Guru P3K di SDN Tanjung Mompang Terlibat Jalankan Bisnis Wifi Ilegal

Monday, 4 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id MADINA – Oknum Guru dengan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) berinisial SWL diduga menjalankan bisnis RT/RW Net secara ilegal di Kecamatan Nagajuang Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Guru PPPK yang mengajar di SD Negeri 071 Tanjung Mompang ini diketahui memiliki jaringan internet Wifi ilegal yang menyeluruh di Kecamatan Nagajuang dengan omzet penjualan mencapai puluhan juta rupiah per bulan.

Pelaku juga diketahui sudah 3 tahun lebih menjalankan bisnis ini tanpa tersentuh hukum. Bahkan dari bisnis ini, pelaku memanfaatkan jaringan milik BUMN untuk memasok jaringan internet ke Kecamatan tersebut.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wifi ilegal dengan merek Famili Net ini dikomersialkan di kalangan warga dan disebarluaskan melalui kabel optik dan wireless, Routers serta Badwite yang diduga milik PT Telkom.

Adapun modus para pelaku ini adalah membuat server sendiri dan menjual voucher berbayar mulai dari Rp 2.000 hingga Rp 3.000 per tiga jam, bahkan ada yang perbulan.

Oknum guru PPPK ini juga memasang kabel dan modem Wifi di rumah maupun warung-warung milik warga di tempat mereka beroperasi.

Kemudian, Oknum guru ini menjual kembali kuota WiFi pribadinya kepada seluruh pelanggan dengan alokasi kecepatan internet dibawah standar.

Padahal, penyaluran jaringan internet Wifi mandiri ini merupakan praktik ilegal, bahkan termasuk sebagai tindak pidana.

Sementara, menanggapi hal ini, Iptu Bagus Seto, Kasi Humas sekaligus KBO Reskrim Polres Madina, menyatakan bahwa para pelaku ini telah melanggar Pasal 47 jo Pasal 11 ayat 1 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi dengan ancaman pidana penjara dan denda Rp 600 juta.

Namun, kata Bagus Seto, sejauh ini belum ada pihak ataupun oknum yang keberatan untuk melaporkan dugaan memperjualbelikan jaringan internet milik BUMN ini.

 

(D/red)

Berita Terkait

Tolak PETI di Lahan Sitaan Satgas PKH, Koperasi MSM Minta PT Agrinas Turun Tangan
IMA Kamus Madina Gelar Barakasih di Panti Asuhan Siti Aisyah, Hadirkan Kebahagiaan Lewat Kebersamaan
Gegara Takaran BBM Diduga Dicurangi, Manajer dan Supervisor SPBU di Sergai Ditangkap Polisi
Dugaan Status Keanggotaan Arianto di KUD Maju Bersama Desa Pardamean Baru Terkuak
TP PKK Madina Gelar Aksi Sosial di Gunung Baringin, Salurkan Bantuan hingga CKG Untuk Warga
Kolaborasi Camat Natal, Kapolsek dan Kacabjari Bagikan Masker di Tengah Kabut Asap
Program Bedah Rumah BSPS di Madina Disorot, Diduga Ada Penerima Tak Penuhi Syarat
Pengurus KUD Maju Bersama Ajukan PMH ke PN Madina, Sidang Perdana Dimulai
Berita ini 122 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 4 November 2026 - 23:48 WIB

Tolak PETI di Lahan Sitaan Satgas PKH, Koperasi MSM Minta PT Agrinas Turun Tangan

Monday, 2 November 2026 - 09:27 WIB

IMA Kamus Madina Gelar Barakasih di Panti Asuhan Siti Aisyah, Hadirkan Kebahagiaan Lewat Kebersamaan

Monday, 26 October 2026 - 22:25 WIB

Gegara Takaran BBM Diduga Dicurangi, Manajer dan Supervisor SPBU di Sergai Ditangkap Polisi

Friday, 16 October 2026 - 18:14 WIB

Dugaan Status Keanggotaan Arianto di KUD Maju Bersama Desa Pardamean Baru Terkuak

Friday, 16 October 2026 - 14:46 WIB

Kolaborasi Camat Natal, Kapolsek dan Kacabjari Bagikan Masker di Tengah Kabut Asap

Berita Terbaru