Bendahara Terkaya di Madina, Asran Dijuluki Bendahara Seumur Hidup

Wednesday, 23 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id MADINA – Bendahara pengeluaran di Sekretariat DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Muhammad Asran, kembali menjadi sorotan publik setelah pemberitaan tentang aset dan harta yang dilaporkan dan tidak dilaporkan ke Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara Lembaga (LHKPN).

Asran, yang telah menjabat sebagai bendahara selama 15 tahun sejak menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada tahun 2007, dijuluki sebagai ‘bendahara seumur hidup’ dan ‘bendahara terkaya’ di lingkungan pemerintah daerah Kabupaten Madina.

Profil singkatnya, Asran termasuk golongan rendah di jajaran PNS, namun ia sudah memiliki harta yang diduga tak wajar. Berbanding terbalik dengan PNS yang lebih tinggi golongannya, namun memiliki kehidupan yang biasa.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Laporan harta kekayaan yang disampaikan Asran ke KPK melalui LHKPN 2025 menunjukkan total kekayaan mencapai Rp4,78 miliar.

Berdasarkan dokumen LHKPN yang diakses publik, Asran tercatat memiliki 11 bidang tanah dan bangunan di Kabupaten Madina, serta 10 unit kendaraan yang dibeli dari hasil sendiri.

1753258119960

Namun, muncul dugaan bahwa Asran juga memiliki puluhan aset lain yang tidak tercatat dalam laporan LHKPN yakni, mobil Toyota merek Rush, dan mobil Toyota Raize warna kuning.

Tak hanya itu, aset lain yang diduga milik Asran yang tidak tercacat di LHKPN, berupa kepemilikan lahan perkebunan seluas 70 hektare di wilayah Desa Pagur, Kecamatan Panyabungan Timur, serta kebun sawit dan puluhan ekor Sapi di Kecamatan Muara Batang Gadis.

Serta 3 unit Stasiun Pom bensin mini yang tersebar di beberapa daerah, yakni 1 unit di perbatasan Tapsel Madina, 1 unit daerah Singkuang dan 1 unit di Desa Pagur Panyabungan Timur.

Baca Juga:Bendahara DPRD Madina Diduga Miliki Aset Miliaran Rupiah Tak Tercatat di LHKPN

Kasus ini menarik perhatian publik akibat besarnya harta yang dimiliki oleh Bendahara Sekretariat DPRD Madina ini yang mencapai Rp4,78 miliar, serta adanya dugaan aset tak tercatat yang cukup banyak.

Publik pun berharap agar pihak berwenang dapat melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan keabsahan harta yang dimiliki oleh oknum bendahara DPRD tersebut.

 

(D/Red)

Berita Terkait

Isu Permintaan Uang Viral, Pegawai Kominfo Nias Barat: Tidak Benar
Jaringan Judi Online Rp1,037 Triliun Dibongkar Bareskrim, Pakai AI dan Bot untuk Hindari Blokir
Pemkab Nias Barat Tingkatkan Penghasilan PPPK Paruh Waktu Dari Rp 250 Menjadi Rp 750 Ribu
Pelatihan Practical Office BLK Panyabungan Vokasi Nasional Batch 3 Ditutup
Job Fair Madina 2026 Buka 245 Lowongan Kerja dari 13 Perusahaan
Jelang Musda KAHMI Medan, Ansor Harahap Jadi Kandidat Pertama yang Mendaftar, Bawa Gagasan “Rumah Besar Merawat Nilai”
Kadis PKPLH Nias Barat Tegaskan Bantuan BSPS Gratis, Tak Ada Pungutan Sepersen Pun
Pemkab Nias Barat Perkuat Infrastruktur, Enam Ruas Jalan Lahomi–Sirombu Ditinjau
Berita ini 157 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 15 September 2026 - 22:47 WIB

Isu Permintaan Uang Viral, Pegawai Kominfo Nias Barat: Tidak Benar

Monday, 7 September 2026 - 11:26 WIB

Jaringan Judi Online Rp1,037 Triliun Dibongkar Bareskrim, Pakai AI dan Bot untuk Hindari Blokir

Saturday, 5 September 2026 - 12:11 WIB

Pemkab Nias Barat Tingkatkan Penghasilan PPPK Paruh Waktu Dari Rp 250 Menjadi Rp 750 Ribu

Saturday, 5 September 2026 - 00:08 WIB

Job Fair Madina 2026 Buka 245 Lowongan Kerja dari 13 Perusahaan

Thursday, 3 September 2026 - 09:54 WIB

Jelang Musda KAHMI Medan, Ansor Harahap Jadi Kandidat Pertama yang Mendaftar, Bawa Gagasan “Rumah Besar Merawat Nilai”

Berita Terbaru

Uncategorized

Ansor Harahap Calon Ketua KAHMI Medan, Bawa 3 Gagasan Besar

Tuesday, 8 Sep 2026 - 14:07 WIB

Uncategorized

Naik Bus Bawa 4 Kg Sabu, Kurir Dibekuk TNI-Polri di Labuhanbatu

Sunday, 6 Sep 2026 - 12:25 WIB