Sumut.newsline.id, Madina – Kegiatan Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) yang digelar oleh Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Kecamatan Panyabungan Timur mendapat apresiasi dari Camat Panyabungan Timur, Arsalan Siregar.
Kegiatan yang berlangsung di halaman SMP Negeri 1 Panyabungan Timur ini tidak hanya menjadi ajang kebersamaan, tetapi juga sarana pembentukan karakter generasi muda.
Arsalan menekankan pentingnya kegiatan kepramukaan sebagai wadah pembinaan mental, disiplin, dan kepemimpinan di kalangan pelajar. Ia menyebutkan bahwa Gerakan Pramuka telah lama menjadi salah satu pilar pendidikan nonformal yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan, kemandirian, dan cinta tanah air.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Melalui kegiatan seperti Persami ini, kita menempa anak-anak kita untuk menjadi pribadi yang tangguh, berjiwa pemimpin, dan memiliki semangat pengabdian terhadap masyarakat dan bangsa,” ujar Arsalan, Sabtu (28/6/2025).
Ia juga mengajak seluruh peserta dan masyarakat luas untuk tidak memandang kegiatan pramuka sekadar rutinitas seremonial belaka. Lebih dari itu, pramuka adalah wahana pembelajaran yang menyenangkan dan membangun, di mana peserta didik belajar kerja sama, kepedulian sosial, serta keterampilan hidup yang kelak berguna di masa depan.
Kegiatan Persami ini diikuti oleh ratusan anggota pramuka dari berbagai sekolah di wilayah Panyabungan Timur. Selama dua hari, para peserta menjalani berbagai kegiatan seperti upacara pembukaan, lomba kesenian, penjelajahan, api unggun, serta materi wawasan kebangsaan dan latihan kedisiplinan.
Kehadiran Camat dalam kegiatan ini dinilai memberi semangat tersendiri bagi para peserta. Dengan dukungan dari unsur Muspika dan orang tua siswa, Persami menjadi momentum penguatan sinergi antara sekolah, masyarakat, dan pemerintah dalam mendidik generasi penerus bangsa.
Sebagai penutup, Camat Panyabungan Timur menegaskan komitmennya untuk mendukung kegiatan-kegiatan positif di kalangan generasi muda. Ia berharap agar semangat kepramukaan terus berkobar di Panyabungan Timur ini di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
“Kalau bukan kita yang membimbing dan mengarahkan anak-anak kita, siapa lagi? Pramuka adalah investasi masa depan yang tak ternilai bagi bangsa ini,” pungkasnya.
(Red/SNL)










