Proyek Menyimpang, Kasek SDN Percontohan Gandeng Kades Manfaatkan Keuntungan

Friday, 26 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id MADINA – Proyek Revitalisasi Pembanguna MCK di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Percontohan 116 di Komplek Stain, Desa Pidoli Lombang, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diduga tidak sesuai aturan pelaksanaan.

Pasalnya, Kepala Sekolah Eva Mustika Roza, yang dikonfirmasi mengaku melibatkan salah satu oknum Kepala Desa sebagai pekerjaan lapangan atau pemborong proyek tersebut.

“Kami minta tolong kepada (Kepala Desa) memberi masukan dan mengerjakan MCK itu, sekaligus untuk mencarikan tukang dan pengadaan material,” kata Eva melalui sambungan telepon. Kamis (25/9/2025).

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibat kebijakan dari Kepala Sekolah itu membuat pelaksanaan proyek seolah memakai jasa kontraktor yakni oknum Kepala Desa.

Padahal, sesuai petunjuk teknis, proyek revitalisasi semestinya dilaksanakan swakelola oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) yang terdiri dari tiga PNS yang berasal dari sekolah, dan dua warga setempat.

Dan diketahui, oknum Kepala Desa yang dimaksud oleh pihak Sekolah sebagai pemborong proyek itu diketahui berasal dari Desa lain, bukan dari Desa Pidoli Lombang sendiri.

Skema ini pun diduga dirancang pihak Kepala Sekolah dan oknum Kepala Desa agar anggaran yang mereka kelola bisa dimanfaatkan dalam mengambil keuntungan tanpa memberdayakan masyarakat sekitar.

Dugaan lain, proyek ini pun dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi oknum Kepala Sekolah dan kepala desa karena pengerjaan tidak mengikuti mekanisme resmi.

1758895423153

Sementara, pantauan di lapangan menunjukkan beberapa pekerja tidak mengenakan alat pelindung diri (APD) sebagaimana diwajibkan peraturan keselamatan kerja dari Kementerian Pendidikan.

Selain itu, material bangunan proyek yang digunakan diduga tidak memenuhi standar layak, seperti kayu, pasir dan material lainnya.

Proyek dengan biaya Rp273.201.286,00 yang bersumber dari dana APBN disalurkan langsung ke rekening sekolah, guna meningkatkan mutu, fasilitas pendidikan, sekaligus menggerakkan ekonomi lokal melalui pembelian material dan tenaga kerja warga sekitar.

 

 

Penulis : Dede

Berita Terkait

IMA Kamus Madina Gelar Barakasih di Panti Asuhan Siti Aisyah, Hadirkan Kebahagiaan Lewat Kebersamaan
Gegara Takaran BBM Diduga Dicurangi, Manajer dan Supervisor SPBU di Sergai Ditangkap Polisi
Dugaan Status Keanggotaan Arianto di KUD Maju Bersama Desa Pardamean Baru Terkuak
TP PKK Madina Gelar Aksi Sosial di Gunung Baringin, Salurkan Bantuan hingga CKG Untuk Warga
Kolaborasi Camat Natal, Kapolsek dan Kacabjari Bagikan Masker di Tengah Kabut Asap
Jenderal Tandyo Jadi KSAD, Anggota DPR Singgung Peluang Jadi Panglima TNI
Program Bedah Rumah BSPS di Madina Disorot, Diduga Ada Penerima Tak Penuhi Syarat
Pengurus KUD Maju Bersama Ajukan PMH ke PN Madina, Sidang Perdana Dimulai
Berita ini 119 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 2 November 2026 - 09:27 WIB

IMA Kamus Madina Gelar Barakasih di Panti Asuhan Siti Aisyah, Hadirkan Kebahagiaan Lewat Kebersamaan

Monday, 26 October 2026 - 22:25 WIB

Gegara Takaran BBM Diduga Dicurangi, Manajer dan Supervisor SPBU di Sergai Ditangkap Polisi

Friday, 16 October 2026 - 18:14 WIB

Dugaan Status Keanggotaan Arianto di KUD Maju Bersama Desa Pardamean Baru Terkuak

Friday, 16 October 2026 - 16:44 WIB

TP PKK Madina Gelar Aksi Sosial di Gunung Baringin, Salurkan Bantuan hingga CKG Untuk Warga

Friday, 16 October 2026 - 14:20 WIB

Jenderal Tandyo Jadi KSAD, Anggota DPR Singgung Peluang Jadi Panglima TNI

Berita Terbaru