Newsline.id MADINA – Warga Pasar Maga, Kecamatan Lembah Sorik Merapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengeluhkan pelayanan di Kantor Lurah yang dinilai tidak disiplin jam kerja.
Mereka menuturkan, kantor kerap tutup pada jam kerja, bahkan warga terpaksa mencari Lurah di luar kantor untuk mengurus administrasi.
Sejumlah warga menyebut Lurah Pasar Maga, Ahmad Yani, jarang berada di tempat. “Harus dihubungi dulu pak lurahnya jika kita ada keperluan, dan biasanya kita disuruh ke pasar atau ke rumahnya bukan ke kantor lurah,” ujar warga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kondisi ini pun diakui warga sangat menyulitkan mereka yang hendak mengurus dokumen administrasi kependudukan.
Terbukti, saat media ini mendatangi kantor pada jam kerja, suasana terlihat sepi dan tidak ada aktivitas pelayanan sama sekali, bahkan kantor itu tutup padahal masih jam 15:00 wib.
Seorang penjaga kantor yang ditemui menyatakan, kantor kerap tutup lebih awal. “Biasanya siang udah pulang, kantor sudah tutup, kan begitu biasanya” ucap seorang wanita penjaga kantor kelurahan itu.
Selain itu, ditemukan absensi kehadiran yang diduga tidak sesuai fakta karena tetap menampilkan parap dari lurah meski kantor kosong dan tak pernah buka. Dan anehnya lagi absensi itu tidak ditandatangani lurah.
Saat dikonfirmasi media ini, Ahmad Yani berdalih ketidakhadirannya hari ini disebabkan hujan lebat, dan ia tidak bisa masuk Kantor.
“Kalau perasaan saya, saya tidak jarang masuk, terlebih cuma 3 orang kami disana, itupun satu orang sudah mau pensiun,” tulisnya melalui pesan WhatsApp. Selasa (23/9/2025).
Kini, warga berharap Pemerintah Kecamatan maupun Kabupaten menindaklanjuti keluhan ini agar pelayanan publik di Kantor Kelurahan Pasar Maga berjalan baik.
Penulis : Dede










