Dugaan Pungli 20-50 Juta, Mahasiswa Desak Korwil Siabu dan Panyabungan Utara Bertanggung Jawab

Friday, 16 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newline.id MADINA – 20 juta hingga 50 juta dugaan pungli yang dilakukan Korwil Siabu dan Korwil Panyabungan Utara terhadap guru pemenang P3K 2024 mencuat.

Pernyataan itu disampaikan Mahasiswa saat melakukan aksi unjuk rasa di Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pada Rabu kemarin (14/5/2024).

Mahasiswa yang tergabung di Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Aktivis Mahasiswa Pemuda Mandailing Natal (DPP FORKAMP MADINA) itu menyoroti kinerja ke 2 Korwil itu yang diduga melakukan pungli dengan modus penempatan.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Permasalahan yang ada di tubuh Dinas Pendidikan Mandailing Natal tidak bisa dibiarkan karena dinilai semakin merajalela dan mengakar hingga ke Korwil IV Siabu, Korwil V Panyabungan Utara, bahkan ke jajaran kepala sekolah. Para Korwil ini diduga melakukan pungli terhadap para pemenang P3K dengan modus penempatan kerja,”ucap Alfarizi.

Selain itu, kata Alfarizi, Korwil IV Siabu dan Korwil V Panyabungan Utara diduga ikut terindikasi SPJ Fiktif dan pungli terhadap guru P3K yang sudah menang.

“Ada dugaan kami mereka melakukan pungli kepada guru P3K dengan kisaran bajet 20-50 Juta perorang dengan modus penempatan,”ucapnya.

Mahasiswa ini pun meminta Bupati Mandailing Natal Saipullah Nasution untuk segera mengganti ke 2 Korwil itu, dan segera mengevaluasi dan mencopot Sekretaris dan para Kabid di Dinas Pendidikan Mandailing Natal.

“Kami meminta Bupati Mandailing Natal Saipullah Nasution untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap oknum-oknum yang terlibat. Korwil Siabu dan Korwil Panyabungan Utara harus bertanggung jawab atas dugaan pungli ini.”ujar Alfarizi.

DPP FORKAMP MADINA juga meminta Inspektorat dan Kejaksaan Negeri serta Polres Madina untuk memanggil dan memeriksa oknum-oknum yang terlibat dalam kasus ini.

“Dugaan pungli ini telah menimbulkan keresahan di kalangan guru pemenang P3K 2024 dan masyarakat luas. DPP FORKAMP MADINA berharap agar pihak berwajib dapat segera mengambil tindakan atas dugaan ini dan menindak oknum-oknum yang terlibat,” Tutupnya.

Sementara, menanggapi hal ini, Korwil IV Siabu lebih memilih bungkam dan enggan menanggapi konfirmasi media.

 

(Dedek)

Berita Terkait

Isu Permintaan Uang Viral, Pegawai Kominfo Nias Barat: Tidak Benar
Pemkab Nias Barat Tingkatkan Penghasilan PPPK Paruh Waktu Dari Rp 250 Menjadi Rp 750 Ribu
Pelatihan Practical Office BLK Panyabungan Vokasi Nasional Batch 3 Ditutup
Job Fair Madina 2026 Buka 245 Lowongan Kerja dari 13 Perusahaan
Jelang Musda KAHMI Medan, Ansor Harahap Jadi Kandidat Pertama yang Mendaftar, Bawa Gagasan “Rumah Besar Merawat Nilai”
Kadis PKPLH Nias Barat Tegaskan Bantuan BSPS Gratis, Tak Ada Pungutan Sepersen Pun
Pemkab Nias Barat Perkuat Infrastruktur, Enam Ruas Jalan Lahomi–Sirombu Ditinjau
Berikut Penjelasan DKPP Nias Barat Tentang Tentang Babi
Berita ini 248 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 15 September 2026 - 22:47 WIB

Isu Permintaan Uang Viral, Pegawai Kominfo Nias Barat: Tidak Benar

Saturday, 5 September 2026 - 12:11 WIB

Pemkab Nias Barat Tingkatkan Penghasilan PPPK Paruh Waktu Dari Rp 250 Menjadi Rp 750 Ribu

Saturday, 5 September 2026 - 00:08 WIB

Job Fair Madina 2026 Buka 245 Lowongan Kerja dari 13 Perusahaan

Thursday, 3 September 2026 - 09:54 WIB

Jelang Musda KAHMI Medan, Ansor Harahap Jadi Kandidat Pertama yang Mendaftar, Bawa Gagasan “Rumah Besar Merawat Nilai”

Tuesday, 1 September 2026 - 20:50 WIB

Kadis PKPLH Nias Barat Tegaskan Bantuan BSPS Gratis, Tak Ada Pungutan Sepersen Pun

Berita Terbaru

Uncategorized

Ansor Harahap Calon Ketua KAHMI Medan, Bawa 3 Gagasan Besar

Tuesday, 8 Sep 2026 - 14:07 WIB

Uncategorized

Naik Bus Bawa 4 Kg Sabu, Kurir Dibekuk TNI-Polri di Labuhanbatu

Sunday, 6 Sep 2026 - 12:25 WIB