Kurang Serius Tindak Peti, Bupati Madina Dikritisi Praktisi Hukum

Saturday, 4 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id MADINA – Praktisi hukum Edwin S. Pohan menilai Bupati Mandailing Natal (Madina) Saipullah Nasution tidak serius menertibkan lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) disejumlah Kecamatan.

“Bupati Madina itu jangan hanya chek ombak, kan sampai saat ini masih banyaknya lokasi ilegal PETI di sana. Ia sepertinya tidak serius, atau jangan jangan sudah,” ungkap Edwin Pohan kepada wartawan di Medan, Sabtu 4 Oktober 2025.

Menurut Edwin, Bupati Madina Saipullah pada 17 April 2025 telah mengeluarkan surat instruksi kepada sejumlah camat untuk menghentikan segala aktifitas PETI di wilayah masing masing.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang jadi pertanyaan, apakah seluruh Camat sudah melaporkan hasil tindaklanjut instruksi penertiban PETI itu kepada Bupati? Atau Bupati yang belum memanggil para camat itu untuk melaporkan hasil pebertiban PETI,” kata Edwin Pohan.

Dari data yang terlihat, lanjut Edwin, ternyata masih banyak lokasi PETI yang beroperasi terkhusus di Kecamatan yang mendapatkan surat instruksi dari Bupati Madina.

Lokasi PETI yang terus beroperasi di Kabupaten Madina sangat berefek negatif terhadap kehidupan masyarakat sekitar. Imbasnya sangat dirasakan jika terjadi banjir atapun longsor.

“Proses hukum harus dilakukan Bupati Madina dengan meminta aparat pegak hukum bertindak tegas kepada pemodal PETI. Jika ini terus dibiarkan tanpa ada tindakannya dari pemerintah sangat disayangkan sumber daya alam yang bisa dikelolah untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Edwin Pohan.

Penulis : RLS/Dede

Berita Terkait

Isu Permintaan Uang Viral, Pegawai Kominfo Nias Barat: Tidak Benar
Jaringan Judi Online Rp1,037 Triliun Dibongkar Bareskrim, Pakai AI dan Bot untuk Hindari Blokir
Pemkab Nias Barat Tingkatkan Penghasilan PPPK Paruh Waktu Dari Rp 250 Menjadi Rp 750 Ribu
Pelatihan Practical Office BLK Panyabungan Vokasi Nasional Batch 3 Ditutup
Job Fair Madina 2026 Buka 245 Lowongan Kerja dari 13 Perusahaan
Jelang Musda KAHMI Medan, Ansor Harahap Jadi Kandidat Pertama yang Mendaftar, Bawa Gagasan “Rumah Besar Merawat Nilai”
Kadis PKPLH Nias Barat Tegaskan Bantuan BSPS Gratis, Tak Ada Pungutan Sepersen Pun
Pemkab Nias Barat Perkuat Infrastruktur, Enam Ruas Jalan Lahomi–Sirombu Ditinjau
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 15 September 2026 - 22:47 WIB

Isu Permintaan Uang Viral, Pegawai Kominfo Nias Barat: Tidak Benar

Monday, 7 September 2026 - 11:26 WIB

Jaringan Judi Online Rp1,037 Triliun Dibongkar Bareskrim, Pakai AI dan Bot untuk Hindari Blokir

Saturday, 5 September 2026 - 12:11 WIB

Pemkab Nias Barat Tingkatkan Penghasilan PPPK Paruh Waktu Dari Rp 250 Menjadi Rp 750 Ribu

Saturday, 5 September 2026 - 00:08 WIB

Job Fair Madina 2026 Buka 245 Lowongan Kerja dari 13 Perusahaan

Thursday, 3 September 2026 - 09:54 WIB

Jelang Musda KAHMI Medan, Ansor Harahap Jadi Kandidat Pertama yang Mendaftar, Bawa Gagasan “Rumah Besar Merawat Nilai”

Berita Terbaru

Uncategorized

Ansor Harahap Calon Ketua KAHMI Medan, Bawa 3 Gagasan Besar

Tuesday, 8 Sep 2026 - 14:07 WIB

Uncategorized

Naik Bus Bawa 4 Kg Sabu, Kurir Dibekuk TNI-Polri di Labuhanbatu

Sunday, 6 Sep 2026 - 12:25 WIB