Sumut.newsline.id Nias Barat – Dalam kegiatan supervisi PKK yang digelar di Alun-Alun Omo Sebua, Bupati Nias Barat, Eliyunus Waruwu, S.Pt., M.Si., menyampaikan pesan kuat tentang pentingnya sinergi, integritas kerja, dan dampak nyata dalam setiap kegiatan PKK.

Acara yang berlangsung pada Rabu (21/05) ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati, Pj. Sekda, Ketua dan pengurus PKK, para kepala OPD, camat, serta kader PKK dari berbagai tingkatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Bupati Eliyunus menekankan perlunya perubahan paradigma kerja kader PKK.
“Kita harus menghentikan kebiasaan bekerja hanya saat diawasi. Justru saat tidak terlihat, di situlah keikhlasan dan dedikasi diuji. Mari aktif dan hadir di tengah kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Lebih jauh, Bupati mendorong kekompakan dan kerja kolektif seluruh kader sebagai motor perubahan sosial di tengah masyarakat.
“PKK harus menjadi solusi, bukan hanya seremonial. Kita harus tahu apa yang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyoroti peran strategis kader PKK tingkat desa sebagai penghubung antara masyarakat dan pemerintah, serta menyerukan agar struktur PKK dimanfaatkan sebagai jalur penyampaian aspirasi.
Bupati tidak menutup mata terhadap tantangan serius yang dihadapi Nias Barat, seperti tingginya angka kemiskinan (22,68%) dan kematian ibu di wilayah Sumatera Utara.
“PKK bukan sekadar tambahan. Ini adalah mitra strategis. Mereka tahu detail persoalan rumah tangga karena mereka bagian dari masyarakat itu sendiri,” tegasnya kepada seluruh OPD.
Lebih lanjut, ia mendorong pemanfaatan dana desa untuk mendukung kegiatan PKK, khususnya dalam pemberdayaan ekonomi dan pembinaan keluarga, serta menyerukan kepada camat dan kepala desa untuk membuka ruang kolaborasi yang lebih luas.
“Buka pintu sinergi! Dana desa bisa dimanfaatkan untuk bermitra dengan PKK, demi kesejahteraan keluarga-keluarga di desa,”pungkasnya.
Menutup arahannya, Bupati Eliyunus mengingatkan agar seluruh program PKK berfokus pada dampak nyata, bukan sekadar penyusunan laporan.
“Jangan hanya mengejar SPJ. Fokus kita adalah manfaat dan perubahan yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” tutupnya.
P. Gulo










