Madina Sentral Produksi Padi Sumut, Pemulihan Pertanian Segera Dikebut

Monday, 8 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id MADINA – Kementerian Pertanian Republik Indonesia melakukan kunjungan ke sejumlah lahan pertanian yang terdampak banjir dan tanah longsor di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Senin (8/12/2025)

Kunjungan ini bertujuan memastikan kondisi lahan sekaligus mengidentifikasi kebutuhan mendesak para petani pascabencana.

Dalam peninjauan tersebut, pihak Kementerian menegaskan bahwa pemulihan lahan pertanian harus segera dikebut agar siklus tanam tidak tertunda lebih lama.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dr. Ir. Ali Jamin Harahap, Staf Ahli Bidang Infrastruktur Kementerian Pertanian mengaku, Madina diketahui merupakan salah satu daerah sentral produksi padi Sumatera Utara.

Ali menambahkan bahwa Sumatera Utara juga masuk dalam tujuh daerah penghasil padi penopang sentra pangan nasional.

Dengan posisi strategis tersebut, ia menilai percepatan pemulihan lahan pascabanjir di Madina merupakan langkah yang tidak bisa ditunda.

Menurutnya, apabila proses pemulihan dilakukan lebih cepat, maka siklus tanam petani dapat kembali normal sehingga pasokan pangan tetap terjaga.

“Madina adalah salah satu daerah yang berperan besar dalam menjaga ketahanan pangan di Sumut. Maka kita harus memastikan produksi di sini tidak terganggu terlalu lama,” jelasnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Ali juga mengimbau para petani segera memanfaatkan lahan mereka begitu kondisinya sudah memungkinkan.

IMG 20251208 WA0053 scaled

Ia memastikan bahwa bantuan benih dari Kementerian Pertanian saat ini sedang dalam proses pengiriman dari Medan ke Madina.

“Mudah mudahan secepatnya benihnya diberangkatkan dari Medan ke Madina ini dalam waktu dekat, kita sudah kordinasi dengan Dinas Pertanian Provinsi, sehingga petani bisa langsung melakukan penanaman ulang,” ujarnya.

Sementara, Kepala Dinas Pertanian Madina Taufik Zulhandra mengaku, dengan adanya bantuan tersebut, pemerintah berharap aktivitas pertanian di wilayah terdampak dapat kembali berjalan normal.

“Kita tetap melakukan koordinasi dengan pemerintah agar proses pemulihan berlangsung cepat dan tepat sasaran.” ucap Taufik.

Sebelumnya, pihak Kementerian melakukan cek kondisi pertanian warga ke dua Kecamatan di Madina, yakni Kecamatan Siabu dan Kecamatan Naga Juang.

Penulis : Dede

Berita Terkait

IMA Kamus Madina Gelar Barakasih di Panti Asuhan Siti Aisyah, Hadirkan Kebahagiaan Lewat Kebersamaan
Dugaan Status Keanggotaan Arianto di KUD Maju Bersama Desa Pardamean Baru Terkuak
TP PKK Madina Gelar Aksi Sosial di Gunung Baringin, Salurkan Bantuan hingga CKG Untuk Warga
Kolaborasi Camat Natal, Kapolsek dan Kacabjari Bagikan Masker di Tengah Kabut Asap
Jenderal Tandyo Jadi KSAD, Anggota DPR Singgung Peluang Jadi Panglima TNI
Program Bedah Rumah BSPS di Madina Disorot, Diduga Ada Penerima Tak Penuhi Syarat
Pengurus KUD Maju Bersama Ajukan PMH ke PN Madina, Sidang Perdana Dimulai
Atang Bantah Dituding Mafia PETI, Tegaskan Sudah 3 Tahun Tak Menjabat Sekdes
Berita ini 84 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 2 November 2026 - 09:27 WIB

IMA Kamus Madina Gelar Barakasih di Panti Asuhan Siti Aisyah, Hadirkan Kebahagiaan Lewat Kebersamaan

Friday, 16 October 2026 - 18:14 WIB

Dugaan Status Keanggotaan Arianto di KUD Maju Bersama Desa Pardamean Baru Terkuak

Friday, 16 October 2026 - 16:44 WIB

TP PKK Madina Gelar Aksi Sosial di Gunung Baringin, Salurkan Bantuan hingga CKG Untuk Warga

Friday, 16 October 2026 - 14:20 WIB

Jenderal Tandyo Jadi KSAD, Anggota DPR Singgung Peluang Jadi Panglima TNI

Friday, 16 October 2026 - 13:03 WIB

Program Bedah Rumah BSPS di Madina Disorot, Diduga Ada Penerima Tak Penuhi Syarat

Berita Terbaru