Pemerintah Siabu Tanggap, Bantu Keluarga Lumpuh yang Anak-Anaknya Putus Sekolah

Wednesday, 22 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id MADINA – Alhamdulillah, usai viral pemberitaan tentang keluarga miskin di Desa Huta Godang Muda, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), yang anak-anaknya terpaksa putus sekolah, pemerintah setempat langsung turun tangan memberikan bantuan.

Mombang Tua (53), ayah dari dua anak tersebut, sudah empat tahun terakhir terbaring akibat kelumpuhan karena saraf terjepit. Kondisinya membuat sang istri, Seriani (42), menjadi satu-satunya tulang punggung keluarga dengan bekerja sebagai buruh tani.

Keterbatasan ekonomi membuat dua anak mereka, Dayah Sari (15) dan Rizki (13), tak mampu melanjutkan sekolah. Biaya transportasi dan perlengkapan sekolah menjadi kendala utama.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka bahkan telah absen hampir satu bulan karena tidak mampu membayar ongkos becak sebesar Rp20.000 per minggu dan tak memiliki seragam sekolah.

Menanggapi hal tersebut, Camat Siabu Sudrajat Putra bersama unsur Forkopimcam, Babinsa, Kepala Puskesmas Siabu, Korwil Pendidikan Siabu, serta pihak SMP Negeri 6 Siabu melakukan kunjungan langsung ke rumah keluarga Mombang Tua pada Selasa (21/10) pukul 11.00 WIB.

“Kami telah menyampaikan laporan kepada Bapak Bupati bahwa keluarga ini memang tergolong kurang mampu. Namun demikian, mereka sudah terdaftar sebagai penerima PKH, Bantuan Siswa Miskin (BSM), serta memiliki jaminan kesehatan aktif melalui BPJS/UHC,” ujar Camat Sudrajat.

IMG 20251022 WA0047

Dalam kunjungan itu, pemerintah kecamatan menyalurkan bantuan uang tunai dan bantuan pendidikan untuk mendukung keberlanjutan sekolah kedua anak tersebut.

“Kami dari lintas sektoral Kecamatan Siabu telah mengambil kebijakan membantu perlengkapan sekolah seperti seragam olahraga dan batik. Sementara pihak sekolah SMP Negeri 6 Siabu akan menanggung biaya transportasi becak setiap minggunya,” lanjutnya.

Camat Siabu menegaskan bahwa pendidikan adalah hak setiap anak dan menjadi perhatian utama pemerintah daerah.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga, sehingga anak-anak bisa kembali menempuh pendidikan seperti sediakala. Pemerintah hadir untuk memastikan tidak ada anak yang tertinggal karena alasan ekonomi,” tutupnya.

 

Penulis : Dede

Berita Terkait

IMA Kamus Madina Gelar Barakasih di Panti Asuhan Siti Aisyah, Hadirkan Kebahagiaan Lewat Kebersamaan
Dugaan Status Keanggotaan Arianto di KUD Maju Bersama Desa Pardamean Baru Terkuak
TP PKK Madina Gelar Aksi Sosial di Gunung Baringin, Salurkan Bantuan hingga CKG Untuk Warga
Kolaborasi Camat Natal, Kapolsek dan Kacabjari Bagikan Masker di Tengah Kabut Asap
Jenderal Tandyo Jadi KSAD, Anggota DPR Singgung Peluang Jadi Panglima TNI
Program Bedah Rumah BSPS di Madina Disorot, Diduga Ada Penerima Tak Penuhi Syarat
Pengurus KUD Maju Bersama Ajukan PMH ke PN Madina, Sidang Perdana Dimulai
Atang Bantah Dituding Mafia PETI, Tegaskan Sudah 3 Tahun Tak Menjabat Sekdes
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 2 November 2026 - 09:27 WIB

IMA Kamus Madina Gelar Barakasih di Panti Asuhan Siti Aisyah, Hadirkan Kebahagiaan Lewat Kebersamaan

Friday, 16 October 2026 - 18:14 WIB

Dugaan Status Keanggotaan Arianto di KUD Maju Bersama Desa Pardamean Baru Terkuak

Friday, 16 October 2026 - 16:44 WIB

TP PKK Madina Gelar Aksi Sosial di Gunung Baringin, Salurkan Bantuan hingga CKG Untuk Warga

Friday, 16 October 2026 - 14:20 WIB

Jenderal Tandyo Jadi KSAD, Anggota DPR Singgung Peluang Jadi Panglima TNI

Friday, 16 October 2026 - 13:03 WIB

Program Bedah Rumah BSPS di Madina Disorot, Diduga Ada Penerima Tak Penuhi Syarat

Berita Terbaru