Kendaraan Truk Sumbu 3 Dialihkan Masuk Tol Gandulan untuk Mengurangi Kemacetan,

Monday, 21 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEMALANG,Newsline.id- Jajaran Satlantas Polres Pemalang bersama Dinas Perhubungan serta Instansi terkait gelar sosialisasi dan pengalihan arus lalulintas kendaraan besar truk sumbu roda 3 atau lebih agar masuk melalui jalan Tol guna menjaga kondusifitas lalu lintas dalam kota.

Kepala unit Pengaturan Penjagaan dan Patroli ( Turjagwali) Satlantas Polres Pemalang Ipda Subarno Ketika dikonfirmasi menyampaikan bahwa pengalihan arus kendaraan truk besar atau sumbu 3 seperti Tronton dan Kontainer berlaku dari pasca lebaran idul fitri kemarin,

” Karena terjadi kepadatan arus kendaraan dari Pekalongan maka untuk truk muatan barang sumbu 3 dialihkan masuk pintu Tol Gandulan Pemalang dan keluar Tol Kandeman Batang dan ada Diskon tarif kendaraan 20 %,” Jelas Ipda Subarno, pada senin sore ( 21/4 ).

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dirinya menambahkan, Untuk kendaraan besar truk sumbu 3 masih bisa masuk ke dalam kota Pekalongan, Jika akan bongkar muatan,

” Pengecualian bagi kendaraan yang akan bongkar muat bisa masuk ke dalam kota Pekalongan dan sekitarnya, pengalihan arus kendaraan truk besar ini diharapkan agar tidak terjadi kemacetan dan antrian kendaraan pada titik titik rawan kemacetan,” tutupnya.

Masuknya kendaraan truk besar seperti Tronton dan Kontainer melalui jalur dalam kota Batang dan Pekalongan sudah lama dikeluhkan oleh warga Masyarakat kedua daerah tersebut alasannya, disamping rawan terjadinya kecelakaan dan kemacetan, masuknya kendaraan besar ke dalam kota juga menimbulkan polusi wilayah perkotaan dan rusaknya jalan, Masyarakat kota Batang dan Pekalonganpun , Mukhtarom ( 40 ) salah seorang warga Pekalongan kota ketika dikonfirmasi terkait pengalihan arus kendaraan truk besar menuturkan, jika dirinya setuju dengan adanya pengalihan arus tersebut,

” Saya bersama istri sering melewati jalan di Pekalongan kota berbarengan dengan truk besar yang melintas, perasaanya ngeri Karena kepadatan arus lalulintasnya takut terjadi kenapa -Kenapa dengan saya dan istri,” tuturnya.

Terpisah,Ary ( 50 ) Driver salah satu perusahaan pengiriman barang dengan Armada truk besar, ketika dikonfirmasi melalui sambungan teleponnya mengatakan, bahwa dirinya setuju dengan kebijakan pengalihan arus kendaraan besar, yang penting ada kebijakan diskon untuk tarif tol dari pihak pengelola,

” Setuju truk besar lewat Tol tidak lewat kota Pekalongan maupun Batang yang penting ada keringanan tarif tol,” tuturnya .( Ragil)

Berita Terkait

Marak PETI Rusak Lingkungan, Anggota Komisi XII DPR RI Rocky Candra: Tangkap Penadah, Bukan Hanya Penambang
KPK Segera Panggil Pemilik Maktour dalam Pengusutan Korupsi Kuota Haji ‎
Polda Sumut Selidiki Pemilik 14 Alat Berat Tambang Ilegal, 17 Orang Berstatus Saksi‎ ‎
Viral Dugaan Penolakan Pasien BPJS RSU Full Bethesda ‎
Polrestabes Medan Tangkap Kakek Penjual Mainan, Diduga Cabuli 29 Siswi SD di Deliserdang
Mahasiswa Madina Gelar Aksi di Mabes Polri, Desak Penertiban PETI ‎
Kapolri Perintahkan Tes Urine Serentak untuk Seluruh Personel Polri
Pejabat Terancam Pidana Jika Abai Perbaiki Jalan Rusak
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 7 April 2026 - 23:31 WIB

Marak PETI Rusak Lingkungan, Anggota Komisi XII DPR RI Rocky Candra: Tangkap Penadah, Bukan Hanya Penambang

Tuesday, 7 April 2026 - 14:00 WIB

KPK Segera Panggil Pemilik Maktour dalam Pengusutan Korupsi Kuota Haji ‎

Tuesday, 3 March 2026 - 21:31 WIB

Polda Sumut Selidiki Pemilik 14 Alat Berat Tambang Ilegal, 17 Orang Berstatus Saksi‎ ‎

Saturday, 28 February 2026 - 22:59 WIB

Viral Dugaan Penolakan Pasien BPJS RSU Full Bethesda ‎

Saturday, 21 February 2026 - 21:19 WIB

Polrestabes Medan Tangkap Kakek Penjual Mainan, Diduga Cabuli 29 Siswi SD di Deliserdang

Berita Terbaru

Serba Serbi

Momentum Ramadan, KB SMA Negeri 1 Batahan Buka Puasa Bersama

Saturday, 14 Mar 2026 - 19:16 WIB