Keras, Tak Peduli Bencana, Peti Tetap Beroperasi di Rantobi

Friday, 26 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id MADINA – Keras, praktek aktifitas tambang emas ilegal menggunakan alat berat di wilayah desa Rantobi, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terus beroperasi hingga kini.

Mereka tidak peduli dimasa bencana atau tidak, pengusaha tambang ilegal ini tidak memiliki rasa takut, seolah ada orang kuat yang bekingi aktifitas ilegal nya tersebut.

Dari pengakuan warga bermarga Naaution, aktifitas tambang emas ilegal diwilayahnya itu memang luar biasa. Tak satupun aparat kepolisian setempat yang bisa hentikan alat berat beroperasi.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau pengusaha tambang ilegal diwilayah ini ga bakalan takut sama aparat, Polsek Batang Natal saja didepan matanya alat berat itu beroperasi, namun tetap saja dibiarkan. Kalau warga disini sudah paham dan sudah tidak percaya lagi pada Polsek Batang Natal,” ujar Nasution. Jumat (26/12/2025)

Kata Nasution, kalaupun ada sosialisaai pengehentian aktifitas tambang dari Polsek, itu hanya photo laporan saja. Karena sampai saat ini tidak ada bukti penindakan yang dilakulan.

“Saya pribadi berharap jangan polisi yang bertindak menghentikan aktifitas tambang di Desa Rantobi ini atau Batang Natal umumnya. Maunya TNI yang bertindak seperti diwilayah lain yang melakukan aktifitas yang sama, kalau TNI juga tak mau, ya berati tak ada lagi harapan dalam hal penindakan tambang emas ilegal ini,” harap Nasution.

Pantauan dilokasi, akibat aktifitas tambang emas ilegal di daedah sungai batang natal ini, sejumlah ruas jalan terancam amblas. Kondisi ini disebabkan aliran air sungai berpindah akibat pengerukan sedimen material pasir sungai yang mengandung emas.

Penulis : RLS/Dede

Berita Terkait

Keluarga Sebastian Gulo Tegaskan Unggahan Soal Bupati Nias Barat Tidak Benar
Pendidikan di Daerah Terpencil dan Kepulauan Masih Hadapi Banyak Tantangan, Kurikulum Berbasis Lokal Dinilai Jadi Solusi
Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu Hadiri Forum Strategis Otonomi Daerah
Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu Apresiasi Pengabdian Polri di Hari Bhayangkara
Bupati Eliyunus Waruwu: Persatuan dan Iman Kunci Membangun Nias Barat yang Sejahtera
Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu Lihat Kondisi Jalan dan Pertanian Warga, Ajak Dialog Masyarakat
Masmudin Menang Telak, Nahkodai Koperasi Produsen BKPB Desa Bintuas
Pemilihan Pengurus Baru Koperasi Plasma BKPB Desa Bintuas, Penghitungan Suara Berlangsung Hingga Malam
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 16 July 2026 - 00:10 WIB

Keluarga Sebastian Gulo Tegaskan Unggahan Soal Bupati Nias Barat Tidak Benar

Wednesday, 15 July 2026 - 16:57 WIB

Pendidikan di Daerah Terpencil dan Kepulauan Masih Hadapi Banyak Tantangan, Kurikulum Berbasis Lokal Dinilai Jadi Solusi

Friday, 3 July 2026 - 08:57 WIB

Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu Hadiri Forum Strategis Otonomi Daerah

Thursday, 2 July 2026 - 03:58 WIB

Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu Apresiasi Pengabdian Polri di Hari Bhayangkara

Monday, 29 June 2026 - 04:07 WIB

Bupati Eliyunus Waruwu: Persatuan dan Iman Kunci Membangun Nias Barat yang Sejahtera

Berita Terbaru