Operasi Gagal, Dokter IS Diduga Malpraktek dan Dilaporkan ke Polres

Friday, 2 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id MADINA – Korban malpraktek Nurhamimah (42) warga Panyabungan III telah mengadukan dokter IS yang bertugas di salah satu Rumah Sakit yang beralamat di Kayu Jati – Panyabungan ke Polres Madina, Rabu (30/04), melalui kuasa hukumnya Andi Candra Nasution, SH, MH & Patners yang berkantor di Medan.

Dugaan malpraktek ini bermula dari hasil diagnosa USG-4 dimensi, yang dilakukan dokter IS terhadap pasien Nurhamimah (No. RM 075898) tanggal 15 Maret 2025 yang memvonisnya ada penyakit Kista didalam perut yang harus segera dilakukan tindakan penyembuhannya melalui operasi untuk mengangkatnya.

Nurhamimah bersama keluarga percaya saja terhadap dokter IS dan menyetujui pelaksanaan operasi dilakukan hari itu juga (15/03), tapi naas operasi bedah perut sekitar 15 CM itu ternyata gagal total dimana kistanya tak berhasil diangkat dan perutnya kembali dijahit.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak saat itu selama 3(tiga) hari Nurhamimah diopname Di RS itu, dan tragisnya, tanpa ada kunjungan (visit) dan perawatan dari dokter IS sehingga terjadi inpeksi, seolah pembiaran dan penanganan yang tidak profesional secara tidak bertanggung jawab, padahal menyangkut pertaruhan nyawa dari seorang pasiennya sendiri.

Terus, pada tanggal 18 Maret 2025, Nurhamimah dirujuk kepada seorang dokter spesialis yang bertugas di RS Murni Teguh Medan (bukan ke IGD RS Murni Teguh) dan tanpa ada bantuan mobil ambulance dari RS Setelah bersusah payah berusaha sekitar 3(tiga) hari, pihak keluarga baru berhasil membawa Nurhamimah dengan perjalanan pribadi ke Medan.

 

Dari hasil diagnosa RS Murni Teguh Medan, benar telah terjadi inpeksi pada bedah jahitan dan harus dilakukan operasi bedah kedua pada tempat yang sama untuk pengangkatan kista dimaksud. Syukurnya, setelah ditangani dengan baik, penyakit kista Nurhamimah berhasil diangkat, dan melalui perawatan yang insentif sampai hari ini (sekitar satu setengah bulan di Medan) kondisi Nurhamimah sudah mulai membaik.

Nah, tindakan dan perlakuan buruk oleh dokter IS bersama managemen RS Panyabungan itulah yang diduga telah melakukan malpraktek, dimana melaksanakan operasi bedah perut yang hasilnya gagal total dan membuat pasien terancam nyawanya serta menimbulkan kerugian material yang sangat besar atau ratusan juta rupiah selama berobat di Medan.

Dugaan Pelanggaran

Kuasa hukum korban Andi Candra SH,MH & Patner, membenarkan telah melaporkan dokter IS dan managemen RS PM kepada pihak yang berwajib. Sebagai itikad baik, sebelumnya Andi telah melayangkan dua kali surat SOMASI untuk klarifikasi kepada dokter IS dan Managemen RS PM pada tanggal 15 dan 25 April 2025, tapi tidak kooperatif dan ditanggapi sama sekali.

Lalu, sebagaimana diketahui tindakan malpraktek kedokteran atau praktek buruk oleh tenaga kesehatan, telah diatur dalam beberapa undang-undang antara lain, pasal 29 dan pasal 58 UU No.36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, Jo pasal 84 ayat (1) UU N0.36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan, Jo UU No.29 Tahun 2004 tentang Oraktik Kedokteran, Jo. Pasal 32 huruf (q) dan pasal 46 terkait perlindungan hokum bagi korban Malpraktik Medis. UU No.44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit, Jo UU No.17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, Jo pasal 360 KUHPidana.

“Maka dari itu, kami berharap teman-teman media agar mengawal kasus ini sampai tuntas agar tidak terjadi lagi hal-hal malpraktek demikian terhadap warga masyarakat, khususnya di Kab Madina, sekaligus kejadian yang dialami klein kami ini jadi pembelajaran untuk kita semua”, pungkas Andi mengakhiri.

(REL)

Berita Terkait

Tolak PETI di Lahan Sitaan Satgas PKH, Koperasi MSM Minta PT Agrinas Turun Tangan
IMA Kamus Madina Gelar Barakasih di Panti Asuhan Siti Aisyah, Hadirkan Kebahagiaan Lewat Kebersamaan
Gegara Takaran BBM Diduga Dicurangi, Manajer dan Supervisor SPBU di Sergai Ditangkap Polisi
Dugaan Status Keanggotaan Arianto di KUD Maju Bersama Desa Pardamean Baru Terkuak
TP PKK Madina Gelar Aksi Sosial di Gunung Baringin, Salurkan Bantuan hingga CKG Untuk Warga
Kolaborasi Camat Natal, Kapolsek dan Kacabjari Bagikan Masker di Tengah Kabut Asap
Jenderal Tandyo Jadi KSAD, Anggota DPR Singgung Peluang Jadi Panglima TNI
Program Bedah Rumah BSPS di Madina Disorot, Diduga Ada Penerima Tak Penuhi Syarat
Berita ini 185 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 4 November 2026 - 23:48 WIB

Tolak PETI di Lahan Sitaan Satgas PKH, Koperasi MSM Minta PT Agrinas Turun Tangan

Monday, 2 November 2026 - 09:27 WIB

IMA Kamus Madina Gelar Barakasih di Panti Asuhan Siti Aisyah, Hadirkan Kebahagiaan Lewat Kebersamaan

Monday, 26 October 2026 - 22:25 WIB

Gegara Takaran BBM Diduga Dicurangi, Manajer dan Supervisor SPBU di Sergai Ditangkap Polisi

Friday, 16 October 2026 - 18:14 WIB

Dugaan Status Keanggotaan Arianto di KUD Maju Bersama Desa Pardamean Baru Terkuak

Friday, 16 October 2026 - 14:46 WIB

Kolaborasi Camat Natal, Kapolsek dan Kacabjari Bagikan Masker di Tengah Kabut Asap

Berita Terbaru