Jaksa YT Diduga Jadi Makelar Proyek, AMPH-SU Gelar Aksi di Kejatisu

Thursday, 19 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id MEDAN – Puluhan orang yang mengatasnamakan dirinya dari Aliansi Mahasiswa Pemerhati Hukum Sumatera Utara (AMPH-SU) menggelar aksi unjukrasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Rabu/18/6/2025).

Dalam orasinya, massa menyoroti dugaan kepemilikan harta tidak wajar dari seorang Jaksa pada Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara berinisial YT.

Adapun temuan terkait dugaan kepemilikan harta tidak wajar dari YT yang dimaksud oleh massa ialah kos-kosan di ratusan pintu di daerah USU, rumah mewah jalan Pasar Baru Setia Budi, Koleksi Mobil Hardtop lama dan kepemilikan usaha Apotek.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Patut diduga, harta yang dimiliki oleh YT tersebut adalah hasil dari kejahatan yang berkaitan dengan dan wewenang yang melekat padanya, terlebih YT merupakan Jaksa yang memiliki jabatan mentereng di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara”, Kata koordinator aksi Angga Pratama.

Menurut Angga, berdasarkan penelusuran dan investigasi yang mereka lakukan, YT diduga pernah melakukan pengamanan perkara dugaan Tindak Pidana korupsi pejabat tinggi dari Sekretariat DPRD Sumatera Utara.

“Agar perkara dugaan korupsi tersebut tidak dilanjutkan oleh Kejati Sumut, YT diduga kemudian mendapatkan proyek pekerjaan dari Sekretariat DPRD Sumut berupa Rehab Gedung Sekretariat DPRD Sumut dengan pagu Rp 4 Milyar dan pengerjaan papan nama meja dengan pagu Rp 600 Juta”, sambungnya.

“Lain dari itu YT juga kami duga telah banyak menerima upeti berupa proyek pekerjaan dan gratifikasi dari pengamanan perkara yang ada di Sumatera Utara, dugaan pengamanan perkara oleh YT terhadap pejabat dari Sekretariat DPRD Sumut yang kami sebut diatas hanyalah satu diantara puncak gunung es”, tambah nya lagi.

Lebih lanjut, Angga menuturkan dalam menjalankan dugaan penyalahgunaan wewenang berupa pengamanan perkara dan permintaan proyek, YT selalu mengatasnamakan perintah Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

“Dalam hal ini ada dua kemungkinan, bisa jadi perbuatan yang dilakukan YT hanyalah menjual nama Kajatisu untuk memuluskan akal busuknya atau memang benar perbuatan itu dilakukan atas sepengetahuan dan bahkan perintah dari Kajatisu, tapi yang pastinya berdasarkan informasi yang beredar kami duga YT ini adalah anak main Kajatisu” pungkas Angga.

 

(**)

Berita Terkait

Tolak PETI di Lahan Sitaan Satgas PKH, Koperasi MSM Minta PT Agrinas Turun Tangan
IMA Kamus Madina Gelar Barakasih di Panti Asuhan Siti Aisyah, Hadirkan Kebahagiaan Lewat Kebersamaan
Gegara Takaran BBM Diduga Dicurangi, Manajer dan Supervisor SPBU di Sergai Ditangkap Polisi
Dugaan Status Keanggotaan Arianto di KUD Maju Bersama Desa Pardamean Baru Terkuak
TP PKK Madina Gelar Aksi Sosial di Gunung Baringin, Salurkan Bantuan hingga CKG Untuk Warga
Kolaborasi Camat Natal, Kapolsek dan Kacabjari Bagikan Masker di Tengah Kabut Asap
Jenderal Tandyo Jadi KSAD, Anggota DPR Singgung Peluang Jadi Panglima TNI
Program Bedah Rumah BSPS di Madina Disorot, Diduga Ada Penerima Tak Penuhi Syarat
Berita ini 138 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 4 November 2026 - 23:48 WIB

Tolak PETI di Lahan Sitaan Satgas PKH, Koperasi MSM Minta PT Agrinas Turun Tangan

Monday, 2 November 2026 - 09:27 WIB

IMA Kamus Madina Gelar Barakasih di Panti Asuhan Siti Aisyah, Hadirkan Kebahagiaan Lewat Kebersamaan

Monday, 26 October 2026 - 22:25 WIB

Gegara Takaran BBM Diduga Dicurangi, Manajer dan Supervisor SPBU di Sergai Ditangkap Polisi

Friday, 16 October 2026 - 18:14 WIB

Dugaan Status Keanggotaan Arianto di KUD Maju Bersama Desa Pardamean Baru Terkuak

Friday, 16 October 2026 - 14:46 WIB

Kolaborasi Camat Natal, Kapolsek dan Kacabjari Bagikan Masker di Tengah Kabut Asap

Berita Terbaru