Dugaan Pungli 20-50 Juta, Mahasiswa Desak Korwil Siabu dan Panyabungan Utara Bertanggung Jawab

Friday, 16 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newline.id MADINA – 20 juta hingga 50 juta dugaan pungli yang dilakukan Korwil Siabu dan Korwil Panyabungan Utara terhadap guru pemenang P3K 2024 mencuat.

Pernyataan itu disampaikan Mahasiswa saat melakukan aksi unjuk rasa di Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pada Rabu kemarin (14/5/2024).

Mahasiswa yang tergabung di Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Aktivis Mahasiswa Pemuda Mandailing Natal (DPP FORKAMP MADINA) itu menyoroti kinerja ke 2 Korwil itu yang diduga melakukan pungli dengan modus penempatan.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Permasalahan yang ada di tubuh Dinas Pendidikan Mandailing Natal tidak bisa dibiarkan karena dinilai semakin merajalela dan mengakar hingga ke Korwil IV Siabu, Korwil V Panyabungan Utara, bahkan ke jajaran kepala sekolah. Para Korwil ini diduga melakukan pungli terhadap para pemenang P3K dengan modus penempatan kerja,”ucap Alfarizi.

Selain itu, kata Alfarizi, Korwil IV Siabu dan Korwil V Panyabungan Utara diduga ikut terindikasi SPJ Fiktif dan pungli terhadap guru P3K yang sudah menang.

“Ada dugaan kami mereka melakukan pungli kepada guru P3K dengan kisaran bajet 20-50 Juta perorang dengan modus penempatan,”ucapnya.

Mahasiswa ini pun meminta Bupati Mandailing Natal Saipullah Nasution untuk segera mengganti ke 2 Korwil itu, dan segera mengevaluasi dan mencopot Sekretaris dan para Kabid di Dinas Pendidikan Mandailing Natal.

“Kami meminta Bupati Mandailing Natal Saipullah Nasution untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap oknum-oknum yang terlibat. Korwil Siabu dan Korwil Panyabungan Utara harus bertanggung jawab atas dugaan pungli ini.”ujar Alfarizi.

DPP FORKAMP MADINA juga meminta Inspektorat dan Kejaksaan Negeri serta Polres Madina untuk memanggil dan memeriksa oknum-oknum yang terlibat dalam kasus ini.

“Dugaan pungli ini telah menimbulkan keresahan di kalangan guru pemenang P3K 2024 dan masyarakat luas. DPP FORKAMP MADINA berharap agar pihak berwajib dapat segera mengambil tindakan atas dugaan ini dan menindak oknum-oknum yang terlibat,” Tutupnya.

Sementara, menanggapi hal ini, Korwil IV Siabu lebih memilih bungkam dan enggan menanggapi konfirmasi media.

 

(Dedek)

Berita Terkait

Tolak PETI di Lahan Sitaan Satgas PKH, Koperasi MSM Minta PT Agrinas Turun Tangan
IMA Kamus Madina Gelar Barakasih di Panti Asuhan Siti Aisyah, Hadirkan Kebahagiaan Lewat Kebersamaan
Gegara Takaran BBM Diduga Dicurangi, Manajer dan Supervisor SPBU di Sergai Ditangkap Polisi
Dugaan Status Keanggotaan Arianto di KUD Maju Bersama Desa Pardamean Baru Terkuak
TP PKK Madina Gelar Aksi Sosial di Gunung Baringin, Salurkan Bantuan hingga CKG Untuk Warga
Kolaborasi Camat Natal, Kapolsek dan Kacabjari Bagikan Masker di Tengah Kabut Asap
Program Bedah Rumah BSPS di Madina Disorot, Diduga Ada Penerima Tak Penuhi Syarat
Pengurus KUD Maju Bersama Ajukan PMH ke PN Madina, Sidang Perdana Dimulai
Berita ini 248 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 4 November 2026 - 23:48 WIB

Tolak PETI di Lahan Sitaan Satgas PKH, Koperasi MSM Minta PT Agrinas Turun Tangan

Monday, 2 November 2026 - 09:27 WIB

IMA Kamus Madina Gelar Barakasih di Panti Asuhan Siti Aisyah, Hadirkan Kebahagiaan Lewat Kebersamaan

Monday, 26 October 2026 - 22:25 WIB

Gegara Takaran BBM Diduga Dicurangi, Manajer dan Supervisor SPBU di Sergai Ditangkap Polisi

Friday, 16 October 2026 - 18:14 WIB

Dugaan Status Keanggotaan Arianto di KUD Maju Bersama Desa Pardamean Baru Terkuak

Friday, 16 October 2026 - 14:46 WIB

Kolaborasi Camat Natal, Kapolsek dan Kacabjari Bagikan Masker di Tengah Kabut Asap

Berita Terbaru