Ini Tanggapan PC PMII atas Pernyataan Kapolres Madina Dalam Penanganan PETI

Sunday, 22 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id MADINA ⁠- Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menyampaikan respons kritis terhadap pernyataan Kapolres Madina, AKBP Arie Sofandi Paloh, SH, SIK dalam Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) beberapa waktu lalu diaula kantor Bupati Madina.

Alih-alih menunjukkan komitmen penegakan hukum terhadap aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI), Kapolres dinilai justru mengalihkan tanggung jawab kepada masyarakat, serta mengabaikan indikasi keterlibatan aparat penegak hukum dalam aktivitas tersebut.

Ketua PC PMII Madina, Abdul Rahman Hasibuan menilai, pernyataan Kapolres yang menyebut masyarakat tidak kooperatif dalam upaya penertiban merupakan bentuk pengalihan isu dan kegagalan dalam menjalankan fungsi pengawasan serta penegakan hukum secara profesional.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pernyataan tersebut tidak mencerminkan keberpihakan terhadap keadilan. Kami menolak anggapan bahwa rakyat adalah aktor utama dalam pertambangan ilegal ini,”ungkap Ketua PC PMII Madina, Abdul Rahman Hasibuan dalam pers relisnya kepada wartawan, Sabtu (21/06/2025) malam.

Faktanya dilapangan imbuh Rahman, terdapat indikasi kuat adanya keterlibatan pemodal besar dan oknum aparat yang turut membekingi aktivitas tersebut.

PC PMII Madina menduga terdapat aktor-aktor kuat yang terorganisir di balik maraknya pertambangan ilegal, termasuk pihak-pihak dari unsur aparat keamanan dan elite lokal yang seharusnya berperan sebagai penjaga hukum dan perusakan lingkungan.

Senada dengan Sekretaris PC PMII Madina, Ismail Marzuki yang menyatakan bahwa ketidaktegasan Kapolres dalam menindak pelaku dan dugaan keterlibatan anggotanya menjadi indikator lemahnya komitmen pemberantasan tambang ilegal.

“Jika memang serius dalam penegakan hukum, maka langkah pertama adalah melakukan evaluasi dan pemeriksaan terhadap anggota internal kepolisian yang terindikasi terlibat,” pungkas Ismail Marzuki.

Lalu Ismail Marzuki pun berpendapat adanya pembiaran hanya akan memperkuat dugaan adanya kompromi institusional terhadap kejahatan lingkungan di Kabupaten Madina ini.

Dan ketidakhadiran Kapolres Madina dalam aksi unjuk rasa mahasiswa pada Jum’at 20 Juni 2025 kemaren, juga dinilai sebagai bentuk ketidaksiapan berdialog secara terbuka dan akuntabel dengan publik.

“Hukum tidak boleh tunduk pada kekuatan uang. Aparat penegak hukum harus menjadi pelindung rakyat dan lingkungan, bukan pelindung kejahatan. Kami akan terus mengawal isu ini hingga keadilan benar-benar ditegakkan,”tandas petinggi PC PMII Madina tersebut

 

(Dedek)

Berita Terkait

Isu Permintaan Uang Viral, Pegawai Kominfo Nias Barat: Tidak Benar
Pemkab Nias Barat Tingkatkan Penghasilan PPPK Paruh Waktu Dari Rp 250 Menjadi Rp 750 Ribu
Pelatihan Practical Office BLK Panyabungan Vokasi Nasional Batch 3 Ditutup
Job Fair Madina 2026 Buka 245 Lowongan Kerja dari 13 Perusahaan
Jelang Musda KAHMI Medan, Ansor Harahap Jadi Kandidat Pertama yang Mendaftar, Bawa Gagasan “Rumah Besar Merawat Nilai”
Kadis PKPLH Nias Barat Tegaskan Bantuan BSPS Gratis, Tak Ada Pungutan Sepersen Pun
Pemkab Nias Barat Perkuat Infrastruktur, Enam Ruas Jalan Lahomi–Sirombu Ditinjau
Berikut Penjelasan DKPP Nias Barat Tentang Tentang Babi
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 15 September 2026 - 22:47 WIB

Isu Permintaan Uang Viral, Pegawai Kominfo Nias Barat: Tidak Benar

Saturday, 5 September 2026 - 12:11 WIB

Pemkab Nias Barat Tingkatkan Penghasilan PPPK Paruh Waktu Dari Rp 250 Menjadi Rp 750 Ribu

Saturday, 5 September 2026 - 00:08 WIB

Job Fair Madina 2026 Buka 245 Lowongan Kerja dari 13 Perusahaan

Thursday, 3 September 2026 - 09:54 WIB

Jelang Musda KAHMI Medan, Ansor Harahap Jadi Kandidat Pertama yang Mendaftar, Bawa Gagasan “Rumah Besar Merawat Nilai”

Tuesday, 1 September 2026 - 20:50 WIB

Kadis PKPLH Nias Barat Tegaskan Bantuan BSPS Gratis, Tak Ada Pungutan Sepersen Pun

Berita Terbaru

Uncategorized

Ansor Harahap Calon Ketua KAHMI Medan, Bawa 3 Gagasan Besar

Tuesday, 8 Sep 2026 - 14:07 WIB

Uncategorized

Naik Bus Bawa 4 Kg Sabu, Kurir Dibekuk TNI-Polri di Labuhanbatu

Sunday, 6 Sep 2026 - 12:25 WIB