Setahun Tak Diperbaiki, Dinas Pertanian Keruk Sipon Batang Gadis Senin Depan

Saturday, 15 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id MADINA – Dinas Pertanian Kabupaten Mandailing Natal (Madina) cek Sipon Irigasi Batang Gadis yang tersumbat di Desa Gunung Tua Jae, Kecamatan Panyabungan. Sabtu (14/11/2025) sore.

Sipon Irigasi Batang Gadis yang mengairi lahan pertanian warga 3 Desa itu tersumbar akibat tumpukan material lumpur dan sampah, yang menyebabkan ratusan hektar lahan pertanian terancam.

3 Desa yang mengalami lahan pertanian kekeringan akibat Sipon yang tersumbat ini yakni, Desa Gunung Tua Jae, Desa Manyabar, dan Desa Gunung Barani.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas Pertanian Madina, Taufik Zulhendra Ritonga bersama sejumlah Kepala Desa dalam tinjauan itu mengaku akan langsung berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera Utara, Dinas PUPR Madina, dan Dinas PUPR Provinsi untuk perbaikan.

Alhasil, Pengerukan material lumpur dan sampah di Sipon Irigasi sepanjang 25 meter ini akan dikerjakan pada hari senin depan oleh BWS bersama masyarakat setempat.

“Mudah-mudahan pengerukan ini selesai dalam kurun waktu satu minggu, sehingga air kembali mengalir mengairi lahan pertanian warga di 3 Desa dengan luas lahan 357 hektar. Sehingga petani bisa kembali beraktifitas untuk menanam padi di musim tanam kali ini,”ujar Taufik.

Sebelumnya, akibat kurangnya pasokan air yang mengairi lahan pertanian warga, sebagian petani mengalihkan lahan mereka ke lahan holtikultura.

Diketahui, Sipon Batang Gadis tersumbat sejak satu tengah tahun yang lalu, dan hingga kini belum ada perbaikan yang menyebabkan ratusan petani terganggu untuk tanam padi.

Penulis : Dede

Berita Terkait

Keluarga Sebastian Gulo Tegaskan Unggahan Soal Bupati Nias Barat Tidak Benar
Pendidikan di Daerah Terpencil dan Kepulauan Masih Hadapi Banyak Tantangan, Kurikulum Berbasis Lokal Dinilai Jadi Solusi
Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu Hadiri Forum Strategis Otonomi Daerah
Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu Apresiasi Pengabdian Polri di Hari Bhayangkara
Bupati Eliyunus Waruwu: Persatuan dan Iman Kunci Membangun Nias Barat yang Sejahtera
Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu Lihat Kondisi Jalan dan Pertanian Warga, Ajak Dialog Masyarakat
Masmudin Menang Telak, Nahkodai Koperasi Produsen BKPB Desa Bintuas
Pemilihan Pengurus Baru Koperasi Plasma BKPB Desa Bintuas, Penghitungan Suara Berlangsung Hingga Malam
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 16 July 2026 - 00:10 WIB

Keluarga Sebastian Gulo Tegaskan Unggahan Soal Bupati Nias Barat Tidak Benar

Wednesday, 15 July 2026 - 16:57 WIB

Pendidikan di Daerah Terpencil dan Kepulauan Masih Hadapi Banyak Tantangan, Kurikulum Berbasis Lokal Dinilai Jadi Solusi

Friday, 3 July 2026 - 08:57 WIB

Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu Hadiri Forum Strategis Otonomi Daerah

Thursday, 2 July 2026 - 03:58 WIB

Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu Apresiasi Pengabdian Polri di Hari Bhayangkara

Monday, 29 June 2026 - 04:07 WIB

Bupati Eliyunus Waruwu: Persatuan dan Iman Kunci Membangun Nias Barat yang Sejahtera

Berita Terbaru