Survei Indikator Politik Indonesia: Kepuasan Tinggi Warga pada Polisi Berantas Premanisme

Thursday, 29 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta.newsline.id – Indikator Politik Indonesia merilis survei tingkat kepuasan publik atas kinerja penegak hukum dalam menegakkan hukum, termasuk pemberantasan premanisme. Hasil survei menunjukkan responden puas atas kinerja Polri memberantas premanisme.

Survei ini diikuti oleh 1.286 responden dengan wawancara melalui sambungan telepon. Metode sampel menggunakan double sampling dengan menghasilkan margin of error 2,8 persen dan tingkat kepercayaan 93 persen.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan ada dua pertanyaan yang pihaknya berikan kepada responden dalam isu ini. Pertanyaan pertama merujuk pada kesadaran publik atas operasi besar Polri dalam memberantas premanisme.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasil survei itu menunjukkan ada 50,7 persen responden yang menyatakan tahu terhadap tindakan kepolisian dalam menangani masalah premanisme. Sedangkan mereka yang tidak mengetahui sekitar 49,3 persen.

Pertanyaan kedua di survei ini berkaitan dengan kepuasan publik terhadap operasi Polri dalam memberantas premanisme. Hasilnya, mayoritas responden menyatakan puas terhadap kinerja polisi.

“Yang puas total mencapai 67 persen, jadi cukup tinggi,” ujar Burhanuddin, Rabu (28/5/2025).

Berikut hasilnya:

Sangat Puas: 8,1%
Cukup Puas: 59,3%
Kurang Puas: 12,1%
Tidak Puas Sama Sekali: 2,1%
TT/TJ: 18,3%

Berita Terkait

Ansor Harahap Calon Ketua KAHMI Medan, Bawa 3 Gagasan Besar
Naik Bus Bawa 4 Kg Sabu, Kurir Dibekuk TNI-Polri di Labuhanbatu
Mengapa PETI di Mandailing Natal Sulit Ditutup? Bukan Sekadar Soal Penertiban
Di Antara 13 Tandan Sawit dan Jeruji Besi: Menanti Keadilan untuk HW di Rutan Natal ‎
Ima Madina Pekanbaru Sukses Gelar OPERTA 2025 di Pulau Cinta Kampar
Dituduh Tanpa Bukti, Keluarga di Madina Diusir dari Desa Selama 20 Tahun
Truk Masuk Jurang, Supir dan Kernet Dibawa ke Rumah Sakit
Pelaksanaan Pojok Edukasi Pencegahan Stunting di Kecamatan Pakantan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 8 September 2026 - 14:07 WIB

Ansor Harahap Calon Ketua KAHMI Medan, Bawa 3 Gagasan Besar

Sunday, 6 September 2026 - 12:25 WIB

Naik Bus Bawa 4 Kg Sabu, Kurir Dibekuk TNI-Polri di Labuhanbatu

Thursday, 13 August 2026 - 14:48 WIB

Mengapa PETI di Mandailing Natal Sulit Ditutup? Bukan Sekadar Soal Penertiban

Friday, 27 February 2026 - 23:06 WIB

Di Antara 13 Tandan Sawit dan Jeruji Besi: Menanti Keadilan untuk HW di Rutan Natal ‎

Tuesday, 21 October 2025 - 13:14 WIB

Ima Madina Pekanbaru Sukses Gelar OPERTA 2025 di Pulau Cinta Kampar

Berita Terbaru

Uncategorized

Ansor Harahap Calon Ketua KAHMI Medan, Bawa 3 Gagasan Besar

Tuesday, 8 Sep 2026 - 14:07 WIB

Uncategorized

Naik Bus Bawa 4 Kg Sabu, Kurir Dibekuk TNI-Polri di Labuhanbatu

Sunday, 6 Sep 2026 - 12:25 WIB