UPTD Puskesmas Patiluban Mudik Lantik 117 Dokrem

Thursday, 18 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎‎Sumut.newsline.id, Madina – Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Patiluban Mudik resmi melantik 117 Dokter Remaja (Dokrem) yang berasal dari tingkat SMP dan MAN di Kecamatan Natal, yang digelar di Aula Kantor Camat Natal, Kecamatan Natal, Kamis (18/12/2025).
‎
‎Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya Dinas Kesehatan Mandailing Natal dalam membentuk generasi muda yang peduli terhadap kesehatan diri, lingkungan, dan sekolah.
‎
‎Para dokter remaja tersebut sebelumnya telah mengikuti pelatihan pada bulan Juli 2025 lalu, namun pelantikan baru dapat dilaksanakan pada bulan Desember karena padatnya agenda pelayanan kesehatan di puskesmas tersebut.
‎
‎Kepala Dinas Kesehatan Mandailing Natal, Dr. Faisal Situmorang, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Puskesmas Patiluban Mudik, Eva Santi Lubis, SKM menyampaikan pesan dan motivasi kepada para dokter remaja yang dilantik.
‎
‎“Anak-anakku dokter remaja, kalian adalah harapan untuk menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas, dan berprestasi,” ujarnya.
‎
‎Ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekolah sebagai langkah awal menciptakan kehidupan yang sehat.
‎
‎“Kebersihan dan kesehatan adalah modal utama dalam menjalani kehidupan. Mulailah dari menjaga kebersihan diri sendiri, kebersihan kelas, dan kebersihan sekolah,” tambahnya.
‎
‎Selain itu, Dr. Faisal juga mengajak para dokter remaja untuk menerapkan pola hidup sehat sejak dini dengan menjaga pola makan, rutin berolahraga, serta menghindari perilaku yang dapat merusak kesehatan.
‎
‎Ia berharap para dokter remaja mampu membantu petugas kesehatan dalam berbagai kegiatan kesehatan di sekolah serta menjadi contoh dan inspirasi bagi teman-temannya.
‎
‎Sementara itu, Kepala Puskesmas Patiluban Mudik dalam sambutan dan laporan pelaksanaan menyampaikan permohonan maaf kepada para kepala sekolah atas mundurnya jadwal pelantikan.
‎
‎“Pelatihan dokter remaja sebenarnya telah dilaksanakan pada bulan Juli 2025, namun pelantikan baru bisa kita laksanakan pada bulan ini karena banyaknya kegiatan pelayanan di puskesmas,” jelas Eva.
‎
‎Ia juga berharap seluruh dokter remaja yang telah dilantik dapat tumbuh menjadi anak-anak yang berguna bagi diri sendiri, keluarga, dan negara.
‎
‎“Semoga segala cita-cita anak-anak kita tercapai, terutama bagi mereka yang bercita-cita menjadi dokter di masa depan,” tutupnya.
‎
‎Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Natal Mulia Gading, SE, serta perwakilan dari Polsek Natal, Koramil 17 Natal, Kejaksaan Negeri Mandailing Natal di Natal, dan para staf pengajar dari sekolah terkait.(RED/SNL)

Berita Terkait

Tolak PETI di Lahan Sitaan Satgas PKH, Koperasi MSM Minta PT Agrinas Turun Tangan
IMA Kamus Madina Gelar Barakasih di Panti Asuhan Siti Aisyah, Hadirkan Kebahagiaan Lewat Kebersamaan
Dugaan Status Keanggotaan Arianto di KUD Maju Bersama Desa Pardamean Baru Terkuak
TP PKK Madina Gelar Aksi Sosial di Gunung Baringin, Salurkan Bantuan hingga CKG Untuk Warga
Kolaborasi Camat Natal, Kapolsek dan Kacabjari Bagikan Masker di Tengah Kabut Asap
Program Bedah Rumah BSPS di Madina Disorot, Diduga Ada Penerima Tak Penuhi Syarat
Pengurus KUD Maju Bersama Ajukan PMH ke PN Madina, Sidang Perdana Dimulai
Atang Bantah Dituding Mafia PETI, Tegaskan Sudah 3 Tahun Tak Menjabat Sekdes
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 4 November 2026 - 23:48 WIB

Tolak PETI di Lahan Sitaan Satgas PKH, Koperasi MSM Minta PT Agrinas Turun Tangan

Monday, 2 November 2026 - 09:27 WIB

IMA Kamus Madina Gelar Barakasih di Panti Asuhan Siti Aisyah, Hadirkan Kebahagiaan Lewat Kebersamaan

Friday, 16 October 2026 - 18:14 WIB

Dugaan Status Keanggotaan Arianto di KUD Maju Bersama Desa Pardamean Baru Terkuak

Friday, 16 October 2026 - 14:46 WIB

Kolaborasi Camat Natal, Kapolsek dan Kacabjari Bagikan Masker di Tengah Kabut Asap

Friday, 16 October 2026 - 13:03 WIB

Program Bedah Rumah BSPS di Madina Disorot, Diduga Ada Penerima Tak Penuhi Syarat

Berita Terbaru