Kepala Sekolah SDN 126 Gunung Baringin Klarifikasi Soal Buku Rusak yang Viral di Media

Saturday, 19 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumut.newsline.id, Madina – Menanggapi keluhan orang tua siswa yang disampaikan melalui media sosial terkait kondisi buku pelajaran di SDN 126 Kelurahan Gunung Baringin, Kecamatan Panyabungan Timur, Kepala Sekolah, Nurhayani, memberikan klarifikasi dan penjelasan resmi pada Jumat (18/7/2025).

Kegiatan klarifikasi ini dilaksanakan di SDN 126 Gunung Baringin dan turut dihadiri oleh Plt. Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal, Daud Batubara, Camat Panyabungan Timur, Arsalan Siregar, Manajer BOS, Koordinator Wilayah (Korwil) Dinas Pendidikan Panyabungan Timur, Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas), serta para staf pengajar sekolah.

Kepala Sekolah SDN 126 Gunung Baringin, Nurhayani, menyampaikan bahwa pihak sekolah telah mengetahui adanya postingan dari salah satu orang tua murid mengenai buku pelajaran yang disebut dalam kondisi rusak, diikat dengan tali plastik, dan tidak layak pakai.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sangat memahami kekhawatiran orang tua siswa. Apa yang disampaikan melalui media sosial akan kami jadikan bahan evaluasi. Namun perlu kami klarifikasi bahwa buku yang dimaksud merupakan buku pinjaman dari tahun-tahun sebelumnya karena keterbatasan pengadaan buku baru,” ujar Kepala Sekolah.

Menurutnya, kondisi tersebut memang bukan hal yang ideal, namun sekolah telah berupaya semaksimal mungkin agar seluruh siswa tetap memiliki akses terhadap buku pelajaran.

“Kami tidak membiarkan anak-anak belajar tanpa buku. Kami prioritaskan pemerataan penggunaan buku meskipun beberapa di antaranya sudah dalam kondisi yang tidak sempurna. Buku-buku itu dijilid ulang secara manual agar masih bisa digunakan,” tambahnya.

Pihak sekolah juga telah memesan buku pelajaran, namun hingga saat ini masih menunggu proses realisasi.

“Kami akan terus melakukan perbaikan dan komunikasi dengan orang tua murid. Kritik dan masukan dari orang tua sangat kami hargai. Ke depan kami akan membuka diri dan memberi ruang komunikasi agar tidak terjadi kesalahpahaman,” tutup Kepala Sekolah.

Kepala sekolah juga mengajak seluruh orang tua untuk bersama-sama nantinya mendukung kegiatan belajar-mengajar, termasuk melalui partisipasi dalam rapat komite sekolah guna membahas solusi bersama atas kendala yang ada.

Sementara itu, Plt Kadis Pendidikan Madina, Daud Batu Bara, langsung merespon dengan mendatangi SD tersebut terkait viralnya di media sosial soal buku rusak yang dibagikan ke murid. Ia menjelaskan bahwa ketika ada persoalan yang menyentuh pihak sekolah, mereka dari Dinas Pendidikan tidak serta-merta merespons dengan kemarahan, tetapi lebih mengedepankan klarifikasi dan komunikasi terbuka.

“Kami datang kesini bukan untuk menakut-nakuti ibu, tapi ingin mengklarifikasi keadaan atas berita yang beredar, Karena kami menganggap ibu bagian dari keluarga besar kami,” ujar Daud.

Kadis Daud juga menyadari bahwa mungkin ada persepsi yang kurang tepat dari masyarakat luar. Untuk itu, pihaknya akan meluruskan informasi yang beredar dengan fakta dan penjelasan yang sebenarnya.

“Tadi, saya juga sempat duduk bersama dan berbincang santai sambil menikmati makan siang. Dari obrolan tersebut, kami mengetahui bahwa masalah yang terjadi sebenarnya tidak terlalu besar dan bisa diselesaikan dengan baik,” Pungkasnya. (red/snl)

Berita Terkait

Seorang Pria Tewas, Saat Ditemukan Wajah Babak Belur di Lokasi Pengolahan Tambang
Pegawai RSUD Husni Thamrin Natal Keluhkan Dugaan Pungli Saat Proses Pencairan THR
Momentum Ramadan, KB SMA Negeri 1 Batahan Buka Puasa Bersama
Didanai Infak Warga, Yayasan At-Taqwa Bina Puluhan Santri Secara Gratis
Sertijab Forkada Kepulauan Nias Bahas Pesawat Berbadan Besar
Polda Sumut Selidiki Pemilik 14 Alat Berat Tambang Ilegal, 17 Orang Berstatus Saksi‎ ‎
Kepala Desa Lahagu Tegaskan Tidak Ada Intimidasi terhadap Wartawan
Viral Dugaan Penolakan Pasien BPJS RSU Full Bethesda ‎
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 8 April 2026 - 15:29 WIB

Seorang Pria Tewas, Saat Ditemukan Wajah Babak Belur di Lokasi Pengolahan Tambang

Monday, 16 March 2026 - 16:26 WIB

Pegawai RSUD Husni Thamrin Natal Keluhkan Dugaan Pungli Saat Proses Pencairan THR

Saturday, 14 March 2026 - 19:16 WIB

Momentum Ramadan, KB SMA Negeri 1 Batahan Buka Puasa Bersama

Friday, 6 March 2026 - 16:56 WIB

Sertijab Forkada Kepulauan Nias Bahas Pesawat Berbadan Besar

Tuesday, 3 March 2026 - 21:31 WIB

Polda Sumut Selidiki Pemilik 14 Alat Berat Tambang Ilegal, 17 Orang Berstatus Saksi‎ ‎

Berita Terbaru

Serba Serbi

Momentum Ramadan, KB SMA Negeri 1 Batahan Buka Puasa Bersama

Saturday, 14 Mar 2026 - 19:16 WIB