Warga 4 Desa Kecewa, Galian C Tetap Beroperasi Meski Sudah Ditegur

Tuesday, 27 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id MADINA – Meskipun sudah dilakukan protes oleh warga dan teguran serta larangan oleh Dinas Pertambangan Provinsi Sumatera Utara beberapa tahun lalu.

Namun pihak Galian C yang beroperasi di bantaran Sungai Batang Gadis, Kecamatan Panyabungan Barat, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), tidak juga menghiraukan dan menghentikan aktivitasnya.

Pihak Galian C yang diduga milik KA alias IRL ini tetap melakukan aktivitas penambangan pasir dan bebatuan, meskipun sudah ada peringatan dan larangan dari Dinas Pertambangan Provinsi Sumatera Utara kala itu yang turun langsung ke lokasi.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut warga, aktivitas Galian C ini dinilai menimbulkan kerusakan sejumlah lahan pertanian akibat erosi dan terkikisnya tanah oleh air sungai.

Warga dari 4 desa yang protes yaitu Desa Barbaran, Barbaran Jae, Batang Gadis, dan Desa Batang Gadis Jae. Mereka khawatir lahan pertanian mereka semakin lama semakin habis karena terkikis oleh air sungai.

“Sudah ada teguran dan larangan dari Dinas Pertambangan Provinsi agar menghentikan aktivitas ini, namun hingga hari ini tak juga mereka indahkan, karena apa yang mereka lakukan ini sangat meresahkan masyarakat 4 Desa,” ucap Parwis Nasution perwakilan warga.

Bahkan kata Parwis, akibat aktivitas ini, menyebabkan hancurnya lahan pertanian dan perkebunan masyarakat di sepanjang aliran sungai Batang Gadis yang terdiri dari 4 desa, dengan luas sekitar 40 hektar.

“Akibat aktivitas ini, resiko banjir di pemukiman penduduk jika sungai Batang Gadis meluap, serta mengancam pembangunan SMA Negeri 1 Panyabungan Barat yang jaraknya hanya 300 meter,” ucapnya.

Selain itu, kata Parwis, Galian C ini diduga melanggar izin karena direkomendasikan oleh Kepala Desa Panyabungan Jae, bukan Desa Barbaran, karena wilayahnya masuk wilayah Barbaran.

“Lokasi penambangan berada di wilayah Desa Barbaran, bukan Panyabungan Jae,”tambahnya

Parwis pun menambahkan, aktivitas penambangan Galian C ini diduga mengganggu fungsi pelurusan sungai Batang Gadis yang telah disepakati oleh Dinas PU Pengairan Provinsi Sumatera Utara pada tahun 2001.

Sementara, untuk mengatasi permasalahan ini, warga meminta pemerintah daerah dan aparat untuk turun tangan dan segera menghentikan aktivitas Galian C yang merugikan masyarakat banyak itu.

Mereka juga berharap agar pemerintah dapat memberikan perhatian serius terhadap permasalahan ini, dan mengambil tindakan yang tepat untuk melindungi masyarakat dari kerusakan lingkungan.

 

(Dedek)

Berita Terkait

Seorang Pria Tewas, Saat Ditemukan Wajah Babak Belur di Lokasi Pengolahan Tambang
Marak PETI Rusak Lingkungan, Anggota Komisi XII DPR RI Rocky Candra: Tangkap Penadah, Bukan Hanya Penambang
KPK Segera Panggil Pemilik Maktour dalam Pengusutan Korupsi Kuota Haji ‎
Pegawai RSUD Husni Thamrin Natal Keluhkan Dugaan Pungli Saat Proses Pencairan THR
Momentum Ramadan, KB SMA Negeri 1 Batahan Buka Puasa Bersama
Didanai Infak Warga, Yayasan At-Taqwa Bina Puluhan Santri Secara Gratis
Sertijab Forkada Kepulauan Nias Bahas Pesawat Berbadan Besar
Polda Sumut Selidiki Pemilik 14 Alat Berat Tambang Ilegal, 17 Orang Berstatus Saksi‎ ‎
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 8 April 2026 - 15:29 WIB

Seorang Pria Tewas, Saat Ditemukan Wajah Babak Belur di Lokasi Pengolahan Tambang

Tuesday, 7 April 2026 - 23:31 WIB

Marak PETI Rusak Lingkungan, Anggota Komisi XII DPR RI Rocky Candra: Tangkap Penadah, Bukan Hanya Penambang

Tuesday, 7 April 2026 - 14:00 WIB

KPK Segera Panggil Pemilik Maktour dalam Pengusutan Korupsi Kuota Haji ‎

Monday, 16 March 2026 - 16:26 WIB

Pegawai RSUD Husni Thamrin Natal Keluhkan Dugaan Pungli Saat Proses Pencairan THR

Saturday, 14 March 2026 - 19:16 WIB

Momentum Ramadan, KB SMA Negeri 1 Batahan Buka Puasa Bersama

Berita Terbaru

Serba Serbi

Momentum Ramadan, KB SMA Negeri 1 Batahan Buka Puasa Bersama

Saturday, 14 Mar 2026 - 19:16 WIB