Kasus Penipuan Janjikan Jabatan Kepsek, Penyidik Diminta Lakukan Pendalaman

Wednesday, 6 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id MADINA – Adanya laporan seorang guru ASN inisial D (55) yang dijanjikan akan menjadi kepala sekolah (Kepsek) oleh pelaku ISL (38) seorang honorer di Korwil 1 Panyabungan dengan menyerahkan puluhan juta rupiah, penyidik harus melakukan pendalaman.

Demikian ditegaskan pengamat hukum, Zakaria Rambe, SH, Rabu (06/08/2025) kepada wartawan menanggapi kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang dilaporkan guru ASN inisial D di Polsek Panyabungan dengan laporan Polisi Nomor : LP/B/19/II/2025 SPKT/POLSEK PANYABUNGAN/POLRES MADINA/POLDA SUMUT 18 FEBRUARI 2025.

“Terkait kasus ini berdasarkan logika berfikir saja sudah tidak mungkin. Bagaimana seorang honorer bisa menjanjikan korban menjadi kepala sekolah yang merupakan seorang ASN bila tidak ada oknum lain dibelakangnya,”ungkap Zakaria Rambe penuh tanya.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk itu lanjutnya, tim penyidik dalam hal ini kepolisian harus melakukan pengembangan dan pendalaman untuk menelusuri siapa oknum-oknum dibalik tersangka ISL ini.

“Untuk menuntaskan kasus ini ke akarnya penyidik tidak perlu lagi diajari karena mereka sudah sekolah untuk ini. Selain siapa oknum dibelakang ISL ini, kemana aliran dana puluhan juta yang diberikan guru ASN ini pun harus ditelusuri,”tegas Zakaria Rambe yang merupakan ketua dewan penasehat korps advokad Alumni UMSU (KOUM) tersebut.

Sebelumnya diketahui korban guru ASN inisial D telah melaporkan tersangka ISL ke polsek Panyabungan pada tanggal 18 Februari 2025 lalu.

Dan ketika Kasi Humas Polres Madina, Iptu Bagus Seto, SH di konfirmasi membenarkan bahwa perkara masih dalam proses penyidikan dan saat ini penyidik telah menetapkan ISL sebagai tersangka.

Kemudian Kasi Pidum Kejari Madina, Gilbert Sitindaon, SH pun membenarkan bahwa Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) telah diterima dari Penyidik.

“Benar, Kejari Madina telah menerima SPDP atas kasus tersebut dan sekarang masih menunggu berkas lanjutan,”sebutnya.

 

(D/red)

Berita Terkait

IMA Kamus Madina Gelar Barakasih di Panti Asuhan Siti Aisyah, Hadirkan Kebahagiaan Lewat Kebersamaan
Gegara Takaran BBM Diduga Dicurangi, Manajer dan Supervisor SPBU di Sergai Ditangkap Polisi
Dugaan Status Keanggotaan Arianto di KUD Maju Bersama Desa Pardamean Baru Terkuak
TP PKK Madina Gelar Aksi Sosial di Gunung Baringin, Salurkan Bantuan hingga CKG Untuk Warga
Kolaborasi Camat Natal, Kapolsek dan Kacabjari Bagikan Masker di Tengah Kabut Asap
Program Bedah Rumah BSPS di Madina Disorot, Diduga Ada Penerima Tak Penuhi Syarat
Pengurus KUD Maju Bersama Ajukan PMH ke PN Madina, Sidang Perdana Dimulai
Atang Bantah Dituding Mafia PETI, Tegaskan Sudah 3 Tahun Tak Menjabat Sekdes
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 2 November 2026 - 09:27 WIB

IMA Kamus Madina Gelar Barakasih di Panti Asuhan Siti Aisyah, Hadirkan Kebahagiaan Lewat Kebersamaan

Monday, 26 October 2026 - 22:25 WIB

Gegara Takaran BBM Diduga Dicurangi, Manajer dan Supervisor SPBU di Sergai Ditangkap Polisi

Friday, 16 October 2026 - 18:14 WIB

Dugaan Status Keanggotaan Arianto di KUD Maju Bersama Desa Pardamean Baru Terkuak

Friday, 16 October 2026 - 16:44 WIB

TP PKK Madina Gelar Aksi Sosial di Gunung Baringin, Salurkan Bantuan hingga CKG Untuk Warga

Friday, 16 October 2026 - 13:03 WIB

Program Bedah Rumah BSPS di Madina Disorot, Diduga Ada Penerima Tak Penuhi Syarat

Berita Terbaru