Kejari Madina Harus Ungkap Kasus Smart Village dengan Memeriksa Kepala Desa

Monday, 9 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id MEDAN – Kasus dugaan korupsi desa digital Smart Village 2023 yang saat ini ditangani oleh Kejaksaan Negeri Mandailing Natal (Kejari Madina) tampaknya masih jalan ditempat.

Demikian ditegaskan Aktivis Anti Korupsi Sumatera Utara (Sumut), Arief Tampubolon yang selama ini terus menyoroti kasus dugaan korupsi bersumber dari Dana Desa 2023 di kabupaten Madina ini, Senin (09/06/2025) dalam pers relisnya kepada wartawan.

Arief berpendapat, Kejari Madina juga harus memeriksa para Kepala Desa (Kades) dalam kasus ini. Sebab para Kades pasti tahu dengan jelas siapa-siapa oknum yang terlibat dalam kasus Smart Village ini. Walaupun secara garis besar untuk oknum yang terlibat dalam kasus dugaan korupsi ini sudah diketahui.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kejari Madina harus mulai memeriksa dari kades. Mereka ini (kades, red) adalah korban dari korupsi desa digital smart village tahun 2023 dengan total 9,4 Miliar. Dan pemeriksaan kades ini sangat dibutuhkan untuk penetapan tersangka,”pungkasnya.

Alumni Lemhannas ini pun menegaskan, Kejari Madina tidak seharusnya mengorbankan Pagawai Negeri Sipil (PNS). Seperti yang diketahui, sudah ada PNS Madina dimintai klarifikasi. Padahal mereka menjalankan tugas secara administrasi.

“Kejari jangan korbankan PNS yang bertugas. Tidak mungkin para kepala desa tidak mengetahuinya. Jadi Kejari harus bisa lebih cepat dalam bertindak. Periksa para kades dan mintai keterangannya. Agar ini bisa segera terungkap,”ujarnya.

Karena itu tambahnya, diharapkan secepatnya Kejari Madina mengagendakan pemanggilan para kades.

“Dan pola pemanggilannya bisa secara random dan acak,”tutupnya .

 

(Dedek)

Berita Terkait

Tolak PETI di Lahan Sitaan Satgas PKH, Koperasi MSM Minta PT Agrinas Turun Tangan
IMA Kamus Madina Gelar Barakasih di Panti Asuhan Siti Aisyah, Hadirkan Kebahagiaan Lewat Kebersamaan
Gegara Takaran BBM Diduga Dicurangi, Manajer dan Supervisor SPBU di Sergai Ditangkap Polisi
Dugaan Status Keanggotaan Arianto di KUD Maju Bersama Desa Pardamean Baru Terkuak
TP PKK Madina Gelar Aksi Sosial di Gunung Baringin, Salurkan Bantuan hingga CKG Untuk Warga
Kolaborasi Camat Natal, Kapolsek dan Kacabjari Bagikan Masker di Tengah Kabut Asap
Program Bedah Rumah BSPS di Madina Disorot, Diduga Ada Penerima Tak Penuhi Syarat
Pengurus KUD Maju Bersama Ajukan PMH ke PN Madina, Sidang Perdana Dimulai
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 4 November 2026 - 23:48 WIB

Tolak PETI di Lahan Sitaan Satgas PKH, Koperasi MSM Minta PT Agrinas Turun Tangan

Monday, 2 November 2026 - 09:27 WIB

IMA Kamus Madina Gelar Barakasih di Panti Asuhan Siti Aisyah, Hadirkan Kebahagiaan Lewat Kebersamaan

Monday, 26 October 2026 - 22:25 WIB

Gegara Takaran BBM Diduga Dicurangi, Manajer dan Supervisor SPBU di Sergai Ditangkap Polisi

Friday, 16 October 2026 - 18:14 WIB

Dugaan Status Keanggotaan Arianto di KUD Maju Bersama Desa Pardamean Baru Terkuak

Friday, 16 October 2026 - 14:46 WIB

Kolaborasi Camat Natal, Kapolsek dan Kacabjari Bagikan Masker di Tengah Kabut Asap

Berita Terbaru