Barang Bukti Hilang, Korban Jiwa Terus Berjatuhan di Lokasi PETI

Tuesday, 21 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id MADINA – Ketidak seriusan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Mandailing Natal (Madina) AKBP Arie Sopandi Paloh SH SIK dalam menangani permasalahan perbuatan melawan hukum Penambangan Tanpa Izin (PETI) di Wilayah Kabupaten Madina membuat Aliansi Mahasiswa Pemuda Madina (AMPM) melayangkan surat pengaduan

Surat pengaduan AMPM bernomor 010/ALM-PM/X/2025 ditujukan kepada Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Kepolsian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut), untuk mengadukan kelalaian Kapolres Madina terhadap keberadaan PETI yang mana telah banyak menelan korban jiwa.

“Kami tidak berbicara issu, Kami berbicara fakta tentang Tambang Emas Ilegal sudah lama merajalela di Madina, Polres Madina hanya menonton ketika Rakyat tertimbun lumpur tambang, Siapa yang harus bertanggung jawab ? Polres Madina tidak bisa cuci tangan” Tegas Sutan Paruhuman, Selasa (21/10/25).

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

AMPM juga turut mengungkapkan fakta bahwa Kapolres Madina AKBP Arie Sopandi Paloh SH, SIK tidak sepenuhnya menjalankan tugas dengan baik, sebagai mana diketahui bahwa dalam penindakan terhadap Pelaku PETI, Kapolres Madina telah menghilangkan Barang Bukti (BB) excavator milik pelaku PETI yang diamankan di Kecamatan Kotanopan pada Selasa (28/05/24) Tahun lalu.

Bahkan fakta nyata yang diungkapkan AMPM berdasarkan penetapan persetujuan sita telah dikeluarkan oleh Pengadilan Negeri (PN) Madina sebanyak 4 (Empat) penetapan untuk 11 (Sebelas) Unit Excavator.

Namun hingga kini hanya 1 (Satu) Unit Excavator yang dijadikan barang bukti di Kejaksaan untuk diajukan dalam persidangan terhadap 7 (Tujuh) orang tersangka.

Terhadap Kapolres Madina AKBP Arie Sopandi Paloh SH SIK, Mahasiswa yang tergabung dalam AMPM ini berharap agar penindakan terhadap pelaku PETI dengan proses hukum yang transparan hingga tuntas ke akar – akarnya bahkan cukong atau bos pemilik tambang harus diseret ke depan meja hijau persidangan.

“Aparat harus menindak tegas pelaku tambang emas ilegal, bukan malah bersekongkol dan melindunginya, jangan berlakukan hukum tajam ke Rakyat kecil namun tumpul kepada Pemodal dan Bos PETI” Jelas Ketua AMPM.

Beranjak dari fakta – fakta tentang Pertambangan emas ilegal di Kabupaten Mandailing Natal, Ketua AMPM Sutan Paruhuman berharap agar Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto melalui Bid Propam Polda Sumut menindak tegas Kapolres Madina untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kepolisian.

“Rakyat sudah muak dengan sandiwara hukum, jika ingin instituso Polri kembali dipercaya tindak tegas pelaku PETI, jangan biarkan rakyat mati di lokasi tambang sementar cukong dan bos serta pelaku dilindungi oleh pemangku hukum” Ucap Paruhuman dengan lantang.

Penulis : (***)

Berita Terkait

Seorang Pria Tewas, Saat Ditemukan Wajah Babak Belur di Lokasi Pengolahan Tambang
Marak PETI Rusak Lingkungan, Anggota Komisi XII DPR RI Rocky Candra: Tangkap Penadah, Bukan Hanya Penambang
KPK Segera Panggil Pemilik Maktour dalam Pengusutan Korupsi Kuota Haji ‎
Pegawai RSUD Husni Thamrin Natal Keluhkan Dugaan Pungli Saat Proses Pencairan THR
Momentum Ramadan, KB SMA Negeri 1 Batahan Buka Puasa Bersama
Didanai Infak Warga, Yayasan At-Taqwa Bina Puluhan Santri Secara Gratis
Sertijab Forkada Kepulauan Nias Bahas Pesawat Berbadan Besar
Polda Sumut Selidiki Pemilik 14 Alat Berat Tambang Ilegal, 17 Orang Berstatus Saksi‎ ‎
Berita ini 78 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 8 April 2026 - 15:29 WIB

Seorang Pria Tewas, Saat Ditemukan Wajah Babak Belur di Lokasi Pengolahan Tambang

Tuesday, 7 April 2026 - 23:31 WIB

Marak PETI Rusak Lingkungan, Anggota Komisi XII DPR RI Rocky Candra: Tangkap Penadah, Bukan Hanya Penambang

Tuesday, 7 April 2026 - 14:00 WIB

KPK Segera Panggil Pemilik Maktour dalam Pengusutan Korupsi Kuota Haji ‎

Monday, 16 March 2026 - 16:26 WIB

Pegawai RSUD Husni Thamrin Natal Keluhkan Dugaan Pungli Saat Proses Pencairan THR

Saturday, 14 March 2026 - 19:16 WIB

Momentum Ramadan, KB SMA Negeri 1 Batahan Buka Puasa Bersama

Berita Terbaru

Serba Serbi

Momentum Ramadan, KB SMA Negeri 1 Batahan Buka Puasa Bersama

Saturday, 14 Mar 2026 - 19:16 WIB