Sekwan DPRD Madina Takut Berkomentar Soal Bendahara

Friday, 25 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id MADINAAfrizal Nasution, Sekretaris DPRD (Sekwan) Kabupaten Mandailing Natal (Madina), memilih bungkam dan tidak memberikan komentar saat dikonfirmasi mengenai Muhammad Asran, bendahara pengeluaran di Sekretariat DPRD, yang tengah menjadi sorotan dan diberitakan oleh sejumlah media.

Afrizal yang dikonfirmasi sejak Rabu lalu hingga kini tak kunjung merespons pertanyaan wartawan terkait tanggapannya terhadap anggotanya Muhammad Asran yang diduga belum melaporkan harta kekayaan lainnya ke Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Dalam konfirmasi melalui pesan Whatsapp itu, Afrizal diduga di intervensi sehingga takut dan tak berani berkomentar soal anggotanya, meski pesan itu sudah ia baca dan bercentang dua.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, Muhammad Asran bendahara pengeluaran di Sekretariat DPRD Kabupaten Mandailing Natal disorot media karena memiliki harta yang sangat fantastis.

Dikutip dari laman Pengumuman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Tanggal Penyampaian/Jenis Laporan – Tahun: 25 Maret 2025/Periodik – 2024. Oknum bendahara ini memiliki total harta Kekayaan mencapai Rp.4.788.150.602.

Selain memiliki aset yang fantastik, ternyata bendahara DPRD Kabupaten Madina Muhammad Asran diduga masih memiliki aset lain yang tidak dilaporkan ke Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara Lembaga (LHKPN).

Dari data yang diperoleh di lapangan, aset bendahara DPRD yang tidak didaftarkan tersebut berupa kenderaan roda 2 sebanyak 2 unit, yakni mobil Toyota merek Rush, dan mobil Toyota Raize warna kuning.

Tak hanya itu, aset lain yang diduga milik bendahara ini, yakni kepemilikan lahan perkebunan seluas 70 hektare di wilayah Desa Pagur, Kecamatan Panyabungan Timur, serta kebun sawit dan puluhan ekor Sapi di Kecamatan Muara Batang Gadis.

Serta 3 unit Stasiun Pom bensin mini yang tersebar di beberapa daerah, yakni 1 unit di perbatasan Tapsel Madina, 1 unit daerah Singkuang dan 1 unit di Desa Pagur Panyabungan Timur.

Bendahara ini pun dijuluki sebagai ‘bendahara seumur hidup’ dan ‘bendahara terkaya’ di lingkungan pemerintah daerah Kabupaten Madina.

 

(D/red)

Berita Terkait

Isu Permintaan Uang Viral, Pegawai Kominfo Nias Barat: Tidak Benar
Jaringan Judi Online Rp1,037 Triliun Dibongkar Bareskrim, Pakai AI dan Bot untuk Hindari Blokir
Pemkab Nias Barat Tingkatkan Penghasilan PPPK Paruh Waktu Dari Rp 250 Menjadi Rp 750 Ribu
Pelatihan Practical Office BLK Panyabungan Vokasi Nasional Batch 3 Ditutup
Job Fair Madina 2026 Buka 245 Lowongan Kerja dari 13 Perusahaan
Jelang Musda KAHMI Medan, Ansor Harahap Jadi Kandidat Pertama yang Mendaftar, Bawa Gagasan “Rumah Besar Merawat Nilai”
Kadis PKPLH Nias Barat Tegaskan Bantuan BSPS Gratis, Tak Ada Pungutan Sepersen Pun
Pemkab Nias Barat Perkuat Infrastruktur, Enam Ruas Jalan Lahomi–Sirombu Ditinjau
Berita ini 106 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 15 September 2026 - 22:47 WIB

Isu Permintaan Uang Viral, Pegawai Kominfo Nias Barat: Tidak Benar

Monday, 7 September 2026 - 11:26 WIB

Jaringan Judi Online Rp1,037 Triliun Dibongkar Bareskrim, Pakai AI dan Bot untuk Hindari Blokir

Saturday, 5 September 2026 - 12:11 WIB

Pemkab Nias Barat Tingkatkan Penghasilan PPPK Paruh Waktu Dari Rp 250 Menjadi Rp 750 Ribu

Saturday, 5 September 2026 - 00:08 WIB

Job Fair Madina 2026 Buka 245 Lowongan Kerja dari 13 Perusahaan

Thursday, 3 September 2026 - 09:54 WIB

Jelang Musda KAHMI Medan, Ansor Harahap Jadi Kandidat Pertama yang Mendaftar, Bawa Gagasan “Rumah Besar Merawat Nilai”

Berita Terbaru

Uncategorized

Ansor Harahap Calon Ketua KAHMI Medan, Bawa 3 Gagasan Besar

Tuesday, 8 Sep 2026 - 14:07 WIB

Uncategorized

Naik Bus Bawa 4 Kg Sabu, Kurir Dibekuk TNI-Polri di Labuhanbatu

Sunday, 6 Sep 2026 - 12:25 WIB