Ungkap Proyek Asal Jadi: “Pipa Bekas” Warga Minta Bupati Turun Tangan

Wednesday, 15 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id MADINA – Polemik pengadaan pipanisasi Mandi Cuci Kakus (MCK) di Banjar Grogol, Kelurahan Panyabungan III, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) semakin mencuat.

Pasalnya, setelah Bendahara Kelurahan Panyabungan III menyatakan seluruh tanggung jawab pipanisasi itu ada pada Lurah, kini warga meminta Bupati Madina Madina Saipullah Nasution turun tangan.

Warga menilai proyek senilai lebih dari Rp46 juta lebih itu tidak transparan dan tidak memberikan manfaat nyata. Sebab, material yang digunakan dinilai tidak sesuai standar dan pekerjaannya minim, bahkan sistem aliran air hanya menumpang dari pipa Masjid Raya.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dengan anggaran puluhan juta, hasilnya hanya begitu, banyak pipa yang tidak diganti, kami menduga adanya penyimpangan, dan proyek ini asal jadi, ” kata MN salah seorang warga Banjar Grogol, Rabu (15/10/2025).

Sebelumnya, Bendahara Kelurahan Panyabungan III, Zainal Mahdi, menegaskan bahwa seluruh perencanaan dan pelaksanaan kegiatan berada di bawah kendali Lurah Panyabungan III, Raja Hidayat Lubis.

“Semua ini tanggung jawab lurah. Dia yang menyusun anggaran dan dia juga yang tahu pelaksanaannya,”tegas Zainal pada Senin kemarin.

Namun hingga kini, Lurah belum memberikan klarifikasi meski sudah dihubungi berkali-kali oleh media dari kemarin.

Sikap saling lempar tanggung jawab antara Lurah dan Bendahara ini justru menambah kecurigaan publik bahwa ada sesuatu yang disembunyikan dari proyek tersebut.

IMG 20251013 WA0046

Mereka juga menilai laporan Bendahara ke Inspektorat tidak meyakinkan, karena Inspektorat sering hanya menerima laporan administratif tanpa mengecek kondisi lapangan secara menyeluruh.

Dari pemantauan di lokasi, pengadaan pipanisasi itu terpasang hanya sekitar 25 meter atau 5 batang pipa, kualitas tidak SNI, sambungan yang ditambal, dan cat beberapa kilo, serta semen 1 sak. Sementara itu, pipa lama di dalam MCK tidak diganti.

“Kalau benar anggarannya Rp46 juta, ke mana sisanya? Jangan sampai ada permainan,” ujar warga.

Sementara, Camat Panyabungan Miswar Pulungan yang dimintai tanggapannya karena mengingat proyek ini berada didalam lingkup pemerintahan Kecamatan, membenarkan pengadaan pipanisasi tersebut.

“Iya benar, ada proyek pipanisasi untuk MCK tahun 2024 lalu, untuk judul kegiatan dan nilai kegiatannya sudah tidak ingat pastinya, ini merupakan program pemberdayaan memperbaiki fasilitas umum yang dianggarkan dari kelurahan,”ujar Miswar. Rabu (15/10/2025) siang.

Camat juga mengaku, laporan dari Lurah Panyabungan III Raja Hidayat pada tahun 2024 lalu sudah selesai. Dan akan kami panggil untuk klarifikasi soal ini.

“Itu saja komentar yang tidak frontal dengan mantan pak camat,” tutupnya.

 

Penulis : Dede

Berita Terkait

Tolak PETI di Lahan Sitaan Satgas PKH, Koperasi MSM Minta PT Agrinas Turun Tangan
IMA Kamus Madina Gelar Barakasih di Panti Asuhan Siti Aisyah, Hadirkan Kebahagiaan Lewat Kebersamaan
Gegara Takaran BBM Diduga Dicurangi, Manajer dan Supervisor SPBU di Sergai Ditangkap Polisi
Dugaan Status Keanggotaan Arianto di KUD Maju Bersama Desa Pardamean Baru Terkuak
TP PKK Madina Gelar Aksi Sosial di Gunung Baringin, Salurkan Bantuan hingga CKG Untuk Warga
Kolaborasi Camat Natal, Kapolsek dan Kacabjari Bagikan Masker di Tengah Kabut Asap
Program Bedah Rumah BSPS di Madina Disorot, Diduga Ada Penerima Tak Penuhi Syarat
Pengurus KUD Maju Bersama Ajukan PMH ke PN Madina, Sidang Perdana Dimulai
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 4 November 2026 - 23:48 WIB

Tolak PETI di Lahan Sitaan Satgas PKH, Koperasi MSM Minta PT Agrinas Turun Tangan

Monday, 2 November 2026 - 09:27 WIB

IMA Kamus Madina Gelar Barakasih di Panti Asuhan Siti Aisyah, Hadirkan Kebahagiaan Lewat Kebersamaan

Monday, 26 October 2026 - 22:25 WIB

Gegara Takaran BBM Diduga Dicurangi, Manajer dan Supervisor SPBU di Sergai Ditangkap Polisi

Friday, 16 October 2026 - 18:14 WIB

Dugaan Status Keanggotaan Arianto di KUD Maju Bersama Desa Pardamean Baru Terkuak

Friday, 16 October 2026 - 14:46 WIB

Kolaborasi Camat Natal, Kapolsek dan Kacabjari Bagikan Masker di Tengah Kabut Asap

Berita Terbaru