Massa Desak Kajatisu Tangkap Mantan Bupati Madina Terkait Kasus Korupsi Desa Digital

Friday, 2 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id MEDAN – Belasan massa dari Gerakan Masyarakat Peduli Transparansi Sumatera Utara (GEMPET-SU) mendesak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) segera menangkap mantan Bupati Mandailing Natal (Madina) dan kroninya yang terlibat kasus dugaan korupsi desa digital smart village tahun 2023.

“Kami mau Kajati Sumut Idianto segera menangkap mantan Bupati Madina M. Jafar Sukhairi Nasution dan kroninya yang terlibat korupsi desa digital smart village. Ini kasus korupsi bersumber dari dana desa tahun 2023. Ada 377 desa yang jadi korban dalam kasus ini,” tegas Koordinator Aksi GEMPET-SU Ricky Pratama depan Kantor Kejatisu, Jalan AH. Nasution, Medan, Jumat 2 Mei 2025.

Dalam orasinya, Ricky Pratama membeberkan modus dan kerugian keuangan negara akibat proyek fiktif desa digital smart village di Kabupaten Madina.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Perbuatan mereka ini sangat sadis kepada masyarakat desa yang menjadi korban. Setiap desa diminta uang Rp. 24,9 juta. Namun tidak ada jaringan internet yang dibangun di 377 desa. Ini nyata kerugian negara,” tegas Ricky.

Mantan Bupati M. Jafar Sukhairi Nasution dan kroninya, serta Kepala Dinas PMD Madina Irsal, lanjut Rucky, menggunakan PT Info Media Solusi Net membuat proyek fiktif tersebut.

IMG 20250502 WA0022

Dari 377 desa yang menjadi korban proyek fiktif desa digital totalnya Rp. 9,4 miliar. Hanya serifikat yang diterima kepala desa.

“Jika mereka yang terlibat proyek fiktif ini tak juga ditangkap, kami menduga Kejatisu sudah menerima setoran dari para pelaku korupsi desa digital. Ini jelas sangat memalukan Jaksa Agung ST. Burhanuddin yang menangkapi koruptor di negeri ini,” seru Rucky.

Orasi GEMPET-SU yang berlangsung hampir satu jam tersebut akhirnya diterima perwakilan Kejatisu. Dan berjanji akan menindaklanjuti kasus korupsi desa digital di Kabupaten Madina.

 

(Dedek)

Berita Terkait

Isu Permintaan Uang Viral, Pegawai Kominfo Nias Barat: Tidak Benar
Jaringan Judi Online Rp1,037 Triliun Dibongkar Bareskrim, Pakai AI dan Bot untuk Hindari Blokir
Pemkab Nias Barat Tingkatkan Penghasilan PPPK Paruh Waktu Dari Rp 250 Menjadi Rp 750 Ribu
Pelatihan Practical Office BLK Panyabungan Vokasi Nasional Batch 3 Ditutup
Job Fair Madina 2026 Buka 245 Lowongan Kerja dari 13 Perusahaan
Jelang Musda KAHMI Medan, Ansor Harahap Jadi Kandidat Pertama yang Mendaftar, Bawa Gagasan “Rumah Besar Merawat Nilai”
Kadis PKPLH Nias Barat Tegaskan Bantuan BSPS Gratis, Tak Ada Pungutan Sepersen Pun
Pemkab Nias Barat Perkuat Infrastruktur, Enam Ruas Jalan Lahomi–Sirombu Ditinjau
Berita ini 131 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 15 September 2026 - 22:47 WIB

Isu Permintaan Uang Viral, Pegawai Kominfo Nias Barat: Tidak Benar

Monday, 7 September 2026 - 11:26 WIB

Jaringan Judi Online Rp1,037 Triliun Dibongkar Bareskrim, Pakai AI dan Bot untuk Hindari Blokir

Saturday, 5 September 2026 - 12:11 WIB

Pemkab Nias Barat Tingkatkan Penghasilan PPPK Paruh Waktu Dari Rp 250 Menjadi Rp 750 Ribu

Saturday, 5 September 2026 - 00:08 WIB

Job Fair Madina 2026 Buka 245 Lowongan Kerja dari 13 Perusahaan

Thursday, 3 September 2026 - 09:54 WIB

Jelang Musda KAHMI Medan, Ansor Harahap Jadi Kandidat Pertama yang Mendaftar, Bawa Gagasan “Rumah Besar Merawat Nilai”

Berita Terbaru

Uncategorized

Ansor Harahap Calon Ketua KAHMI Medan, Bawa 3 Gagasan Besar

Tuesday, 8 Sep 2026 - 14:07 WIB

Uncategorized

Naik Bus Bawa 4 Kg Sabu, Kurir Dibekuk TNI-Polri di Labuhanbatu

Sunday, 6 Sep 2026 - 12:25 WIB