Newsline.id MADINA – Ketua Laskar Merah Putih Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Andris Sumarlin atau Andrez mempertanyakan Kapolres Madina terkait dengan aktivitas tambang emas ilegal yang semakin marak.
Andrez menilai bahwa aktivitas tambang ilegal ini tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga membahayakan keselamatan masyarakat dengan banyaknya korban berjatuhan.
Selain itu, Andrez juga mempertanyakan siapa pemasok zat mercury dan sianida yang digunakan dalam pengolahan tambang emas ilegal yang kian menjamur di Kabupaten Madina itu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami mempertanyakan komitmen Kapolres Madina dalam menangani kasus ilegal mining dan pemasok zat berbahaya ini. Apakah benar-benar ada tindakan tegas yang diambil untuk menghentikan aktivitas ilegal ini?” ungkap Andrez.
Terkait dengan peredaran dan perdagangan merkuri dan sianida. Andrez mengaku penambangan ilegal yang diperkirakan dimulai sejak tahun 2009 ini telah menggunakan merkuri dan sianida dalam prosesnya.
“Kami ingin tahu siapa yang bertanggung jawab atas pemasokan bahan-bahan berbahaya ini, dan mengapa pihak kepolisian tidak melakukan tindakan tegas terhadap aktivitas ilegal ini, karena sudah berlangsung sejak lama,” ungkap Andrez.
Yang lebih mengkhawatirkan lagi, Andrez mengaku adanya banyak tong yang beroperasi di daerah Desa Panyabungan Tonga dan Desa Panyabungan Jae, Kecamatan Panyabungan.
Bahkan, sebagian dari tong-tong tersebut kata Andrez sudah beroperasi lebih dari 10 tahun untuk mengolah limbah tambang emas ilegal menggunakan sianida, zat yang sangat berbahaya bagi manusia dan lingkungan.
“Penggunaan merkuri dan sianida dalam proses penambangan emas ilegal ini dapat menimbulkan dampak serius bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat sekitar. Oleh karena itu, perlu adanya tindakan tegas dari pihak berwajib untuk menghentikan aktivitas ilegal ini dan menindak para pelaku yang terlibat,”Tambahnya.
Andrez juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus memantau situasi ini, dan meminta pihak kepolisian menangani masalah ini.
“Kami berharap Kapolres Madina dapat menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta melindungi lingkungan dari kerusakan akibat aktivitas ilegal ini,” tegasnya.
(Dedek)










