Madina Sentral Produksi Padi Sumut, Pemulihan Pertanian Segera Dikebut

Monday, 8 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id MADINA – Kementerian Pertanian Republik Indonesia melakukan kunjungan ke sejumlah lahan pertanian yang terdampak banjir dan tanah longsor di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Senin (8/12/2025)

Kunjungan ini bertujuan memastikan kondisi lahan sekaligus mengidentifikasi kebutuhan mendesak para petani pascabencana.

Dalam peninjauan tersebut, pihak Kementerian menegaskan bahwa pemulihan lahan pertanian harus segera dikebut agar siklus tanam tidak tertunda lebih lama.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dr. Ir. Ali Jamin Harahap, Staf Ahli Bidang Infrastruktur Kementerian Pertanian mengaku, Madina diketahui merupakan salah satu daerah sentral produksi padi Sumatera Utara.

Ali menambahkan bahwa Sumatera Utara juga masuk dalam tujuh daerah penghasil padi penopang sentra pangan nasional.

Dengan posisi strategis tersebut, ia menilai percepatan pemulihan lahan pascabanjir di Madina merupakan langkah yang tidak bisa ditunda.

Menurutnya, apabila proses pemulihan dilakukan lebih cepat, maka siklus tanam petani dapat kembali normal sehingga pasokan pangan tetap terjaga.

“Madina adalah salah satu daerah yang berperan besar dalam menjaga ketahanan pangan di Sumut. Maka kita harus memastikan produksi di sini tidak terganggu terlalu lama,” jelasnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Ali juga mengimbau para petani segera memanfaatkan lahan mereka begitu kondisinya sudah memungkinkan.

IMG 20251208 WA0053 scaled

Ia memastikan bahwa bantuan benih dari Kementerian Pertanian saat ini sedang dalam proses pengiriman dari Medan ke Madina.

“Mudah mudahan secepatnya benihnya diberangkatkan dari Medan ke Madina ini dalam waktu dekat, kita sudah kordinasi dengan Dinas Pertanian Provinsi, sehingga petani bisa langsung melakukan penanaman ulang,” ujarnya.

Sementara, Kepala Dinas Pertanian Madina Taufik Zulhandra mengaku, dengan adanya bantuan tersebut, pemerintah berharap aktivitas pertanian di wilayah terdampak dapat kembali berjalan normal.

“Kita tetap melakukan koordinasi dengan pemerintah agar proses pemulihan berlangsung cepat dan tepat sasaran.” ucap Taufik.

Sebelumnya, pihak Kementerian melakukan cek kondisi pertanian warga ke dua Kecamatan di Madina, yakni Kecamatan Siabu dan Kecamatan Naga Juang.

Penulis : Dede

Berita Terkait

Keluarga Sebastian Gulo Tegaskan Unggahan Soal Bupati Nias Barat Tidak Benar
Pendidikan di Daerah Terpencil dan Kepulauan Masih Hadapi Banyak Tantangan, Kurikulum Berbasis Lokal Dinilai Jadi Solusi
Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu Hadiri Forum Strategis Otonomi Daerah
Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu Apresiasi Pengabdian Polri di Hari Bhayangkara
Bupati Eliyunus Waruwu: Persatuan dan Iman Kunci Membangun Nias Barat yang Sejahtera
Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu Lihat Kondisi Jalan dan Pertanian Warga, Ajak Dialog Masyarakat
Masmudin Menang Telak, Nahkodai Koperasi Produsen BKPB Desa Bintuas
Pemilihan Pengurus Baru Koperasi Plasma BKPB Desa Bintuas, Penghitungan Suara Berlangsung Hingga Malam
Berita ini 82 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 16 July 2026 - 00:10 WIB

Keluarga Sebastian Gulo Tegaskan Unggahan Soal Bupati Nias Barat Tidak Benar

Wednesday, 15 July 2026 - 16:57 WIB

Pendidikan di Daerah Terpencil dan Kepulauan Masih Hadapi Banyak Tantangan, Kurikulum Berbasis Lokal Dinilai Jadi Solusi

Friday, 3 July 2026 - 08:57 WIB

Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu Hadiri Forum Strategis Otonomi Daerah

Thursday, 2 July 2026 - 03:58 WIB

Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu Apresiasi Pengabdian Polri di Hari Bhayangkara

Monday, 29 June 2026 - 04:07 WIB

Bupati Eliyunus Waruwu: Persatuan dan Iman Kunci Membangun Nias Barat yang Sejahtera

Berita Terbaru