Keberatan, Warga Desa Setia Karya Natal Minta Galian C Tanah Uruk Ditutup

Sunday, 22 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id MADINA ⁠- Warga desa Setia Karya kecamatan Natal Kabupaten Mandailing Natal (Madina) merasa sangat keberatan dan meminta agar aktifitas Galian C tanah uruk yang ada di desanya segera dihentikan (ditutup).

Permintaan warga tersebut bukan tak beralasan. Sebab, dari aktifitas galian C dengan mengeruk tanah uruk tersebut, lalu lalang mobil truk yang membawa material tanah menyebabkan debu ke pemukiman warga, khususnya yang berdekatan dengan lokasi.

Tak hanya karena debu yang mencemari, apabila musim penghujan, akibat dari aktifitas galian C tanah uruk yang diketahui milik Busran ini menyebabkan lumpur dijalanan sehingga warga sangat terganggu bila berkendara dan sangat membahayakan keselamatan.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sangat keberatan dengan adanya aktifitas galian C ini. Apabila musim panas, debunya sangat mengganggu kami. Apalagi saat musim hujan, lumpurnya sangat mengganggu kita warga pengguna jalan,”ungkap salah seorang warga desa Setia Karya yang namanya tidak ingin dituliskan kepada wartawan, Minggu (22/06/2025).

Warga ini pun menjelaskan terkait aktifitas galian C tanah uruk ini telah beroperasi sejak tahun 2023. Dan selama itulah warga merasakan polusi udara bila musim panas dan lumpur bila musim hujan.

“Kegiatan ini sangat mengganggu, untuk itu sebagai warga kita meminta instansi terkait agar meninjau ulang izin galian C ini apabila ada izinnya. Dan tolong dihentikan apabila galian C ini tidak memiliki izin,”pinta warga.

Sementara itu Kepala Desa Setia Karya, Nofrizal ketika dikonfirmasi wartawan terkait keberatan warga di nomor +62 858-3130-**** hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan tidak dapat dihuhungi.

(**)

Berita Terkait

Keluarga Sebastian Gulo Tegaskan Unggahan Soal Bupati Nias Barat Tidak Benar
Pendidikan di Daerah Terpencil dan Kepulauan Masih Hadapi Banyak Tantangan, Kurikulum Berbasis Lokal Dinilai Jadi Solusi
Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu Hadiri Forum Strategis Otonomi Daerah
Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu Apresiasi Pengabdian Polri di Hari Bhayangkara
Bupati Eliyunus Waruwu: Persatuan dan Iman Kunci Membangun Nias Barat yang Sejahtera
Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu Lihat Kondisi Jalan dan Pertanian Warga, Ajak Dialog Masyarakat
Masmudin Menang Telak, Nahkodai Koperasi Produsen BKPB Desa Bintuas
Pemilihan Pengurus Baru Koperasi Plasma BKPB Desa Bintuas, Penghitungan Suara Berlangsung Hingga Malam
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 16 July 2026 - 00:10 WIB

Keluarga Sebastian Gulo Tegaskan Unggahan Soal Bupati Nias Barat Tidak Benar

Wednesday, 15 July 2026 - 16:57 WIB

Pendidikan di Daerah Terpencil dan Kepulauan Masih Hadapi Banyak Tantangan, Kurikulum Berbasis Lokal Dinilai Jadi Solusi

Friday, 3 July 2026 - 08:57 WIB

Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu Hadiri Forum Strategis Otonomi Daerah

Thursday, 2 July 2026 - 03:58 WIB

Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu Apresiasi Pengabdian Polri di Hari Bhayangkara

Monday, 29 June 2026 - 04:07 WIB

Bupati Eliyunus Waruwu: Persatuan dan Iman Kunci Membangun Nias Barat yang Sejahtera

Berita Terbaru