Warga 4 Desa di Madina Desak Bupati Tindaklanjuti Aktivitas Galian C yang Merusak

Thursday, 29 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id MADINA – Lapor Pak Bupati, warga 4 Desa di Kecamatan Panyabungan Barat, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), melaporkan kerusakan parah pada lahan pertanian mereka akibat aktivitas Galian C di bantaran Sungai Batang Gadis.

Warga mengaku, sudah puluhan meter lahan pertanian masyarakat yang terkikis oleh air sungai, membuat warga resah dan khawatir, sebab Galian C itu terus beroperasi meski sudah dilakukan himbauan dan protes oleh masyarakat 4 Desa.

“Mohon kiranya pak Bupati menindak lanjuti keluhan kami masyarakat 4 Desa ini, sebab pak Bupati, kami khawatir air sungai sudah mulai mengikis tanah pemakaman dan pertanian yang berada di pinggir sungai, serta mengancam pembangunan SMA Negeri 1 Panyabungan Barat yang lokasinya sangat dekat dengan pinggir sungai,” ucap Parwis Nasution Rabu (28/5/2025).

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

1748247795458 1
Lahan pertanian warga yang rusak akibat terkikis air sungai (Dok:Dedek)

Parwis mengaku, pihak Galian C yang beroperasi di bantaran Sungai Batang Gadis tidak juga menghiraukan dan menghentikan aktivitasnya, meski sudah ada larangan dari pihak Dinas Pertambangan Provinsi Sumatera Utara.

“Galian C yang diduga milik KA alias IRL ini tetap melakukan aktivitas penambangan pasir dan bebatuan, meskipun sudah ada peringatan dan larangan dari Dinas Pertambangan Provinsi Sumatera Utara kala itu,” tambah Parwis.

Warga dari 4 desa yang protes yaitu Desa Barbaran, Barbaran Jae, Batang Gadis, dan Desa Batang Gadis Jae.

Dengan keresahan yang semakin meningkat, warga berharap Bupati Madina Saipullah Nasution dapat segera mengambil tindakan yang tepat untuk melindungi masyarakat dan lingkungan.

Dengan tindakan yang cepat dan tepat dari pemerintah, diharapkan keresahan warga dapat segera diatasi dan kehidupan masyarakat dapat berjalan normal kembali.

 

(Dedek)

Berita Terkait

Keluarga Sebastian Gulo Tegaskan Unggahan Soal Bupati Nias Barat Tidak Benar
Pendidikan di Daerah Terpencil dan Kepulauan Masih Hadapi Banyak Tantangan, Kurikulum Berbasis Lokal Dinilai Jadi Solusi
Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu Hadiri Forum Strategis Otonomi Daerah
Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu Apresiasi Pengabdian Polri di Hari Bhayangkara
Bupati Eliyunus Waruwu: Persatuan dan Iman Kunci Membangun Nias Barat yang Sejahtera
Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu Lihat Kondisi Jalan dan Pertanian Warga, Ajak Dialog Masyarakat
Masmudin Menang Telak, Nahkodai Koperasi Produsen BKPB Desa Bintuas
Pemilihan Pengurus Baru Koperasi Plasma BKPB Desa Bintuas, Penghitungan Suara Berlangsung Hingga Malam
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 16 July 2026 - 00:10 WIB

Keluarga Sebastian Gulo Tegaskan Unggahan Soal Bupati Nias Barat Tidak Benar

Wednesday, 15 July 2026 - 16:57 WIB

Pendidikan di Daerah Terpencil dan Kepulauan Masih Hadapi Banyak Tantangan, Kurikulum Berbasis Lokal Dinilai Jadi Solusi

Friday, 3 July 2026 - 08:57 WIB

Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu Hadiri Forum Strategis Otonomi Daerah

Thursday, 2 July 2026 - 03:58 WIB

Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu Apresiasi Pengabdian Polri di Hari Bhayangkara

Monday, 29 June 2026 - 04:07 WIB

Bupati Eliyunus Waruwu: Persatuan dan Iman Kunci Membangun Nias Barat yang Sejahtera

Berita Terbaru