GKSB Layangkan Protes Keras kepada Presiden RI dan Pimpinan PTPN Terkait Konversi Teh ke Sawit di Simalungun

Tuesday, 15 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumut.newsline.id, Siantar – Gerakan Kebangkitan Simalungun Bersatu (GKSB) resmi menyampaikan protes keras kepada Presiden Republik Indonesia, Menteri BUMN, Direktur Utama Holding PTPN, Direktur Utama PalmCo, dan Region Head PTPN IV Regional II. Protes tersebut dituangkan melalui surat bernomor: GKSB/Ist/Protes-N4/VII/25 tertanggal 7 Juli 2025.

Koordinator GKSB, Jonatahan Damanik, menjelaskan bahwa protes ini diajukan setelah melalui berbagai pertimbangan dan didasari oleh fakta-fakta di lapangan. Menurutnya, langkah ini bertujuan untuk menjaga stabilitas sosial antara masyarakat Simalungun dan pihak PTPN IV Regional II, serta mencegah potensi konflik di kemudian hari.

“Kami tidak menolak pembangunan, tapi kebijakan konversi tanaman teh menjadi kelapa sawit jelas keliru dan merugikan masyarakat. Ini harus dihentikan,” tegas Jonatahan saat diwawancarai awak media di Pematang Siantar.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

GKSB menyoroti bahwa PTPN IV Regional II telah melakukan manipulasi informasi publik dengan membiarkan perkebunan teh terbengkalai selama bertahun-tahun. Kemudian, atas dasar kondisi tersebut, dilakukan konversi tanaman ke kelapa sawit. Padahal, GKSB menilai kebijakan ini telah menimbulkan dampak lingkungan serius, seperti banjir yang melanda Kecamatan Panei Tongah, khususnya di area Kebun Marjandi.

Lebih lanjut, Jonatahan menyebutkan bahwa Teh Sidamanik adalah identitas dan ikon budaya Simalungun yang telah dikenal sejak zaman kolonial Belanda dan diekspor hingga ke mancanegara. Namun, identitas ini terancam hilang akibat kebijakan konversi sepihak oleh PTPN IV.

Ia juga menuding bahwa pihak PTPN IV telah ingkar janji terhadap komitmennya dalam surat resmi nomor: 04.01/X/267/VI/2022 tertanggal 24 Juni 2022. Dalam surat tersebut, PTPN menyatakan tidak akan mengganti tanaman teh seluas ±3.500 hektare di Sidamanik, Tobasari, dan Bah Butong.

Namun fakta di lapangan menunjukkan hal yang bertolak belakang:

Tanaman teh telah dibongkar dan digantikan kelapa sawit.

Ratusan hektare kebun teh dikonversi, meski sebelumnya diklaim hanya tanah garapan yang akan ditanami.

Pembangunan agrowisata yang dijanjikan sejak 2022 tak kunjung terealisasi hingga Juli 2025.

Proses sosialisasi konversi teh menjadi sawit masih terus berlangsung di Kebun Sidamanik.

Kapasitas pabrik teh yang sebelumnya dijanjikan akan ditingkatkan justru dijadikan alasan untuk menanam sawit karena dianggap tidak mampu menampung hasil panen teh.

Atas dasar itu, GKSB secara tegas meminta pemerintah dan pimpinan BUMN untuk menghentikan seluruh proses konversi tanaman teh menjadi kelapa sawit di wilayah Simalungun.

GKSB merupakan aliansi lima organisasi masyarakat Simalungun, yaitu Gerakan Masyarakat Simalungun, Bina Daya Sejahtera Simalungun, Himpunan Generasi Muda Simalungun, Pemuda dan Mahasiswa Islam Simalungun, serta Forum Komunikasi Masyarakat Simalungun Bersatu. (sp/snl)

Berita Terkait

Pemkab Nias Barat Tingkatkan Penghasilan PPPK Paruh Waktu Dari Rp 250 Menjadi Rp 750 Ribu
Pelatihan Practical Office BLK Panyabungan Vokasi Nasional Batch 3 Ditutup
Job Fair Madina 2026 Buka 245 Lowongan Kerja dari 13 Perusahaan
Jelang Musda KAHMI Medan, Ansor Harahap Jadi Kandidat Pertama yang Mendaftar, Bawa Gagasan “Rumah Besar Merawat Nilai”
Kadis PKPLH Nias Barat Tegaskan Bantuan BSPS Gratis, Tak Ada Pungutan Sepersen Pun
Pemkab Nias Barat Perkuat Infrastruktur, Enam Ruas Jalan Lahomi–Sirombu Ditinjau
Berikut Penjelasan DKPP Nias Barat Tentang Tentang Babi
Filemo Daeli Resmi Dilantik Pimpin Pemuda Katolik Nias Barat Periode 2026–2029
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 5 September 2026 - 12:11 WIB

Pemkab Nias Barat Tingkatkan Penghasilan PPPK Paruh Waktu Dari Rp 250 Menjadi Rp 750 Ribu

Saturday, 5 September 2026 - 00:08 WIB

Job Fair Madina 2026 Buka 245 Lowongan Kerja dari 13 Perusahaan

Thursday, 3 September 2026 - 09:54 WIB

Jelang Musda KAHMI Medan, Ansor Harahap Jadi Kandidat Pertama yang Mendaftar, Bawa Gagasan “Rumah Besar Merawat Nilai”

Tuesday, 1 September 2026 - 20:50 WIB

Kadis PKPLH Nias Barat Tegaskan Bantuan BSPS Gratis, Tak Ada Pungutan Sepersen Pun

Sunday, 30 August 2026 - 16:33 WIB

Pemkab Nias Barat Perkuat Infrastruktur, Enam Ruas Jalan Lahomi–Sirombu Ditinjau

Berita Terbaru

Uncategorized

Ansor Harahap Calon Ketua KAHMI Medan, Bawa 3 Gagasan Besar

Tuesday, 8 Sep 2026 - 14:07 WIB

Uncategorized

Naik Bus Bawa 4 Kg Sabu, Kurir Dibekuk TNI-Polri di Labuhanbatu

Sunday, 6 Sep 2026 - 12:25 WIB