
Newsline.id, Mandailing Natal – Anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Melati Nur, turun ke daerah pemilihan (dapil) untuk menyerap aspirasi masyarakat melalui kegiatan reses di Kelurahan Pasar 2 Natal, Kecamatan Natal, Minggu (4/10/2026).
Warga memanfaatkan kesempatan bertemu langsung dengan wakil rakyat untuk menyampaikan berbagai keluhan sekaligus aspirasi yang berkaitan dengan kondisi di lingkungan mereka yang dinilai perlu mendapat perhatian pemerintah daerah.
Salah satu aspirasi yang disampaikan masyarakat yakni terkait pembangunan penahan banjir di kawasan Masjid Al Ikhlas, Kelurahan Pasar 2 Natal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Warga berharap pembangunan penahan banjir tersebut dapat menjadi perhatian karena dibutuhkan untuk mengantisipasi dampak genangan maupun luapan air yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat di kawasan tersebut.
Reses menjadi momentum bagi Melati Nur untuk mendengarkan secara langsung persoalan yang dirasakan masyarakat.
Berbagai masukan yang disampaikan warga tersebut menjadi bahan penting bagi Melati Nur dalam menjalankan tugasnya sebagai anggota DPRD Madina.
Melati Nur mengatakan, kegiatan reses tidak hanya menjadi agenda rutin anggota DPRD, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengetahui secara langsung kondisi masyarakat di daerah pemilihannya.
Menurutnya, aspirasi yang disampaikan masyarakat akan dicatat dan menjadi bahan untuk diperjuangkan melalui lembaga DPRD sesuai dengan kewenangan yang dimiliki.
“Reses ini menjadi kesempatan bagi kami untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan dan keluhan masyarakat,” kata Melati Nur.
Ia menegaskan, komunikasi dengan masyarakat perlu terus dibangun agar berbagai persoalan yang terjadi di lapangan dapat diketahui secara langsung oleh wakil rakyat.
Melati Nur juga menyampaikan bahwa setiap aspirasi yang masuk akan menjadi bahan evaluasi dan pembahasan untuk menentukan langkah tindak lanjut sesuai skala prioritas serta kemampuan anggaran daerah.
Sementara itu, warga berharap aspirasi yang disampaikan dalam kegiatan reses tersebut tidak berhenti pada tahap penyerapan, tetapi dapat diperjuangkan hingga menjadi program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Melalui reses tersebut, Melati Nur berharap hubungan antara masyarakat dan DPRD semakin terbuka sehingga berbagai persoalan di daerah dapat disampaikan dan dicarikan solusi melalui jalur pemerintahan.
Kegiatan reses ini sekaligus menjadi bagian dari upaya DPRD Madina dalam menyerap kebutuhan masyarakat secara langsung dari lapangan untuk kemudian menjadi bahan dalam pembahasan program pembangunan daerah.(RD)






