Jubir KPK, Penggeledahan di Rumah Kadis dan Kantor PUPR Mencari Bukti 

Saturday, 5 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id MADINA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah pribadi Kepala Dinas PUPR Mandailing Natal (Madina), Elpi Yanti Harahap, dan kantor Dinas PUPR Madina.

Sebanyak 17 tim anggota KPK yang melakukan penggeledahan itu pun sempat menghebohkan masyarakat Madina.

Dinformasikan, penggeledahan rumah pribadi Kadis dan kantor Dinas PUPR Madina ini merupakan rentetan atas Operasi Tangkap Tangan (OTT) pengusaha/kontraktor asal Kota Padangsidimpuan inisial KIR atas proyek pembangunan jalan di Dinas PUPR Sumut.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat tim KPK melakukan penggeledahan dari rumah pribadi Kadis PUPR Madina, Ir Elfi Yanti Harahap, ST yang dilakukan selama kurang lebih 2 jam. Terlihat tim membawa 3 koper berkas penting saat rombongan hendak ke kantor Dinas PUPR Madina untuk melanjutkan penggeledahan.

Dan setelah kurang lebih 3 jam lebih tim KPK yang mengendarai 7 mobil Inova hitam itu melakukan penggeledahan di kantor Dinas PUPR, saat keluar terlihat ada penambahan 1 koper lagi yang dibawa tim KPK.

Menurut Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, tujuan penggeledahan adalah untuk mencari bukti-bukti yang dibutuhkan penyidik dalam penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait proyek-proyek pembangunan jalan di Sumatera Utara.

Budi juga menjelaskan bahwa tujuan tim melakukan penggeledahan kerumah kadis dan kantor Dinas PUPR Madina untuk mencari bukti-bukti yang dibutuhkan penyidik.

“Mencari bukti-bukti yang dibutuhkan penyidik, dalam penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait poyek-proyek pembangunan jalan di Sumut,”ujar Budi Prasetyo. Sabtu (5/72025).

Dan ketika ditanya apa ketelibatan Kadis PUPR Madina dalam kasus OTT dengan TSK KIR ini. Jubir KPK RI, Budi Prasetyo menjawab bahwa KPK masih terus mendalami pihak-pihak yang terkait dalam perkara ini.

“KPK masih terus mendalami dan menelusuri pihak-pihak yang diduga terkait dalam perkara ini,”tandasnya mengakhiri.

 

(Dedek)

Berita Terkait

Isu Permintaan Uang Viral, Pegawai Kominfo Nias Barat: Tidak Benar
Jaringan Judi Online Rp1,037 Triliun Dibongkar Bareskrim, Pakai AI dan Bot untuk Hindari Blokir
Pemkab Nias Barat Tingkatkan Penghasilan PPPK Paruh Waktu Dari Rp 250 Menjadi Rp 750 Ribu
Pelatihan Practical Office BLK Panyabungan Vokasi Nasional Batch 3 Ditutup
Job Fair Madina 2026 Buka 245 Lowongan Kerja dari 13 Perusahaan
Jelang Musda KAHMI Medan, Ansor Harahap Jadi Kandidat Pertama yang Mendaftar, Bawa Gagasan “Rumah Besar Merawat Nilai”
Kadis PKPLH Nias Barat Tegaskan Bantuan BSPS Gratis, Tak Ada Pungutan Sepersen Pun
Pemkab Nias Barat Perkuat Infrastruktur, Enam Ruas Jalan Lahomi–Sirombu Ditinjau
Berita ini 108 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 15 September 2026 - 22:47 WIB

Isu Permintaan Uang Viral, Pegawai Kominfo Nias Barat: Tidak Benar

Monday, 7 September 2026 - 11:26 WIB

Jaringan Judi Online Rp1,037 Triliun Dibongkar Bareskrim, Pakai AI dan Bot untuk Hindari Blokir

Saturday, 5 September 2026 - 12:11 WIB

Pemkab Nias Barat Tingkatkan Penghasilan PPPK Paruh Waktu Dari Rp 250 Menjadi Rp 750 Ribu

Saturday, 5 September 2026 - 00:08 WIB

Job Fair Madina 2026 Buka 245 Lowongan Kerja dari 13 Perusahaan

Thursday, 3 September 2026 - 09:54 WIB

Jelang Musda KAHMI Medan, Ansor Harahap Jadi Kandidat Pertama yang Mendaftar, Bawa Gagasan “Rumah Besar Merawat Nilai”

Berita Terbaru

Uncategorized

Ansor Harahap Calon Ketua KAHMI Medan, Bawa 3 Gagasan Besar

Tuesday, 8 Sep 2026 - 14:07 WIB

Uncategorized

Naik Bus Bawa 4 Kg Sabu, Kurir Dibekuk TNI-Polri di Labuhanbatu

Sunday, 6 Sep 2026 - 12:25 WIB