Sumut.Newsline.id | Nias Barat- Harapan untuk hidup dalam terang kini kian nyata bagi masyarakat desa-desa terpencil di Kabupaten Nias Barat. Dipimpin langsung oleh Bupati Eliyunus Waruwu, Pemerintah Kabupaten Nias Barat menggelar rapat strategis bersama PLN UP3 Nias, para Pj. Kepala Desa, dan tokoh masyarakat di Rumah Singgah Bupati, Desa Simaeasi. Jumat 27/06/2025
Pertemuan ini bukan sekadar rapat biasa, melainkan tonggak perubahan besar menuju desa-desa yang terang, aman, dan sejahtera. Dengan semangat “Nias Barat Terang, Nias Barat Bergerak”, Bupati Eliyunus menegaskan bahwa listrik adalah kunci peradaban. “Ini bukan sekadar soal lampu menyala, tapi jalan menuju ekonomi yang tumbuh, pendidikan yang maju, dan pelayanan kesehatan yang lebih baik,” tegasnya.
Dalam arahannya, Bupati menyampaikan enam strategi kolaboratif yang menjadi kunci keberhasilan perluasan jaringan listrik:
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
1. Sosialisasi Pembersihan Pohon Pengganggu
Masyarakat diajak aktif melalui musyawarah desa untuk mendukung penataan jalur kabel listrik secara mandiri dan berkelanjutan.
2. Gotong Royong Pengangkutan Tiang
Di wilayah-wilayah sulit akses, semangat gotong royong menjadi kekuatan utama distribusi material pembangunan.
3. Pendataan kWh Rumah Warga
Pemerintah desa diinstruksikan mendata daya listrik setiap rumah untuk menjamin distribusi yang adil dan efisien.
4. Penentuan Titik Lampu Jalan
Lokasi rawan dan gelap harus segera dipetakan demi menciptakan desa yang terang dan aman di malam hari.
5. Penyusunan Perdes Listrik Desa
Setiap desa diarahkan menyusun peraturan desa sebagai payung hukum untuk mendukung elektrifikasi berkelanjutan.
6. Imbauan Keselamatan: Stop Layangan di Dekat Kabel
Keselamatan warga menjadi prioritas—edukasi tentang bahaya bermain layangan di dekat kabel listrik harus menjadi gerakan bersama.
Sementara itu, Manajer PLN UP3 Nias, Leonard M. Panjaitan, menegaskan komitmen PLN dalam mendukung penuh misi elektrifikasi ini. “Kami siap hadir, tapi partisipasi aktif masyarakat sangat penting—terutama dalam hal akses lahan dan keamanan jalur,” katanya.
Rapat ditutup dengan semangat tinggi dan komitmen bersama. Dari Rumah Singgah di Simaeasi, sebuah cita besar dinyalakan: bukan hanya membangun infrastruktur listrik, tapi menerangi masa depan Nias Barat. (P. Gulo/SNL)










