Laskar Merah Putih Desak Kapolres Madina Tindak Pelaku Tambang dan Pemasok Zat Merkuri

Monday, 26 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id MADINA – Ketua Laskar Merah Putih Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Andris Sumarlin atau Andrez mempertanyakan Kapolres Madina terkait dengan aktivitas tambang emas ilegal yang semakin marak.

Andrez menilai bahwa aktivitas tambang ilegal ini tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga membahayakan keselamatan masyarakat dengan banyaknya korban berjatuhan.

Selain itu, Andrez juga mempertanyakan siapa pemasok zat mercury dan sianida yang digunakan dalam pengolahan tambang emas ilegal yang kian menjamur di Kabupaten Madina itu.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mempertanyakan komitmen Kapolres Madina dalam menangani kasus ilegal mining dan pemasok zat berbahaya ini. Apakah benar-benar ada tindakan tegas yang diambil untuk menghentikan aktivitas ilegal ini?” ungkap Andrez.

Terkait dengan peredaran dan perdagangan merkuri dan sianida. Andrez mengaku penambangan ilegal yang diperkirakan dimulai sejak tahun 2009 ini telah menggunakan merkuri dan sianida dalam prosesnya.

“Kami ingin tahu siapa yang bertanggung jawab atas pemasokan bahan-bahan berbahaya ini, dan mengapa pihak kepolisian tidak melakukan tindakan tegas terhadap aktivitas ilegal ini, karena sudah berlangsung sejak lama,” ungkap Andrez.

Yang lebih mengkhawatirkan lagi, Andrez mengaku adanya banyak tong yang beroperasi di daerah Desa Panyabungan Tonga dan Desa Panyabungan Jae, Kecamatan Panyabungan.

Bahkan, sebagian dari tong-tong tersebut kata Andrez sudah beroperasi lebih dari 10 tahun untuk mengolah limbah tambang emas ilegal menggunakan sianida, zat yang sangat berbahaya bagi manusia dan lingkungan.

“Penggunaan merkuri dan sianida dalam proses penambangan emas ilegal ini dapat menimbulkan dampak serius bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat sekitar. Oleh karena itu, perlu adanya tindakan tegas dari pihak berwajib untuk menghentikan aktivitas ilegal ini dan menindak para pelaku yang terlibat,”Tambahnya.

Andrez juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus memantau situasi ini, dan meminta pihak kepolisian menangani masalah ini.

“Kami berharap Kapolres Madina dapat menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta melindungi lingkungan dari kerusakan akibat aktivitas ilegal ini,” tegasnya.

 

(Dedek)

Berita Terkait

Musdes RKPDES 2026 Sinunukan V, Anggaran DD Fokus Program Prioritas
Pemkab Nias Barat: Cerah Medika Adalah Simbol Harapan Pelayanan Kesehatan bagi Masyarakat
Wisuda Perdana TK Swasta Maju Bersama, Menanam Harapan Besar dari Sekolah Sederhana di Desa Hayo
Kecelakaan di Jalinsum Sergai, Pemotor 19 Tahun Tewas usai Tabrakan dengan Truk
Camat Natal Lepas Pawai Takbir Idul Adha 1447 H, Camat Nori: Semangat Kebersamaan dan Silaturahmi Harus Tetap Terjaga
Semangat Berbagi di Tengah Upaya Pemkab Madina Genapi Target Kurban Idul Adha ‎
Haru dan Semangat, SMPN 1 Panyabungan Timur Lepaskan Siswa Kelas IX Menuju Jenjang Baru
Anggaran Dana Fisik Rp120 Juta, Pokja Gunung Baringin Fokus Pembangunan Jalan Padang Dolok
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 5 June 2026 - 22:15 WIB

Musdes RKPDES 2026 Sinunukan V, Anggaran DD Fokus Program Prioritas

Monday, 1 June 2026 - 00:07 WIB

Pemkab Nias Barat: Cerah Medika Adalah Simbol Harapan Pelayanan Kesehatan bagi Masyarakat

Saturday, 30 May 2026 - 18:52 WIB

Wisuda Perdana TK Swasta Maju Bersama, Menanam Harapan Besar dari Sekolah Sederhana di Desa Hayo

Wednesday, 27 May 2026 - 02:10 WIB

Kecelakaan di Jalinsum Sergai, Pemotor 19 Tahun Tewas usai Tabrakan dengan Truk

Tuesday, 26 May 2026 - 10:28 WIB

Semangat Berbagi di Tengah Upaya Pemkab Madina Genapi Target Kurban Idul Adha ‎

Berita Terbaru