Newsline.id MADINA – Proyek Revitalisasi Pembanguna MCK di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Percontohan 116 di Komplek Stain, Desa Pidoli Lombang, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diduga tidak sesuai aturan pelaksanaan.
Pasalnya, Kepala Sekolah Eva Mustika Roza, yang dikonfirmasi mengaku melibatkan salah satu oknum Kepala Desa sebagai pekerjaan lapangan atau pemborong proyek tersebut.
“Kami minta tolong kepada (Kepala Desa) memberi masukan dan mengerjakan MCK itu, sekaligus untuk mencarikan tukang dan pengadaan material,” kata Eva melalui sambungan telepon. Kamis (25/9/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Akibat kebijakan dari Kepala Sekolah itu membuat pelaksanaan proyek seolah memakai jasa kontraktor yakni oknum Kepala Desa.
Padahal, sesuai petunjuk teknis, proyek revitalisasi semestinya dilaksanakan swakelola oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) yang terdiri dari tiga PNS yang berasal dari sekolah, dan dua warga setempat.
Dan diketahui, oknum Kepala Desa yang dimaksud oleh pihak Sekolah sebagai pemborong proyek itu diketahui berasal dari Desa lain, bukan dari Desa Pidoli Lombang sendiri.
Skema ini pun diduga dirancang pihak Kepala Sekolah dan oknum Kepala Desa agar anggaran yang mereka kelola bisa dimanfaatkan dalam mengambil keuntungan tanpa memberdayakan masyarakat sekitar.
Dugaan lain, proyek ini pun dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi oknum Kepala Sekolah dan kepala desa karena pengerjaan tidak mengikuti mekanisme resmi.

Sementara, pantauan di lapangan menunjukkan beberapa pekerja tidak mengenakan alat pelindung diri (APD) sebagaimana diwajibkan peraturan keselamatan kerja dari Kementerian Pendidikan.
Selain itu, material bangunan proyek yang digunakan diduga tidak memenuhi standar layak, seperti kayu, pasir dan material lainnya.
Proyek dengan biaya Rp273.201.286,00 yang bersumber dari dana APBN disalurkan langsung ke rekening sekolah, guna meningkatkan mutu, fasilitas pendidikan, sekaligus menggerakkan ekonomi lokal melalui pembelian material dan tenaga kerja warga sekitar.
Penulis : Dede










