Kegiatan 3 Pilar Di Siabu, Diduga Tidak Sesuai Juklak Dan Juknis Dan Berbau Korupsi 

Wednesday, 2 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id MADINA ⁠- Camat Siabu, Sudrajat Putra diduga lakukan korupsi Dana Desa kegiatan Sosialisasi 3 Pilar. Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (GNPK-RI) Sumatera Utara, Yulinar Lubis kepada wartawan, Rabu (02/07/2025).

Yuli pun menjelaskan mendapatkan laporan terkait pelaksanaan kegiatan sosialisasi 3 pilar dari masyarakat. Dia menyebutkan, pihak GNPK-RI Sumut sudah mendapatkan Rancangan Anggaran Belanja (RAB) kegiatan 3 pilar tersebut.

“Kami sudah mendapatkan RAB kegiatan itu. Kami duga Camat Siabu, mengkorupsi sekitar 14 jam biaya pemateri. Itu baru 2 kegiatan di satu desa. Bagaimana kalau sebanyak 26 desa di Kecamatan Siabu,” jelasnya kepada wartawan.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yuli menguraikan, kegiatan dilaksanakan Minggu lalu ini di SMA Negeri 2 Siabu dengan anggaran 1 kegiatan Rp.5.320.000 x 2 total Rp.10.640.000, 2 kegiatan dilakukan sekaligus Seluruh desa di Kecamatan Siabu dikumpulkan, dan diwakilkan oleh 10 orang per desa.

“Kami duga ini korupsi yang tersistematis. 3 Pilar itu, terdiri dari Kepolisian, TNI dan Kejaksaan. Namun, kemarin hanya kepolisian dan TNI saja yang dilaksanakan di SMA Negeri 2. Seluruh desa di Kecamatan Siabu, dikumpulkan disatu tempat dengan durasi kegiatan 2 jam saja,” tegas Yuli.

Melihat ini, Yuli menilai kegiatan ini seolah-olah merupakan kegiatan fiktif. Karena dari kegiatan ini, seharusnya pembicara dibayar selama 8 jam/desa yang tertera di RAB. Namun, kenyataan kegiatan itu hanya dilaksanakan selama dua jam.

“Itu baru terkait kegiatan. Belum lagi terkait Snack dan makan minum. Bupati Madina melalui inspektorat harus turun menginvestigasi kegiatan di Siabu ini. Jangan sampai uang desa dimakan Camat, sehingga menyiksa masyarakat,” tutupnya.

Camat Siabu, Sudrajat Batubara ketika dikonfirmasi via seluler terkait ini menjelaskan bahwa mengingat waktu akan memasuki peringatan HUT Bhayangkara ke 79, maka diambil kebijakan oleh TNI dan Polri untuk melakukan kegiatan dengan 4 kelas terdiri dengan 6 desa perkelas.

”Mengingat waktu menjelang HUT Bhayangkara ke 79 semua sibuk, maka diambil kebijakan dilakukan pelaksaan program 3 pilar dengan membuat 4 kelas terdiri 6 desa perkelas dan ada yang 7 desa. Dan kemaren waktunya dilaksanakan mulai pukul 14.00 wib sd 18.00 wib,”terang Camat.

Kemudian lanjutnya, kegiatan ini akan dilanjutkan kembali perdesa sesuai juklak dan juknis oleh TNI dan Polri oleh Bhabinsa dan Bhabinkamtibnas setelah peringatan HUT Bhayangkara ke 79 selesai.

Tanggapan Camat Dan Danramil Siabu

Sementara itu Danramil Siabu Kapten Inf Abdi ketika dikonfirmasi senada dengan Camat Siabu menuturkan kebijakan dilaksanakannya 4 kelas saat pelaksaan program 3 Pilar di SMAN 2 Siabu mengingat waktu menjelang HUT Bhayangkara ke 79 yang sangat mendesak.

”Selesai kegiatan HUT Bhayangkara ke 79 kita (TNI/Polri) akan langsung ke desa-desa untuk melaksanakan penyuluhan ini sesuai dengan Juklak dan Juknisnya,”sebut Danramil Siabu.

Kita pun sambungnya, ingin program penyuluhan hukum dan khamtibmas ini bisa langsung kepada masyarakat desa agar tepat sasaran.

Sedangkan Kapolsek Siabu, Iptu AJ Nasution ketika hendak dikonfirmasi terkait ini hingga berita diterbitkan tidak dapat dihubungi.

(***)

Berita Terkait

Isu Permintaan Uang Viral, Pegawai Kominfo Nias Barat: Tidak Benar
Pemkab Nias Barat Tingkatkan Penghasilan PPPK Paruh Waktu Dari Rp 250 Menjadi Rp 750 Ribu
Pelatihan Practical Office BLK Panyabungan Vokasi Nasional Batch 3 Ditutup
Job Fair Madina 2026 Buka 245 Lowongan Kerja dari 13 Perusahaan
Jelang Musda KAHMI Medan, Ansor Harahap Jadi Kandidat Pertama yang Mendaftar, Bawa Gagasan “Rumah Besar Merawat Nilai”
Kadis PKPLH Nias Barat Tegaskan Bantuan BSPS Gratis, Tak Ada Pungutan Sepersen Pun
Pemkab Nias Barat Perkuat Infrastruktur, Enam Ruas Jalan Lahomi–Sirombu Ditinjau
Berikut Penjelasan DKPP Nias Barat Tentang Tentang Babi
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 15 September 2026 - 22:47 WIB

Isu Permintaan Uang Viral, Pegawai Kominfo Nias Barat: Tidak Benar

Saturday, 5 September 2026 - 12:11 WIB

Pemkab Nias Barat Tingkatkan Penghasilan PPPK Paruh Waktu Dari Rp 250 Menjadi Rp 750 Ribu

Saturday, 5 September 2026 - 00:08 WIB

Job Fair Madina 2026 Buka 245 Lowongan Kerja dari 13 Perusahaan

Thursday, 3 September 2026 - 09:54 WIB

Jelang Musda KAHMI Medan, Ansor Harahap Jadi Kandidat Pertama yang Mendaftar, Bawa Gagasan “Rumah Besar Merawat Nilai”

Tuesday, 1 September 2026 - 20:50 WIB

Kadis PKPLH Nias Barat Tegaskan Bantuan BSPS Gratis, Tak Ada Pungutan Sepersen Pun

Berita Terbaru

Uncategorized

Ansor Harahap Calon Ketua KAHMI Medan, Bawa 3 Gagasan Besar

Tuesday, 8 Sep 2026 - 14:07 WIB

Uncategorized

Naik Bus Bawa 4 Kg Sabu, Kurir Dibekuk TNI-Polri di Labuhanbatu

Sunday, 6 Sep 2026 - 12:25 WIB