Aktivitas PETI di Muara Batang Gadis Terus Beroperasi, Camat: “Sudah Tidak Ada Lagi”

Saturday, 20 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id MADINA – Pertambangan Tanpa Izin (PETI) menggunakan alat berat excavator masih marak beroperasi di wilayah konservasi Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) di Kecamatan Muara Batang Gadis (MBG).

Informasi masih maraknya beroperasi PETI yang notabene merusak lingkungan ini diterima wartawan, Sabtu (20/09/2025) dari warga Sulang Aling Kecamatan MBG.

Warga yang meminta identitasnya dirahasiakan menyebutkan bahwa kegiatan PETI tersebut berada di kawasan Aek Sininjon, Desa Ranto Panjang.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga mengungkapkan bahwa seorang oknum berinisial AM diduga bertindak sebagai pengawas di lapangan.

“Warga di warung-warung juga mengetahuinya, Bang. Diduga Pak Camat ada keterkaitan dengan PETI itu,” ujarnya.

Ia menambahkan, aktivitas PETI tersebut telah berlangsung lebih dari tiga bulan.

“Kami tidak tahu berapa hasil tambangnya, Bang, karena mereka mencucinya di dalam camp, sehingga karyawan pun tidak mengetahui hasil sebenarnya,” ungkapnya lagi.

Masih menurut warga tersebut, para pekerja di lokasi tambang ilegal itu merasa seperti “dijajah” karena upah yang diterima tidak sebanding dengan pendapatan dari kegiatan tambang.

Konfirmasi Camat MBG

Camat Muara Batang Gadis, Zulhidayat, S.Sos, saat dikonfirmasi membantah adanya aktivitas PETI di wilayahnya.

“Kalau kabar yang saya dengar, sudah tidak ada lagi. Informasi sebelumnya, dua hari yang lalu, memang ada di kilometer 16. Kemungkinan Senin atau Selasa kami akan turun ke KM 16 untuk memastikan kebenaran informasi dari masyarakat,” jelas Zulhidayat.

 

(D/red) 

Berita Terkait

IMA Kamus Madina Gelar Barakasih di Panti Asuhan Siti Aisyah, Hadirkan Kebahagiaan Lewat Kebersamaan
Gegara Takaran BBM Diduga Dicurangi, Manajer dan Supervisor SPBU di Sergai Ditangkap Polisi
Dugaan Status Keanggotaan Arianto di KUD Maju Bersama Desa Pardamean Baru Terkuak
TP PKK Madina Gelar Aksi Sosial di Gunung Baringin, Salurkan Bantuan hingga CKG Untuk Warga
Kolaborasi Camat Natal, Kapolsek dan Kacabjari Bagikan Masker di Tengah Kabut Asap
Jenderal Tandyo Jadi KSAD, Anggota DPR Singgung Peluang Jadi Panglima TNI
Program Bedah Rumah BSPS di Madina Disorot, Diduga Ada Penerima Tak Penuhi Syarat
Pengurus KUD Maju Bersama Ajukan PMH ke PN Madina, Sidang Perdana Dimulai
Berita ini 99 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 2 November 2026 - 09:27 WIB

IMA Kamus Madina Gelar Barakasih di Panti Asuhan Siti Aisyah, Hadirkan Kebahagiaan Lewat Kebersamaan

Monday, 26 October 2026 - 22:25 WIB

Gegara Takaran BBM Diduga Dicurangi, Manajer dan Supervisor SPBU di Sergai Ditangkap Polisi

Friday, 16 October 2026 - 18:14 WIB

Dugaan Status Keanggotaan Arianto di KUD Maju Bersama Desa Pardamean Baru Terkuak

Friday, 16 October 2026 - 16:44 WIB

TP PKK Madina Gelar Aksi Sosial di Gunung Baringin, Salurkan Bantuan hingga CKG Untuk Warga

Friday, 16 October 2026 - 14:20 WIB

Jenderal Tandyo Jadi KSAD, Anggota DPR Singgung Peluang Jadi Panglima TNI

Berita Terbaru