Jakarta, newsline.id — Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menargetkan meraih predikat “A” pada Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Untuk mencapai tujuan ini, Inspektur Jenderal Kementerian ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, menekankan pentingnya penguatan tujuh pra-kondisi utama.
Dalam Webinar SAKIP Series keempat, Dalu menjelaskan, tujuh pra-kondisi tersebut meliputi: perencanaan kerja terintegrasi, cascading kinerja hingga tingkat individu, pengukuran hasil kinerja, evaluasi berbasis data, pelaporan transparan, pemanfaatan teknologi informasi, dan komitmen pimpinan dalam membangun budaya kerja berorientasi hasil.
“SAKIP bukan hanya dokumen pelaporan, melainkan alat ukur efektivitas dan efisiensi pelaksanaan program strategis di kementerian,” ujar Dalu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Webinar yang mengangkat tema “Menuju Predikat SAKIP A: Praktik dalam Penyelenggaraan SAKIP di Lingkungan Kementerian ATR/BPN” menghadirkan narasumber dari unit kerja yang telah konsisten meraih predikat SAKIP A, seperti Sekretaris Ditjen Tata Ruang, serta Kepala Kantor Wilayah BPN di DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Kalimantan Selatan.
Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama, Andi Tenri Abeng, berharap webinar ini menjadi ajang pembelajaran guna meningkatkan kualitas kinerja seluruh pegawai dan menggapai predikat SAKIP A pada 2025.
Webinar ini dimoderatori oleh Nugroho Dwi Rinaryanta dan diikuti oleh pegawai Kementerian ATR/BPN dari pusat dan daerah. (*********)










