Korban Peti Kembali Bertambah, Dua Anak Dikabarkan Meninggal Dunia di Bekas Galian

Friday, 30 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id MADINA – pilu,,Dua anak yang masih di bawah umur dikabarkan meninggal dunia usai mandi di genangan air bekas galian tambang emas ilegal di Desa Rantobi Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Kamis (29/05/25).

Kedua korban diketahui berinisial R (10) dan S (9) berjenis kelamin perempuan. Kejadian yang memilukan ini pun di benarkan Kepala Desa (Kades) Rantobi Fajaruddin.

Kepada awak media, Fajaruddin membenarkan jika dua anak itu ditemukan warga sudah dalam keadaan meninggal dunia di bekas galian tambang emas ilegal yang ditinggalkan pemiliknya.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Awalnya anak-anak ini mandi ramai- ramai, ada orang tua juga yang ikut, namun mungkin karena masing-masing sibuk, sehingga lupa dengan korban” jelasnya ketika dihubungi wartawan melalui sambungan telepon WhatsApps.

Lebih lanjut Kades Rantobi menyampaikan kedua korban tidak pulang kerumah setelah sore hari sekira pukul 18.00 WIB, lalu dilakukan pencarian bersama warga ke lokasi kejadian, dan ditemukan kedua korban sudah tidak bernyawa lagi.

Sementara, terkait pemilik galian tambang emas ilegal itu, Fajaruddin mengaku tidak mengetahuinya karena sudah ditinggalkan cukup lama.

“Saya tidak mengetahui siapa pemilik yang meninggalkan bekas galian itu tanpa direklamasi, karena sudah lama, dan baru ini saya ke lokasi itu,”ungkapnya.

Menanggapi kejadian ini, Fajaruddin menegaskan, setelah adanya surat dari Bupati Madina, pihaknya dan pihak Kecamatan sudah melakukan himbauan untuk menghentikan dan menutup bekas galian tambang ilegal. Namun himbauan itu tidak di indahkan oleh para penambang.

 

(Dedek)

Berita Terkait

Isu Permintaan Uang Viral, Pegawai Kominfo Nias Barat: Tidak Benar
Jaringan Judi Online Rp1,037 Triliun Dibongkar Bareskrim, Pakai AI dan Bot untuk Hindari Blokir
Pemkab Nias Barat Tingkatkan Penghasilan PPPK Paruh Waktu Dari Rp 250 Menjadi Rp 750 Ribu
Pelatihan Practical Office BLK Panyabungan Vokasi Nasional Batch 3 Ditutup
Job Fair Madina 2026 Buka 245 Lowongan Kerja dari 13 Perusahaan
Jelang Musda KAHMI Medan, Ansor Harahap Jadi Kandidat Pertama yang Mendaftar, Bawa Gagasan “Rumah Besar Merawat Nilai”
Kadis PKPLH Nias Barat Tegaskan Bantuan BSPS Gratis, Tak Ada Pungutan Sepersen Pun
Pemkab Nias Barat Perkuat Infrastruktur, Enam Ruas Jalan Lahomi–Sirombu Ditinjau
Berita ini 109 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 15 September 2026 - 22:47 WIB

Isu Permintaan Uang Viral, Pegawai Kominfo Nias Barat: Tidak Benar

Monday, 7 September 2026 - 11:26 WIB

Jaringan Judi Online Rp1,037 Triliun Dibongkar Bareskrim, Pakai AI dan Bot untuk Hindari Blokir

Saturday, 5 September 2026 - 12:11 WIB

Pemkab Nias Barat Tingkatkan Penghasilan PPPK Paruh Waktu Dari Rp 250 Menjadi Rp 750 Ribu

Saturday, 5 September 2026 - 00:08 WIB

Job Fair Madina 2026 Buka 245 Lowongan Kerja dari 13 Perusahaan

Thursday, 3 September 2026 - 09:54 WIB

Jelang Musda KAHMI Medan, Ansor Harahap Jadi Kandidat Pertama yang Mendaftar, Bawa Gagasan “Rumah Besar Merawat Nilai”

Berita Terbaru

Uncategorized

Ansor Harahap Calon Ketua KAHMI Medan, Bawa 3 Gagasan Besar

Tuesday, 8 Sep 2026 - 14:07 WIB

Uncategorized

Naik Bus Bawa 4 Kg Sabu, Kurir Dibekuk TNI-Polri di Labuhanbatu

Sunday, 6 Sep 2026 - 12:25 WIB