PETI di Desa Sipogu, Residivis Tambang Ilegal Beroperasi Kembali dengan Modus Baru

Friday, 20 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id MADINA – Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Sipogu, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diduga milik seorang residivis kasus tambang ilegal.

Kali ini, ia menggunakan modus baru dengan mengatasnamakan orang lain untuk mengelabuhi aparat penegak hukum.

Diketahui, lokasi tambang ini dikoordinatori oleh oknum bernama Yusron, warga Desa Jambur Baru, namun di atas namakan milik IS.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dugaan kuat, hal ini dilakukan untuk mengelabuhi aparat penegak hukum agar tidak mengetahui keterlibatan residivis pertambangan tersebut.

Modus operandi ini menunjukkan bahwa pelaku tidak jera dan berani mengambil risiko untuk terus melakukan aktivitas ilegal.

Akibat tambang ilegal ini, masyarakat meminta aparat penegak hukum untuk menghentikan aktivitas PETI ini dan memohon agar tambang ini berhenti agar tidak merusak lingkungan dan lahan pertanian mereka.

Sementara, Kepala Desa Sipogu, Akhiruddin Hasibuan, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa aktivitas tersebut sudah pernah dilarang oleh Kapolres Madina, namun tidak pernah digubris oleh Pelaku tambang ilegal.

“Itu sudah langsung Kapolres yang menegor para peti,namun tidak diindahkan, BPD dan pemdes sudah membuat surat bersama untuk tidak melakukan penambangan melawan hukum” jelasnya.

Disisi lain, Kapolres Madina AKBP Arie Sofandi Paloh SH, SIK yang dihubungi melalui KBO Sat Reskrim Polres Madina Iptu Bagus Seto SH, menyampaikan bahwa Kapolsek dan Forkopimcam Batang Natal akan melakukan peninjauan ke lokasi berdasarkan informasi yang diperoleh.

“Bersama dengan Polsek dan Forkopimcam akan mengecek info yang diberikan” Ungkap Iptu Bagus Seto SH. Kamis (19/06/25).

 

(Dedek)

Berita Terkait

Tolak PETI di Lahan Sitaan Satgas PKH, Koperasi MSM Minta PT Agrinas Turun Tangan
IMA Kamus Madina Gelar Barakasih di Panti Asuhan Siti Aisyah, Hadirkan Kebahagiaan Lewat Kebersamaan
Gegara Takaran BBM Diduga Dicurangi, Manajer dan Supervisor SPBU di Sergai Ditangkap Polisi
Dugaan Status Keanggotaan Arianto di KUD Maju Bersama Desa Pardamean Baru Terkuak
TP PKK Madina Gelar Aksi Sosial di Gunung Baringin, Salurkan Bantuan hingga CKG Untuk Warga
Kolaborasi Camat Natal, Kapolsek dan Kacabjari Bagikan Masker di Tengah Kabut Asap
Program Bedah Rumah BSPS di Madina Disorot, Diduga Ada Penerima Tak Penuhi Syarat
Pengurus KUD Maju Bersama Ajukan PMH ke PN Madina, Sidang Perdana Dimulai
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 4 November 2026 - 23:48 WIB

Tolak PETI di Lahan Sitaan Satgas PKH, Koperasi MSM Minta PT Agrinas Turun Tangan

Monday, 2 November 2026 - 09:27 WIB

IMA Kamus Madina Gelar Barakasih di Panti Asuhan Siti Aisyah, Hadirkan Kebahagiaan Lewat Kebersamaan

Monday, 26 October 2026 - 22:25 WIB

Gegara Takaran BBM Diduga Dicurangi, Manajer dan Supervisor SPBU di Sergai Ditangkap Polisi

Friday, 16 October 2026 - 18:14 WIB

Dugaan Status Keanggotaan Arianto di KUD Maju Bersama Desa Pardamean Baru Terkuak

Friday, 16 October 2026 - 14:46 WIB

Kolaborasi Camat Natal, Kapolsek dan Kacabjari Bagikan Masker di Tengah Kabut Asap

Berita Terbaru