Bendahara DPRD Madina Diduga Miliki Aset Miliaran Rupiah Tak Tercatat di LHKPN

Wednesday, 23 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id MADINA – Selain memiliki aset yang fantastik, ternyata bendahara pengeluaran Sekretariat DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Muhammad Asran diduga masih memiliki aset lain yang tidak dilaporkan ke Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara Lembaga (LHKPN).

Dari data yang diperoleh di lapangan, aset bendahara Sekretariat DPRD yang tidak didaftarkan tersebut berupa kenderaan roda 2 sebanyak 2 unit, yakni mobil Toyota merek Rush, dan mobil Toyota Raize warna kuning.

Tak hanya itu, aset lain yang diduga milik bendahara ini, yakni kepemilikan lahan perkebunan seluas 70 hektare di wilayah Desa Pagur, Kecamatan Panyabungan Timur, serta kebun sawit dan puluhan ekor Sapi di Kecamatan Muara Batang Gadis.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Serta 3 unit Stasiun Pom bensin mini yang tersebar di beberapa daerah, yakni 1 unit di perbatasan Tapsel Madina, 1 unit daerah Singkuang dan 1 unit di Desa Pagur Panyabungan Timur.

Namun, Pom mini yang berada di Desa Pagur tersebut diketahui belum beroperasi karena belum selesai pengerjaannya.

1753258119960

Sementara, item, aset dan harta kekayaan yang didaftarkan bendahara ini ke LHKPN yakni

1. Tanah dan Bangunan Seluas 579 m2/320 m2 di KAB / KOTA MANDAILING NATAL, HASIL SENDIRI Rp. 1.100.000.000

2. Tanah dan Bangunan Seluas 1118 m2/300 m2 di KAB / KOTA MANDAILING NATAL, HASIL SENDIRI Rp. 620.000.000

3. Tanah dan Bangunan Seluas 297 m2/100 m2 di KAB / KOTA MANDAILING NATAL, HASIL SENDIRI Rp. 920.000.000

4. Tanah Seluas 232 m2 di KAB / KOTA MANDAILING NATAL, HASIL SENDIRI Rp. 215.000.000

5. Tanah Seluas 219 m2 di KAB / KOTA MANDAILING NATAL, HASIL SENDIRI Rp. 200.000.000

6. Tanah Seluas 204 m2 di KAB / KOTA MANDAILING NATAL, HASIL SENDIRI Rp. 170.000.000

7. Tanah dan Bangunan Seluas 200 m2/160 m2 di KAB / KOTA MANDAILING NATAL, HASIL SENDIRI Rp. 350.000.000

8. Tanah Seluas 108 m2 di KAB / KOTA MANDAILING NATAL, HASIL SENDIRI Rp. 45.000.000

9. Tanah Seluas 77.5 m2 di KAB / KOTA MANDAILING NATAL,HASIL SENDIRI Rp. 125.000.000

10. Tanah dan Bangunan Seluas 263 m2/240 m2 di KAB / KOTA MANDAILING NATAL, HASIL SENDIRI Rp. 185.000.000

11. Tanah dan Bangunan Seluas 135 m2/100 m2 di KAB / KOTA MANDAILING NATAL, HASIL SENDIRI Rp. 210.000.000

 

B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN

 

Rp. 164.500.000

1753258100829

 

1. MOBIL, DAIHATSU TAFT GF 70 Tahun 1986, HASIL SENDIRI Rp.5.000.000

2. MOBIL, MITSUBISHI COLT L300 PU FB/R(4X2) M/T Tahun 2017, HASIL SENDIRI Rp.88.000.000

3. MOBIL, DAIHATSU MOPEN TU Tahun 1984, HASIL SENDIRI Rp.10.000.000

4. MOBIL, TOYOTA KIJANG SUPER KF 40 SHORT Tahun 1993,HASIL SENDIRI Rp. 20.000.000

5. LAINNYA, HONDA/GL 100 BECAK MOTOR/SEPEDA MOTOR Tahun 1996, HASIL SENDIRI Rp. 5.000.000

6. LAINNYA, HONDA/GL 100 BECAK MOTOR/SEPEDA MOTOR Tahun 1995, HASIL SENDIRI Rp. 5.000.000

7. MOTOR, HONDA SEPEDA MOTOR R2 Tahun 2016, HASIL SENDIRI Rp.6.500.000

8. MOTOR, HONDA SEPEDA MOTOR R2 Tahun 2009, HASIL SENDIRI Rp. 6.000.000

9. MOTOR, YAMAHA SEPEDA MOTOR R2 Tahun 2019, HASIL SENDIRI Rp. 13.000.000

10. MOTOR, HONDA SEPEDA MOTOR R2 Tahun 2012, HASIL SENDIRI Rp.6.000.000

 

C. HARTA BERGERAK LAINNYA

Rp. 718.200.000

 

D. SURAT BERHARGA

Rp. —-

 

E. KAS DAN SETARA KAS

Rp. 5.000.000

 

F. HARTA LAINNYA

Rp. —-

Sub Total Rp. 5.027.700.000

 

III. HUTANG Rp. 239.549.398

 

IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN 

(II-III) Rp. 4.788.150.602

 

Sementara, bendahara DPRD Madina Muhammad Asran ketika dikonfirmasi pada Selasa (22/7/2025) kemarin, Asran mengaku semua harta dan aset hasil kerjanya sudah ia laporkan ke LHKPN.

Namun, untuk kepemilikan 2 unit mobil yang disebutkan, ia mengaku mobil itu milik keluarganya, dan ia hanya pinjam pakai.

“Saya tidak daftarkan karena mobil itu milik keluarga saya, bukan atas nama saya, kan boleh saya pakai,” ucapnya pada Selasa kemarin.

Dan untuk kepemilikan lahan serta 3 unit Stasiun Pom bensin mini, Asran mengaku bukan miliknya, itu milik CV orang lain.

“Itulah manusia Mandailing Natal, semua ditanyain, itukan CV bukan milik saya, lagian kan banyak pejabat, saya bukan pejabat,” tambah Asran.

Asran sendiri diketahui menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada tahun 2007 lalu. Dari segi pendapatan dan gaji sebagai PNS pun dinilai tidak cukup untuk memiliki puluhan aset tersebut.

Harta yang tak wajar dari oknum PNS yang menjabat sebagai Bendahara DPRD ini pun diragukan asal usulnya. Publik pun mempertanyakan bagaimana oknum bendahara DPRD Madina ini dapat memperoleh harta dan aset yang mencapai 4 milliar lebih.

“Sangat tidak layak, apalagi dia memiliki tanggung jawab di rumah tangga, dan dia cuma seorang bendahara, eselon II aja belum tentu memiliki aset sebesar itu,” ujar warga yang ditemui di Taman Kota Panyabungan. Rabu (23/7/2025).

Dugaan ini tidak hanya menimbulkan pertanyaan publik tentang asal usul harta dan kekayaan bendahara Sekretariat pengeluaran DPRD ini, muncul juga dugaan publik soal dugaan korupsi yang dilakoninya.

 

(D/red)

Berita Terkait

Keluarga Sebastian Gulo Tegaskan Unggahan Soal Bupati Nias Barat Tidak Benar
Pendidikan di Daerah Terpencil dan Kepulauan Masih Hadapi Banyak Tantangan, Kurikulum Berbasis Lokal Dinilai Jadi Solusi
Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu Hadiri Forum Strategis Otonomi Daerah
Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu Apresiasi Pengabdian Polri di Hari Bhayangkara
Bupati Eliyunus Waruwu: Persatuan dan Iman Kunci Membangun Nias Barat yang Sejahtera
Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu Lihat Kondisi Jalan dan Pertanian Warga, Ajak Dialog Masyarakat
Masmudin Menang Telak, Nahkodai Koperasi Produsen BKPB Desa Bintuas
Pemilihan Pengurus Baru Koperasi Plasma BKPB Desa Bintuas, Penghitungan Suara Berlangsung Hingga Malam
Berita ini 199 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 16 July 2026 - 00:10 WIB

Keluarga Sebastian Gulo Tegaskan Unggahan Soal Bupati Nias Barat Tidak Benar

Wednesday, 15 July 2026 - 16:57 WIB

Pendidikan di Daerah Terpencil dan Kepulauan Masih Hadapi Banyak Tantangan, Kurikulum Berbasis Lokal Dinilai Jadi Solusi

Friday, 3 July 2026 - 08:57 WIB

Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu Hadiri Forum Strategis Otonomi Daerah

Thursday, 2 July 2026 - 03:58 WIB

Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu Apresiasi Pengabdian Polri di Hari Bhayangkara

Monday, 29 June 2026 - 04:07 WIB

Bupati Eliyunus Waruwu: Persatuan dan Iman Kunci Membangun Nias Barat yang Sejahtera

Berita Terbaru