Newsline.id MADINA – Tim Azkyal Fc menunggu permintaan maaf dari anggota Askab Madina terkait dugaan penyebaran informasi hoax yang dilakukan salah satu anggotanga bernama Arif Munanda atau Nanda.
Hal itu disampaikan langsung oleh Manager Azkyal Fc, sambil menunggu itikad baik dari bersangkutan sebelum akhirnya permasalahan ini dipolisikan.
“Kita tak banyak cerita, hanya saja menunggu permintaan maaf dari yang bersangkutan, karena ucapannya yang menyinggung pemain tim kami, karena apa yang ia katakan itu adalah hoax dan tidak benar,” kata manager Azkyal Fc Rahmat Hidayat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Rahmat mengaku, ucapan dari Arif Munanda itu dapat memicu dan merusak reputasi tim Azkyal Fc, dan pemain menjadi terusik karena saat ini pemainnya sedang fokus menghadapi final Piala Bupati Cup.
“Kami tidak akan tinggal diam jika permintaan maaf itu tidak segera di indahkan, karena ucapan hoax itu dapat merusak reputasi tim kami dan pemain kami menjadi terusik, karena kami tidak pernah menangis minta dikasihani untuk skorsing ini, dan kami juga sudah melakukan permohonan banding ke Askab, dan sudah dimasukkan ke Asosiasi Provinsi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Sumut,” tegasnya.
Jika permintaan maaf tidak diterima, Azkyal Fc tidak menutup kemungkinan untuk membawa kasus ini ke jalur hukum. Bahkan, Rahmad mengaku ada 2 kasus lagi yang ia sampaikan ke media soal Arif Munanda.
“Ada 2 lagi kasusnya yang akan saya bongkar,” ucapnya.
Sebelumnya, dikutip dari Malintang Pos, dua kasus dugaan pelanggaran membelit Arif Munanda atau Nanda, anggota Asosiasi Sepak Bola Kabupaten (Askab) Mandailing Natal (Madina).
Pertama, dugaan penyebaran informasi hoax terkait skorsing pemain Azkyal Fc, Muhammad Iqbal, yang diduga diumumkan di tengah lapangan sebelum pertandingan.
Kedua, dugaan penggelapan uang jaminan pendaftaran turnamen Danyon Cup III tahun 2024 lalu sebesar Rp 500.000 milik Azkyal Fc yang tak kunjung dikembalikan.
Manager Azkyal Fc, Rahmat Hidayat, meminta Askab Madina untuk segera memberhentikan dan menonaktifkan Arif Munanda dari Askab Madina.
(Dedek)










