Massa PMII Madina Geruduk Polres, Desak Kapolres Tindak PETI

Friday, 20 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id MADINA ⁠- Puluhan massa dari Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) seruduk mako Polres Madina. Jum’at (20/06/2025).

Dalam aksi demo itu, massa eminta Kapolres Madina, AKBP Arie Sofandi Paloh, SH, SIK agar segera melakukan penertiban dan penindakan perusakan lingkungan akibat Pertambangan Tanpa Izin (PETI).

Pantauan wartawan, massa PC PMII Kabupaten Madina melakukan aksi didepan mako Polres Madina, Jum’at (20/06/2025) sekira pukul 15.30 wib. Dan dipimpin langsung oleh ketua PC PMII Madina, Abdul Rahman Hasibuan.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam tuntutan aksi yang disampaikan ketua PC PMII Madina, Abdul Rahman Hasibuan dan orator lainnya yakni Mardiana, Putri Yasin, Riwandi, Rinal dan Dodi Azizi menyatakan :

1. Meminta kepada Kapolres Madina mengusut, menangkap pelaku, pemodal, termasuk jika ada oknum aparat atau pejabat yang terlibat.

2. Meminta Kapolres Madina menindak tegas seluruh aktifitas pertambangan ilegal yang merusak lingkungan hidup dan merugikan masyarakat di Kabupaten Madina sesuai dengan peraturan dan perundangan-undangan yang berlaku.

3. Meminta Kapolres Madina menangkap dan memeriksa oknum-oknum tang terlibat didalamnya seperti pendistribusian solar ke mafia tambang di Kabupaten Madina.

4. Meminta Kapolres Madina bersikap tegas dalam upaya penutupan tambang ilegal di Kabupaten Madina.

5. Tidak adanya ketegasan dan kesigapan Kapolres Madina terkait surat edaran dari Bupati Madina terkait penutupan tambang di Kabupaten Madina.

6. Kami meminta Kapolres Madina memeriksa dan menangkap yang berinisial S dan L oknum kepolisian dan TNI oknuk pemain lainnya N, M, I, A yang kami duga pemain tambang ilegal di Kabupaten Madina.

7. Kami menilai Kapolres Madina tidak becus selama mengemban amanah sebagai Kapolres Madina.

Usai menyampaikan tuntutannya, terlihat massa aksi PC PMII Madina diterima oleh Wakapolres Madina, Kompol Marluddin, S. Ag, MH. Namun massa aksi tetap meminta agar Kapolres Madina, AKBP Arie Sofandi Paloh, SH, SIK yang bertemu dengan mereka.

Wakapolres pun menjelaskan bahwa Kapolres Madina sedang sedang tidak berada di tempat karena perjalanan dinas. Dan akhirnya massa aksi PC PMII Madina menolak bila diterima Wakapolres.

Dan berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan, massa PC PMII Madina berencana akan kembali melakukan aksi ke Polres Madika pada hari senin (23/06/2025) mendatang.

 

(Dedek)

Berita Terkait

IMA Kamus Madina Gelar Barakasih di Panti Asuhan Siti Aisyah, Hadirkan Kebahagiaan Lewat Kebersamaan
Gegara Takaran BBM Diduga Dicurangi, Manajer dan Supervisor SPBU di Sergai Ditangkap Polisi
Dugaan Status Keanggotaan Arianto di KUD Maju Bersama Desa Pardamean Baru Terkuak
TP PKK Madina Gelar Aksi Sosial di Gunung Baringin, Salurkan Bantuan hingga CKG Untuk Warga
Kolaborasi Camat Natal, Kapolsek dan Kacabjari Bagikan Masker di Tengah Kabut Asap
Jenderal Tandyo Jadi KSAD, Anggota DPR Singgung Peluang Jadi Panglima TNI
Program Bedah Rumah BSPS di Madina Disorot, Diduga Ada Penerima Tak Penuhi Syarat
Pengurus KUD Maju Bersama Ajukan PMH ke PN Madina, Sidang Perdana Dimulai
Berita ini 97 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 2 November 2026 - 09:27 WIB

IMA Kamus Madina Gelar Barakasih di Panti Asuhan Siti Aisyah, Hadirkan Kebahagiaan Lewat Kebersamaan

Monday, 26 October 2026 - 22:25 WIB

Gegara Takaran BBM Diduga Dicurangi, Manajer dan Supervisor SPBU di Sergai Ditangkap Polisi

Friday, 16 October 2026 - 18:14 WIB

Dugaan Status Keanggotaan Arianto di KUD Maju Bersama Desa Pardamean Baru Terkuak

Friday, 16 October 2026 - 16:44 WIB

TP PKK Madina Gelar Aksi Sosial di Gunung Baringin, Salurkan Bantuan hingga CKG Untuk Warga

Friday, 16 October 2026 - 14:20 WIB

Jenderal Tandyo Jadi KSAD, Anggota DPR Singgung Peluang Jadi Panglima TNI

Berita Terbaru