PETI di Desa Sipogu, Residivis Tambang Ilegal Beroperasi Kembali dengan Modus Baru

Friday, 20 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id MADINA – Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Sipogu, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diduga milik seorang residivis kasus tambang ilegal.

Kali ini, ia menggunakan modus baru dengan mengatasnamakan orang lain untuk mengelabuhi aparat penegak hukum.

Diketahui, lokasi tambang ini dikoordinatori oleh oknum bernama Yusron, warga Desa Jambur Baru, namun di atas namakan milik IS.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dugaan kuat, hal ini dilakukan untuk mengelabuhi aparat penegak hukum agar tidak mengetahui keterlibatan residivis pertambangan tersebut.

Modus operandi ini menunjukkan bahwa pelaku tidak jera dan berani mengambil risiko untuk terus melakukan aktivitas ilegal.

Akibat tambang ilegal ini, masyarakat meminta aparat penegak hukum untuk menghentikan aktivitas PETI ini dan memohon agar tambang ini berhenti agar tidak merusak lingkungan dan lahan pertanian mereka.

Sementara, Kepala Desa Sipogu, Akhiruddin Hasibuan, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa aktivitas tersebut sudah pernah dilarang oleh Kapolres Madina, namun tidak pernah digubris oleh Pelaku tambang ilegal.

“Itu sudah langsung Kapolres yang menegor para peti,namun tidak diindahkan, BPD dan pemdes sudah membuat surat bersama untuk tidak melakukan penambangan melawan hukum” jelasnya.

Disisi lain, Kapolres Madina AKBP Arie Sofandi Paloh SH, SIK yang dihubungi melalui KBO Sat Reskrim Polres Madina Iptu Bagus Seto SH, menyampaikan bahwa Kapolsek dan Forkopimcam Batang Natal akan melakukan peninjauan ke lokasi berdasarkan informasi yang diperoleh.

“Bersama dengan Polsek dan Forkopimcam akan mengecek info yang diberikan” Ungkap Iptu Bagus Seto SH. Kamis (19/06/25).

 

(Dedek)

Berita Terkait

Keluarga Sebastian Gulo Tegaskan Unggahan Soal Bupati Nias Barat Tidak Benar
Pendidikan di Daerah Terpencil dan Kepulauan Masih Hadapi Banyak Tantangan, Kurikulum Berbasis Lokal Dinilai Jadi Solusi
Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu Hadiri Forum Strategis Otonomi Daerah
Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu Apresiasi Pengabdian Polri di Hari Bhayangkara
Bupati Eliyunus Waruwu: Persatuan dan Iman Kunci Membangun Nias Barat yang Sejahtera
Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu Lihat Kondisi Jalan dan Pertanian Warga, Ajak Dialog Masyarakat
Masmudin Menang Telak, Nahkodai Koperasi Produsen BKPB Desa Bintuas
Pemilihan Pengurus Baru Koperasi Plasma BKPB Desa Bintuas, Penghitungan Suara Berlangsung Hingga Malam
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 16 July 2026 - 00:10 WIB

Keluarga Sebastian Gulo Tegaskan Unggahan Soal Bupati Nias Barat Tidak Benar

Wednesday, 15 July 2026 - 16:57 WIB

Pendidikan di Daerah Terpencil dan Kepulauan Masih Hadapi Banyak Tantangan, Kurikulum Berbasis Lokal Dinilai Jadi Solusi

Friday, 3 July 2026 - 08:57 WIB

Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu Hadiri Forum Strategis Otonomi Daerah

Thursday, 2 July 2026 - 03:58 WIB

Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu Apresiasi Pengabdian Polri di Hari Bhayangkara

Saturday, 27 June 2026 - 04:28 WIB

Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu Lihat Kondisi Jalan dan Pertanian Warga, Ajak Dialog Masyarakat

Berita Terbaru