Newsline.id MADINA – Bukannya memperbaiki kinerja kepala sekolah yang dinilai bermasalah, Koordinator Wilayah (Korwil) Dinas Pendidikan XIV Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), justru dinilai membela tindakan kepala sekolah yang kurang disiplin.
Informasi yang dihimpun dari StartNews menyebutkan, Kepala SD Negeri 356 Desa Sinunukan VI, Kecamatan Batahan, kerap tidak hadir atau jarang masuk kerja.
Ironisnya, setelah pemberitaan itu mencuat, Korwil XIV, Budi Purnomo, justru diduga membenarkan tindakan kepala sekolah tersebut melalui salah satu media online.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia bahkan ikut mendukung alasan-alasan yang disampaikan sang kepala sekolah, sekaligus membantah isu adanya banyak orang tua yang memindahkan anaknya ke sekolah lain.
“Terkait beredarnya kabar bahwa banyak orang tua memindahkan anak-anak ke SDN terdekat itu tidak benar. Adapun enam orang siswa SDN 345 pindah sekolah disebabkan orang tuanya pindah domisili,” ujar Budi sebagaimana dilansir dari Orbit Daily, Jumat (3/10/2025).
Akibatnya, sikap Korwil ini pun menuai sorotan. Pasalnya, alih-alih melakukan pembinaan atau menegakkan aturan, Korwil dianggap memojokkan wali murid dan pihak media yang menyampaikan kritik terkait kondisi sekolah.
Budi bahkan mengakui kondisi fisik sekolah memang memprihatinkan sejak lama, jauh sebelum Kepala SDN 356 Aswi Sari, S.Pd, menjabat.
Namun, bukannya ikut mendorong perbaikan gedung, ia justru dinilai menyepelekan kerusakan parah yang ada di sekolah tersebut.
Akibatnya, sejumlah pihak termasuk wali murid menilai tindakan Korwil telah mencederai semangat transparansi serta tanggung jawab dalam dunia pendidikan.
“Seharusnya Korwil melakukan pembinaan kepada kepala sekolah dan memastikan kebijakan dan program di sekolah itu berjalan efektif, bukan melakukan pembelaan jika sudah terbukti kurang disiplin,” ucap mantan Ketua Komisi I DPRD Madina, Iskandar Hasibuan.
Wali murid pun berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Madina turun tangan untuk mengevaluasi kinerja Korwil dan kepala sekolah, sekaligus memberikan teguran tegas agar kejadian serupa tidak terulang di sekolah lain.
Penulis : Dede










