2 Pekerja Wifi Ilegal di Madina Tersengat Listrik, 1 Luka Bakar, 1 Tak Sadarkan Diri

Saturday, 8 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id MADINA – Dua orang pekerja pemasangan tiang kabel Wifi diduga ilegal milik penyedia internet Sinyalta tersengat arus listrik saat bekerja di pinggir Jalan Raya Lintas Timur Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sabtu (8/11/2025) petang.

Korban berinisial AU, warga Banjar Pagur, Kelurahan Hutasiantar dilaporkan tak sadarkan diri, sedangkan rekannya MA mengalami luka bakar.

Keduanya pun dilarikan ke Rumah Sakit Permata Madina untuk mendapat pertolongan medis.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut informasi di lapangan, AU dan MA tengah memasang tiang kabel Wifi diduga ilegal milik Sinyalta, tanpa sengaja tiang itu menyentuh kabel listrik bertegangan tinggi di sekitar lokasi.

Sontak, tubuh kedua korban kejang kejang dan jatuh pingsan di tempat. Warga sekitar yang melihat kejadian itu segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke rumah sakit.

“Korban langsung kami bawa ke rumah sakit karena 1 orang kejang kejang, dan 1 tidak sadarkan diri. Tiangnya terlalu dekat dengan kabel PLN,” ujar salah seorang warga di lokasi kejadian.

Hingga Sabtu malam, kedua korban masih terbaring di ruang IGD Rumah Sakit Permata Madina. Dan menunggu dipindahkan ke ruangan perawatan selanjutnya.

IMG 20251108 WA0012 scaled
Sisa tiang kabel yang belum terpasang, dan pihak PLN sedang berada dilokasi kejadian (ist)

Sementara, pihak PLN terlihat melakukan perbaikan jaringan listrik yang sempat padam sesaat setelah insiden tersebut terjadi.

Dan Kepala ULP PLN Panyabungan yang dikonfirmasi soal kejadian ini mengaku belum mengetahui, karena masih dalam perjalan.

“Mohon maaf, saya lagi diluar kota, nanti saya tanyakan, intinya kita tidak mengetahui mereka bekerja disitu,” tulis Andi Situmeang melalui pesan Whatsapp.

Sementara itu, pihak penyedia jaringan Wifi ilegal “Sinyalta” yang dikonfirmasi wartawan membenarkan kejadian tersebut. Dan mengaku keduanya anggota Sinyalta.

“Iya benar, saya baru dapat info, nanti saya ke RS, ini sedang di perjalanan dari Kotanopan menuju Panyabungan,”ucapnya ketika dihubungi media ini.

Dugaan sementara, peristiwa yang dialami kedua korban ini karena tidak berkordinasi dengan PLN dan pihak terkait saat melakukan tanam tiang kabel ilegal.

Kini, aktivitas ilegal ini sudah memakan korban, dan diharapkan pihak Kepolisian dapat mengusut tuntas kasus ini, dan segera menertibkan Wifi ilegal di Kabupaten Madina.

 

Penulis : Dede

Berita Terkait

Tolak PETI di Lahan Sitaan Satgas PKH, Koperasi MSM Minta PT Agrinas Turun Tangan
IMA Kamus Madina Gelar Barakasih di Panti Asuhan Siti Aisyah, Hadirkan Kebahagiaan Lewat Kebersamaan
Gegara Takaran BBM Diduga Dicurangi, Manajer dan Supervisor SPBU di Sergai Ditangkap Polisi
Dugaan Status Keanggotaan Arianto di KUD Maju Bersama Desa Pardamean Baru Terkuak
TP PKK Madina Gelar Aksi Sosial di Gunung Baringin, Salurkan Bantuan hingga CKG Untuk Warga
Kolaborasi Camat Natal, Kapolsek dan Kacabjari Bagikan Masker di Tengah Kabut Asap
Jenderal Tandyo Jadi KSAD, Anggota DPR Singgung Peluang Jadi Panglima TNI
Program Bedah Rumah BSPS di Madina Disorot, Diduga Ada Penerima Tak Penuhi Syarat
Berita ini 343 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 4 November 2026 - 23:48 WIB

Tolak PETI di Lahan Sitaan Satgas PKH, Koperasi MSM Minta PT Agrinas Turun Tangan

Monday, 2 November 2026 - 09:27 WIB

IMA Kamus Madina Gelar Barakasih di Panti Asuhan Siti Aisyah, Hadirkan Kebahagiaan Lewat Kebersamaan

Monday, 26 October 2026 - 22:25 WIB

Gegara Takaran BBM Diduga Dicurangi, Manajer dan Supervisor SPBU di Sergai Ditangkap Polisi

Friday, 16 October 2026 - 18:14 WIB

Dugaan Status Keanggotaan Arianto di KUD Maju Bersama Desa Pardamean Baru Terkuak

Friday, 16 October 2026 - 14:46 WIB

Kolaborasi Camat Natal, Kapolsek dan Kacabjari Bagikan Masker di Tengah Kabut Asap

Berita Terbaru