Berikut Daftar Lahan dan Tanaman yang Rusak Akibat Banjir di Madina

Tuesday, 2 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id MADINA – Bencana banjir yang melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dalam beberapa hari terakhir berdampak besar terhadap sektor pertanian.

Berdasarkan data dari pemerintah Kabupaten Madina, luas lahan terdampak, total 4,498,78 hektare lahan pertanian terendam banjir, dan 3,630,35 hektare di antaranya mengalami kerusakan atau puso.

Tanaman padi tercatat sebagai komoditas dengan kerusakan terparah. Total lahan padi terdampak mencapai 4.073,53 hektare, dengan 3.359 hektare mengalami puso. Kerusakan terbesar terjadi di beberapa kecamatan berikut:

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Puncak Sorik Merapi. 50,62 ha terdampak dan 20 ha puso.

Siabu: 2.053,4 ha terdampak dan 2.000 ha puso.

Muara Batang Gadis: 987 ha terdampak dan 987 ha puso.

Panyabungan Utara: 394,6 ha terdampak dan 60 ha puso.

Hutabargot: 147,5 ha terdampak.

Serta ratusan hektare di Kecamatan lain yang ikut rusak akibat banjir ini. Kondisi ini mengancam produksi beras daerah dan memukul perekonomian petani.

Tanaman jagung ikut terdampak banjir seluas 382,40 hektare, dengan 234 hektare mengalami kerusakan. Sebaran kerusakan jagung terbesar terjadi di.

Kecamatan Siabu: 181 hektar dan 100 hektare puso.

Panyabungan Utara: 143 hektrar dan 100 hektare puso.

IMG 20251202 WA0085

Sementara itu, tanaman hortikultura ikut terdampak meski dalam luasan yang lebih kecil:

Cabai: 5,17 ha puso

 

Tomat: 1,78 ha terdampak

 

Terong: 14,50 ha puso

 

Timun: 0,05 ha puso

 

Pare: 1 ha (puso)

 

Kembang kol: 0,75 ha

 

Jeruk Manis: 5 ha

 

Kacang Tanah: 0,1 ha

Selain tanaman pangan dan sayuran, banjir juga merusak lahan tanaman tahunan milik warga.

Sementara, pemerintah Kabupaten Mandailing Natal melalui Dinas Pertanian menyampaikan bahwa pendataan ini sudah final dari lapangan.

“Pendataan ini sesuai dengan hasil yang kita dapatkan di lapangan, berkoordinasi dengan pihak kecamatan serta desa. Bantuan benih dan pendampingan pascabencana akan segera disalurkan,” terang Taufik Zulhandra Ritonga.

Penulis : Dede

Berita Terkait

Pemkab Nias Barat Tingkatkan Penghasilan PPPK Paruh Waktu Dari Rp 250 Menjadi Rp 750 Ribu
Pelatihan Practical Office BLK Panyabungan Vokasi Nasional Batch 3 Ditutup
Job Fair Madina 2026 Buka 245 Lowongan Kerja dari 13 Perusahaan
Jelang Musda KAHMI Medan, Ansor Harahap Jadi Kandidat Pertama yang Mendaftar, Bawa Gagasan “Rumah Besar Merawat Nilai”
Kadis PKPLH Nias Barat Tegaskan Bantuan BSPS Gratis, Tak Ada Pungutan Sepersen Pun
Pemkab Nias Barat Perkuat Infrastruktur, Enam Ruas Jalan Lahomi–Sirombu Ditinjau
Berikut Penjelasan DKPP Nias Barat Tentang Tentang Babi
Filemo Daeli Resmi Dilantik Pimpin Pemuda Katolik Nias Barat Periode 2026–2029
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 5 September 2026 - 12:11 WIB

Pemkab Nias Barat Tingkatkan Penghasilan PPPK Paruh Waktu Dari Rp 250 Menjadi Rp 750 Ribu

Saturday, 5 September 2026 - 00:08 WIB

Job Fair Madina 2026 Buka 245 Lowongan Kerja dari 13 Perusahaan

Thursday, 3 September 2026 - 09:54 WIB

Jelang Musda KAHMI Medan, Ansor Harahap Jadi Kandidat Pertama yang Mendaftar, Bawa Gagasan “Rumah Besar Merawat Nilai”

Tuesday, 1 September 2026 - 20:50 WIB

Kadis PKPLH Nias Barat Tegaskan Bantuan BSPS Gratis, Tak Ada Pungutan Sepersen Pun

Sunday, 30 August 2026 - 16:33 WIB

Pemkab Nias Barat Perkuat Infrastruktur, Enam Ruas Jalan Lahomi–Sirombu Ditinjau

Berita Terbaru

Uncategorized

Ansor Harahap Calon Ketua KAHMI Medan, Bawa 3 Gagasan Besar

Tuesday, 8 Sep 2026 - 14:07 WIB

Uncategorized

Naik Bus Bawa 4 Kg Sabu, Kurir Dibekuk TNI-Polri di Labuhanbatu

Sunday, 6 Sep 2026 - 12:25 WIB