Newsline.id MADINA – Miris, di ujung tahun 2025 honor hak pegawai honorer di Dinas Perikanan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), nyaris belum terbayarkan semua.
Gaji yang belum terbayarkan kepada pegawai honorer di Dinas Perikanan Kabupaten Madina yang bekerja di UPT Balai Benih Ikan (BBI) Tanjung Mompang dan BBI Saba Jambu, berjumlah sepuluh orang.
Pegawai honorer yang belum merima haknya berpariasi ada empat bulan dan dua bulan. Dengan kondisi itu pegawai honorer ini mengeluhkan dan berharap agar gaji mereka itu disalurkan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah satu pegawai honorer menuturkan keterlambatan gaji tersebut membuat mereka mengeluh karena sulit memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Di sini juga saya menyampaikan yang faktanya, nyatanya kami belum terima gaji dan ke sepuluh teman-teman mengeluh dengan kondisi seperti ini ,” imbuhnya.
“Saya ini memperjuangkan hak-hak teman-teman. Apalagi ini sudah penghujung tahun apakah gaji kami masih utuh di pos anggaran atau bagaimana, kami kurang mengetahui dan alasannya kenapa belum dicairkannya gaji kami tidak tahu kejelasannya ,” ujar AH kepada wartawan, Rabu (31/12/2025).
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Madina Syafruddin sudah beberapa kali dicoba dihubungi ke kantornya namun, tak kunjung berhasil dijumpai untuk mempertanyakan perihal keterlambatan gaji sepuluh orang pegawai honorernya tersebut , meski diujung tahun 2025 ini.
Sementara Bendahara Dinas Perikanan Madina Lindung yang dihubungi beberapa hari kemarin melalui kontaknya mengatakan, belum tersalurkannya gaji pegawai honorer sepuluh orang tersebut berdalih karena belum cair.
Dan ia menyarankan agar wartawan langsung membicaraian perihal tersebut kepada Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Madina, setelah itu memblokir kontak wartawan.
Penulis : RLS/Dede










