Pedagang Pasar Relokasi Minta Bupati Madina Segera Pindahkan Mereka ke Pasar Baru 

Wednesday, 27 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id MADINA – Pedagang pasar pagi yang saat ini berjualan di lokasi relokasi pasar baru tampaknya mulai getar-getir. Hal ini karena, saat ini Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tidak memperpanjang sewa lokasi pasar tersebut. Penyebabnya, karena gedung Pasar Baru Panyabungan telah selesai dan siap digunakan bagi para pedagang sayur, bumbu dan ikan serta ayam yang sebelumnya berdagang di pasar Panyabungan sebelum terbakar.

Menurut beberapa pedagang biaya sewa yang dikutip oleh pemilik lokasi di pasar relokasi ini cukup mencekik leher. Sehingga mereka meminta Bupati Madina, Saipullah Nasution segera ikut merelokasi mereka ke komplek gedung pasar baru.

RK, salah satu pedagang mengatakan biaya sewa lapak di pasar relokasi bisa mencapai Rp 20.000,- per hari. Ini sangat berat bagi para pedagang, dengan kondisi ekonomi yang sangat tidak menentu.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Biaya sewanya berat. Rp 20.0000,- perhari dikali satu minggu, dikali satu bulan. Kalau dihitung-hitung sebenarnya lebih murah sewa lapak di lokasi komplek pasar baru. Karena itu, kami minta Pak Bupati untuk segera memperhatikan kondisi kami,” jelas RK.

RK yang sehari-harinya berjualan sayuran mengatakan akibat biaya sewa yang cukup tinggi, dirinya harus mencari penghasilan paling tidak Rp 50.000,- atau lebih. Dan ini cukup berat.

“Harus dapat untung Rp 50.000 paling tidak bang. Kalau tidak nombok (rugi.red),” keluhnya.

Senada dengan RK, TL yang berjualan bumbu juga mengeluhkan hal ini. TL bercerita wacana pemindahan para pedangan dari pasar relokasi ini sudah ada cukup lama. Namun tampaknya, pihak Pemkab Madina tak pernah merealisasikannya.

“Sudah sering kami dipanggil untuk berdiskusi. Kami semua sepakat untuk pindah, tapi sampai sekarang belum juga terealisasi. Kami mohon Pak Bupati, perhatikan kami pedagang kecil ini,” tutur TL.

TL juga mengatakan, informasi yang dia dengar, proses pemindahan ini masih menunggu persetujuan dari Bupati Madina, Saipullah Nasution. Sehingga para pedagang basah (sayur, daging, ikan dan bumbu.red) masih belum bisa menikmati komplek pasar baru.

“Pak Bupati, kami mohon berilah perhatian kepada kami para pedagang kecil ini. Kami ingin juga secepatnya merasakan fasilitas di Komplek Pasar Baru. Agar kami tidak terbebani biaya sewa yang cukup besar,” harapnya.

Hal senada juga dikeluhkan oleh pedagang kios yang sekarang menempati komplek pasar baru. Para pedagang mengeluhkan sepinya pembeli yang singgah ke komplek pasar baru. Menurut mereka, sepinya pembeli karena konsentrasi pasar baru terpecah.

“Pembeli enggan datang khusus untuk beli baju. Kalau dulu, di pasar relokasi karena ada pedagang sayur, dan bumbu, otomatis banyak yang datang. Niatnya tak mau beli baju, karena terlihat baju akhirnya beli,” ungkap SR, salah satu pedagang kain di Komplek Pasar Baru.

Selain itu SR mengatakan, akibat sepinya pengunjung di komplek pasar baru, pembayaran sewa kios pun terancam telat. Hal ini karena, biaya sewa kios mereka, telah diputarkan ke modal untuk berdagang.

“Jatuh tempo itu bulan 9. Kalau kondisinya seperti ini, sudah pasti biaya sewa pasti terlambat. Bahkan tak bisa bayar biaya sewa,” tegasnya.

(D/red)

Berita Terkait

IMA Kamus Madina Gelar Barakasih di Panti Asuhan Siti Aisyah, Hadirkan Kebahagiaan Lewat Kebersamaan
Dugaan Status Keanggotaan Arianto di KUD Maju Bersama Desa Pardamean Baru Terkuak
TP PKK Madina Gelar Aksi Sosial di Gunung Baringin, Salurkan Bantuan hingga CKG Untuk Warga
Kolaborasi Camat Natal, Kapolsek dan Kacabjari Bagikan Masker di Tengah Kabut Asap
Program Bedah Rumah BSPS di Madina Disorot, Diduga Ada Penerima Tak Penuhi Syarat
Pengurus KUD Maju Bersama Ajukan PMH ke PN Madina, Sidang Perdana Dimulai
Atang Bantah Dituding Mafia PETI, Tegaskan Sudah 3 Tahun Tak Menjabat Sekdes
Gerebek Sarang Narkoba di Sergai, Polisi Amankan Pria 25 Tahun
Berita ini 92 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 2 November 2026 - 09:27 WIB

IMA Kamus Madina Gelar Barakasih di Panti Asuhan Siti Aisyah, Hadirkan Kebahagiaan Lewat Kebersamaan

Friday, 16 October 2026 - 18:14 WIB

Dugaan Status Keanggotaan Arianto di KUD Maju Bersama Desa Pardamean Baru Terkuak

Friday, 16 October 2026 - 16:44 WIB

TP PKK Madina Gelar Aksi Sosial di Gunung Baringin, Salurkan Bantuan hingga CKG Untuk Warga

Friday, 16 October 2026 - 13:03 WIB

Program Bedah Rumah BSPS di Madina Disorot, Diduga Ada Penerima Tak Penuhi Syarat

Thursday, 15 October 2026 - 16:48 WIB

Pengurus KUD Maju Bersama Ajukan PMH ke PN Madina, Sidang Perdana Dimulai

Berita Terbaru