancaman narkotika yang terus berkembang.

Daftar Pendidikan Suyudi Ario Seto

Akademi Kepolisian (Akpol) 1994

Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) 2003

Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) 2018

Doktor Kehormatan (Doctor Honoris Causa) bidang Ilmu Hukum dari Universitas Tarumanagara pada 2026.

Deretan Jabatan Penting
Dalam perjalanan kariernya, Suyudi Ario Seto tercatat pernah menduduki sejumlah jabatan penting, di antaranya:

Kanit II Resmob Polda Metro Jaya

Kapolsek Metro Tanah Abang

Kapolsek Metro Penjaringan

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat

Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya

Kapolres Majalengka

Kapolres Bogor

Kapolresta Bogor Kota

Kapolres Metro Jakarta Pusat

Wadirtipideksus Bareskrim Polri

Wadirtipidsiber Bareskrim Polri

Wakapolda Metro Jaya

Kapolda Banten

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN)

Calon Kapolri yang disetujui DPR RI pada 1 Oktober 2026.

Setelah Komisi III DPR menyetujui pencalonannya secara aklamasi, proses pergantian pucuk pimpinan Polri memasuki tahap akhir.

Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan hasil persetujuan parlemen akan disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto. Setelah itu, Suyudi dijadwalkan dilantik sebagai Kapolri pada Kamis (1/10/2026).

Dengan demikian, Suyudi Ario Seto diproyeksikan menjadi Kapolri menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo, setelah sebelumnya menjalani perjalanan karier lebih dari tiga dekade di lingkungan Polri, mulai dari bidang reserse, kewilayahan, Bareskrim, hingga memimpin BNN.(RD)

Berita Terkait

Jenderal Tandyo Jadi KSAD, Anggota DPR Singgung Peluang Jadi Panglima TNI
KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru Kasus Proyek Jalan Sumut, Mantan Bupati hingga Pejabat PUPR Madina Ikut Diperiksa
Jaringan Judi Online Rp1,037 Triliun Dibongkar Bareskrim, Pakai AI dan Bot untuk Hindari Blokir
Jelang Musda KAHMI Medan, Ansor Harahap Jadi Kandidat Pertama yang Mendaftar, Bawa Gagasan “Rumah Besar Merawat Nilai”
Tragedi Bus ALS di Muratara, Penyidik Telusuri Dugaan Kelalaian Korporasi, Dua Tersangka Ditetapkan‎
Ketua Kaderisasi PKC PMII Riau Desak Polda Usut Dugaan Penyaluran BBM Ilegal
BGN Luncurkan Aplikasi “Reviu MBG”, Guru hingga Pengurus Pesantren Kini Bisa Nilai Kualitas Makanan Gratis
Marak PETI Rusak Lingkungan, Anggota Komisi XII DPR RI Rocky Candra: Tangkap Penadah, Bukan Hanya Penambang
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 16 October 2026 - 14:20 WIB

Jenderal Tandyo Jadi KSAD, Anggota DPR Singgung Peluang Jadi Panglima TNI

Wednesday, 7 October 2026 - 23:42 WIB

KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru Kasus Proyek Jalan Sumut, Mantan Bupati hingga Pejabat PUPR Madina Ikut Diperiksa

Thursday, 1 October 2026 - 13:11 WIB

Suyudi Ario Seto Disetujui DPR Jadi Kapolri, Hari Ini Dilantik Prabowo: Ini Profil Lengkapnya

Monday, 7 September 2026 - 11:26 WIB

Jaringan Judi Online Rp1,037 Triliun Dibongkar Bareskrim, Pakai AI dan Bot untuk Hindari Blokir

Thursday, 3 September 2026 - 09:54 WIB

Jelang Musda KAHMI Medan, Ansor Harahap Jadi Kandidat Pertama yang Mendaftar, Bawa Gagasan “Rumah Besar Merawat Nilai”

Berita Terbaru